MATARAM,Halontb.com – Momentum Ramadan dimanfaatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) untuk memperkuat edukasi keselamatan kelistrikan kepada masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosialisasi yang menyasar warga hingga pelajar, PLN berupaya meningkatkan kesadaran publik terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi PLN dalam memastikan masyarakat tidak hanya menikmati pasokan listrik yang andal, tetapi juga memahami pentingnya penggunaan listrik secara aman, terutama menjelang perayaan Idul Fitri.
Kegiatan edukasi dilakukan oleh sejumlah unit kerja PLN di wilayah NTB. Salah satunya melalui tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) NTB yang turun langsung ke tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada 11 Maret 2026, tim K3 PLN membagikan flyer edukasi keselamatan kelistrikan di berbagai titik strategis di Kota Mataram dan sekitarnya. Materi edukasi yang dibagikan berisi informasi penting mengenai potensi bahaya listrik serta cara pencegahannya di lingkungan rumah tangga.
Dalam kegiatan tersebut, petugas PLN juga memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat mengenai berbagai hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan listrik sehari-hari, seperti menjaga jarak aman dari jaringan listrik, memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik, serta menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Selain kepada masyarakat umum, PLN juga menggelar kegiatan edukasi di kalangan pelajar melalui sosialisasi keselamatan kelistrikan di SMA Negeri 2 Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan yang dilaksanakan oleh PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram ini bertujuan menanamkan kesadaran keselamatan listrik sejak usia dini.
Dalam sesi sosialisasi tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai berbagai risiko kelistrikan serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan untuk menghindari kecelakaan listrik.
Para pelajar juga dikenalkan dengan aplikasi PLN Mobile sebagai sarana untuk melaporkan gangguan kelistrikan maupun mendapatkan berbagai layanan kelistrikan secara mudah dan cepat.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan bahwa edukasi keselamatan kelistrikan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap penggunaan listrik yang aman.
Menurutnya, peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri membuat kebutuhan listrik meningkat, sehingga edukasi mengenai keselamatan kelistrikan menjadi semakin penting.
“PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga berupaya meningkatkan literasi keselamatan kelistrikan di masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat memanfaatkan listrik secara aman dan bijak,” ujar Sri Heny.
Melalui kegiatan edukasi yang dilakukan secara langsung kepada masyarakat dan pelajar ini, PLN berharap kesadaran terhadap keselamatan kelistrikan semakin meningkat.
Dengan demikian, masyarakat dapat menjalani aktivitas Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, serta didukung oleh pasokan listrik yang tetap andal.


































