Pengusaha Surabaya Mempercayakan Pembiayaan Proyek Ratusan Miliar ke Bank NTB Syariah

- Wartawan

Selasa, 27 Februari 2024 - 04:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Surabaya Eka Meidi Wijaya bersama tim analis dan penanggungjawab proyek Fakultas Desain ITS pose bersama. (Foto: Istimewa)

Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Surabaya Eka Meidi Wijaya bersama tim analis dan penanggungjawab proyek Fakultas Desain ITS pose bersama. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Surabaya, Eka Meidia Wijawa mengatakan, tidak hanya pembiayaan, konsorsium PT. AWRM juga menempatkan dananya dalam bentuk giro hingga puluhan miliar. Pastinya Bank NTB Syariah sangat diuntungkan, selain penempatan dana, juga mendapatkan laba bagus dari pembiayaan proyek-proyek besar yang dijalankan oleh pengusaha kontraktor di Jawa Timur.

“Dari project saja hampir Rp65 miliar dana pihak ketiga. Artinya sangat membantu performance Bank NTB Syariah Cabang Surabaya. Pembayaran proyek yang cair itu masuknya ke rekening Bank NTB Syariah,” sebutnya.

Lebih lanjut Eka menyebutkan, bahwas ecara umum sejak terbitnya izin produk pembiayaan tahun 2019, Bank NTB Syariah leading pada tahun 2020, di mana pembiayaan yang dikucurkan pada 2020 sebesar Rp4,2 miliar, tumbuh menjadi Rp27,9 miliar dan 2021. Kemudian tumbuh menjadi Rp90,9 miliar tahun 2022. Dan pada tahun 2023 pembiayaan tumbuh menjadi Rp156,75 miliar. Laba bank juga tumbuh sangat menggembirakan, di mana tahun 2022 sebesar Rp610 juta, naik menjadi Rp5,59 miliar atau sebesar 916 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, asset pada tahun 2020 sebesar Rp87,4 miliar menjadi Rp492,52 miliar. Tak kalah menggembirakan di Bank NTB Syariah Cabang Surabaya, selama empat tahun pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) dari seluruh pembiayaan yang disalurkan nol persen.

“Sebagian besar atau 90 persen pembiayaan yang disalurkan kepada konstruksi, sisanya adalah pembiayaan konsumtif, seperti pembiayaan perumahan, kendaraan, dan lainnya,” tutup Eka.

Editor: Dewa Reza 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya
Jelang MotoGP Mandalika 2026, ITDC-DLU Gelar Simulasi Pelayaran dan Perkuat Konektivitas Laut
Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika
Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026
ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan
Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026
Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima
11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WITA

Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru