PLN Sambungkan Kembali Listrik Aceh ke Sistem Sumatra, 1.600 Petugas Dikerahkan Tanpa Henti

- Wartawan

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN juga memodifikasi alat berat atau crane menjadi tower darurat untuk mengganti salah satu tower yang terdampak bencana di jalur transmisi 150 kV Pangkalan Brandan - Langsa. (Dok. PLN)

PLN juga memodifikasi alat berat atau crane menjadi tower darurat untuk mengganti salah satu tower yang terdampak bencana di jalur transmisi 150 kV Pangkalan Brandan - Langsa. (Dok. PLN)

Halontb.com – Upaya pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana kini memasuki fase penentuan. PT PLN (Persero) memastikan jaringan transmisi 150 kV Pangkalan Brandan–Langsa kembali berfungsi normal pada Rabu (17/12/2025). Dengan demikian, sistem kelistrikan Aceh yang sebelumnya terisolasi resmi kembali terhubung dengan sistem besar Sumatra.

Pulihnya jalur transmisi ini menjadi fondasi utama bagi PLN untuk melanjutkan pemulihan sistem secara menyeluruh. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut interkoneksi tersebut sebagai syarat mutlak untuk menghidupkan kembali pembangkit listrik dan menjaga keandalan pasokan energi di Aceh.

“Ini bukan sekadar menyambung kabel. Ini tentang mengembalikan kekuatan sistem kelistrikan Aceh agar mampu melayani masyarakat secara berkelanjutan,” ungkap Darmawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemulihan dilakukan melalui pembangunan tower darurat pada titik-titik transmisi yang rusak akibat banjir dan longsor. Medan yang berat, akses terbatas, serta kondisi tanah yang belum stabil menjadi tantangan serius bagi tim di lapangan. Meski demikian, PLN memastikan seluruh pekerjaan dilakukan dengan standar keselamatan yang ketat.

Setelah transmisi dinyatakan aman, PLN memulai tahap pengoperasian kembali pembangkit listrik, terutama PLTU Nagan Raya. Proses ini membutuhkan waktu sekitar dua hari untuk memastikan pembangkit dapat beroperasi secara optimal melalui tahapan pemanasan, sinkronisasi, dan pengujian sistem.

Menurut Darmawan, tahapan ini tidak bisa dipercepat sembarangan. “Kami harus memastikan pembangkit siap menopang beban agar tidak menimbulkan gangguan baru pada sistem,” katanya.

Pasokan listrik selanjutnya akan disalurkan secara bertahap ke jaringan distribusi yang mencakup 20 gardu induk, ratusan penyulang, dan belasan ribu gardu distribusi di seluruh wilayah Aceh. Hingga kini, lebih dari 1.600 personel PLN masih bekerja siang dan malam demi memastikan pemulihan berjalan tuntas.

PLN juga mengingatkan bahwa di sejumlah wilayah masih terdapat genangan lumpur dan air, sehingga penormalan dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian demi keselamatan masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Darmawan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga serta menyampaikan apresiasi atas ketangguhan masyarakat Aceh. Ia menegaskan bahwa pemulihan listrik bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga simbol kebangkitan dan harapan bersama pascabencana.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

Optimalisasi Daya Listrik Saat Ramadan, PLN Beri Diskon Besar untuk Tambah Daya Hingga 7.700 VA
Dari Pohon Tumbang hingga Tiang Roboh, PLN NTB Pastikan Listrik Lombok Kembali Menyala
Bank NTB Syariah Siapkan Skema Pembiayaan Syariah Berkelanjutan untuk Dongkrak Pariwisata NTB
Dari Kampus ke Sistem Digital, Bank NTB Syariah–UIN Mataram Kolaborasi Bangun Keuangan Syariah Terintegrasi
Strategi “Ramadan Andal” PLN NTB: Penguatan Infrastruktur Transmisi Jadi Garda Terdepan Keandalan Listrik Sumbawa
Menyalakan Kepedulian di Bulan Suci, PLN UIW NTB Hadirkan Layanan Kesehatan dan Clean Up untuk 251 Santri Dhuafa
HPSN 2026 di Bulan Suci, PLN UIW NTB Tegaskan Tanggung Jawab Sosial di Pesisir Kota Bima
Dari Gardu Induk hingga Sistem Digital, PLN NTB Pastikan Ramadan Terang Tanpa Kedip

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:31 WITA

Polda NTB Tetapkan Kabid PTK Dikbudpora Bima Sebagai Tersangka Pungli Tunjangan Guru

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:51 WITA

Breaking News: Buronan Interpol WNA Kazakhstan Ditangkap di Lombok!

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:19 WITA

Fantastis! Polda NTB Sita Uang Tunai Rp3 Miliar Lebih dan 2,5 Kg Sabu dari Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:48 WITA

Dari Sawah ke Halaman Pribadi? Skandal Pokir Combine Harvester KSB Dibongkar, Rp11,25 Miliar Dipertaruhkan

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:38 WITA

Polemik Penonaktifan BUMDes Leseng, Ada Apa di Balik Kebijakan Kades?

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:52 WITA

Grebek Mafia Beras di Kediri! Satgas Pangan NTB Amankan Terduga Pelaku Pengoplos Beras Subsidi

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:29 WITA

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lotim, Terancam 12 Tahun Penjara

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:44 WITA

“Jangan Hanya Sapu Halaman Warga!” LH Sumbawa Desak Bersih-Bersih Internal, Tantang Transparansi Pemberantasan Narkoba

Berita Terbaru