PLN dan Pemerintah Siapkan 8.000 Km Jaringan Listrik untuk 77 Ribu Keluarga di Desa

- Wartawan

Jumat, 17 Oktober 2025 - 06:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN memasang tiang listrik di wilayah pedesaan sebagai wujud pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) 2025 yang bertujuan membawa penerangan hingga ke pelosok nusantara. (Foto: Dok. PLN)

Petugas PLN memasang tiang listrik di wilayah pedesaan sebagai wujud pelaksanaan Program Listrik Desa (Lisdes) 2025 yang bertujuan membawa penerangan hingga ke pelosok nusantara. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Indonesia sedang menulis bab baru dalam sejarah pembangunan energi nasional. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes), pemerintah menargetkan 1.285 desa akan terang pada tahun 2025. Misi besar ini menjadi simbol nyata dari semangat Energi untuk Negeri menghadirkan keadilan energi tanpa mengenal batas wilayah.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan, langkah ini merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto untuk menuntaskan ketimpangan akses listrik di Indonesia pada 2029–2030. “Kita sedang menyalakan bukan hanya lampu, tapi masa depan bangsa,” ujarnya saat kunjungan kerja di Musi Banyuasin.

Pemerintah bersama PLN menyiapkan pembangunan jaringan listrik sepanjang hampir 8.000 kilometer dan puluhan ribu kVA gardu distribusi. Tak kurang dari 77 ribu keluarga akan tersambung listrik, membuka jalan menuju kemandirian ekonomi desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa listrik adalah katalis perubahan. “Dari listrik, tumbuh ekonomi baru. UMKM berkembang, pendidikan meningkat, dan masyarakat desa menjadi lebih mandiri,” ujarnya.

Di Musi Banyuasin, tujuh desa menjadi bagian dari program ini termasuk Desa Bandar Jaya. Kepala Desa Rosidin menyebut, ini adalah wujud nyata keberpihakan negara. “Kami pernah menunggu hampir satu dekade. Sekarang, anak-anak kami tak lagi belajar dalam gelap. Ini bukan hanya program, ini sejarah,” katanya bangga.

Sementara bagi warga seperti Rohiya, listrik adalah peradaban baru. Tak lagi khawatir soal bahan bakar genset, tak lagi gelap setiap kali hujan. “Kalau dulu gelap berarti tidur lebih cepat, sekarang mungkin kami bisa mulai usaha kecil,” ujarnya dengan senyum hangat.

Dari pelosok Sumatera hingga ujung Nusantara, PLN terus menyalakan kehidupan. Karena ketika listrik menyala, harapan pun ikut hidup.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gili Tapan & Gili Ngali Kini Terang: PLN Wujudkan Pemerataan Energi Terbarukan di Kepulauan Sumbawa
Membangun Ekosistem Pemberdayaan Perempuan: PLN dan Klub Baca Perempuan Satukan Energi untuk Transformasi Desa Medana
Siaga Berlapis PLN Sukses Amankan Suplai Listrik Event Nasional di Sumbawa
Srikandi Bangkit: PLN UIW NTB Hadirkan Dialog Mendalam Soal Paradigma Perempuan Masa Kini
Sambut Hari Pahlawan, PLN Permudah Tambah Daya dengan Promo Besar “Power Hero”
Di Tengah Isu Sponsorship MXGP, Bank NTB Syariah Pastikan Transparansi dan Kepatuhan Hukum
Dorong Kemandirian Desa, PLN Hadir dengan Program Terintegrasi Pendidikan, Lingkungan, dan Ekonomi di Medana
Gerak Cepat PLN Atasi Gangguan Akibat Banjir Madapangga, Semua Aset Sudah Beroperasi

Berita Terkait

Minggu, 2 November 2025 - 14:03 WITA

Ketika Tanah Negara ‘Disulap’ Jadi Milik Pribadi: Praperadilan Mantan Pejabat BPN Ambruk di Mataram

Senin, 27 Oktober 2025 - 23:25 WITA

“Baju Seragam, Tangan Bercincin, dan Pitingan Maut” Dua Polisi Diperkarakan atas Kematian Rekan Sendiri

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:36 WITA

Di Balik Nama Pembangunan: Dugaan Korupsi Lahan MXGP Samota Menganga

Selasa, 21 Oktober 2025 - 06:45 WITA

Lapas Lombok Barat Tegaskan Komitmen Berantas Halinar Lewat Deklarasi Nasional Imipas 2025

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:43 WITA

Istri Polisi Tersangka Pembunuhan, Tekanan Ekonomi Jadi Akar Tragedi Lembar

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:40 WITA

Dana Siluman Pokir: Ketika Uang Kembali, Tapi Keadilan Tak Pernah Datang

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:36 WITA

Kasus Brigadir Esco: Briptu RS dan 4 Tersangka Terancam Hukuman Berat Pasal 340 KUHP

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:53 WITA

Kuripan Berduka: Tubuh Roni Gantung Kaku, Pagi Bersuara Sunyi

Berita Terbaru