Listrik Tak Naik, Rakyat Lega: Bukti Negara Hadir Jaga Daya Beli Hingga Ujung Tahun

- Wartawan

Senin, 29 September 2025 - 00:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Listrik terjangkau bantu pelaku UMKM, seperti peternak ayam, tetap produktif dan berdaya saing. (Foto: Dok. PLN)

Listrik terjangkau bantu pelaku UMKM, seperti peternak ayam, tetap produktif dan berdaya saing. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Ada kabar baik untuk seluruh pelanggan listrik PLN. Pemerintah memastikan, tarif listrik tetap aman di kantong hingga penghujung 2025. Artinya, sepanjang tahun ini masyarakat tidak akan melihat adanya kenaikan tarif, meski tekanan ekonomi makro semestinya mendorong ke arah sebaliknya.

Plt. Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyebutkan bahwa kurs, harga minyak dunia, inflasi, dan harga batubara acuan (HBA) yang menjadi acuan perhitungan seharusnya mengerek tarif ke atas. Namun pemerintah memilih langkah berbeda: memprioritaskan perlindungan daya beli rakyat.

“Keputusan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah hadir untuk menjaga kestabilan hidup masyarakat. Energi adalah hak dasar yang harus tetap terjangkau,” ujar Tri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi pelanggan bersubsidi seperti rumah tangga miskin, industri kecil, hingga UMKM, tarif yang tetap menjadi kabar melegakan. Tanpa beban tambahan, mereka bisa fokus mengalokasikan pengeluaran untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memastikan bahwa PLN siap mengawal kebijakan tersebut. “Kami tidak hanya bicara soal keterjangkauan, tapi juga keandalan. Pasokan listrik harus tetap stabil agar masyarakat merasakan manfaat nyata dari keputusan ini,” ujarnya.

Darmawan menambahkan, PLN terus melakukan efisiensi agar layanan tetap optimal. Selain itu, akses listrik ke wilayah-wilayah terpencil juga menjadi fokus utama, sehingga manfaat energi dapat dirasakan secara merata.

Dengan kebijakan ini, pemerintah kembali menegaskan bahwa listrik bukan sekadar angka di kertas tagihan, melainkan bagian dari keadilan sosial. Keputusan menjaga tarif hingga akhir tahun menjadi pengingat bahwa negara masih berpihak kepada rakyat, setidaknya dalam urusan listrik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako
Sukseskan MTQ NTB 2026, PLN Tegaskan Peran Strategis Listrik dalam Mendukung Kegiatan Keagamaan dan Pembangunan Daerah
PLN Hadirkan Energi hingga Jantung Persawahan Sumbawa, 18 Pompanisasi Kini Beroperasi Penuh Dukung Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UIW NTB Bantu 18 Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas
PLN dan Pemprov NTB Bersinergi Dorong Revolusi Kendaraan Listrik, Infrastruktur SPKLU Kian Merata
Maknai Hari Lahir Pancasila, YBM PLN Bima Salurkan Modal Usaha untuk 14 Perempuan Pelaku UMKM
YBM PLN NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Hadirkan Harapan dan Semangat Baru
Percepat Pemerataan Energi di NTB, PLN Gandeng 22 Mitra Kerja dan Siapkan Operasi Besar BPBL 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:14 WITA

GWO NTB Desak Polisi Usut Pemilik Akun Facebook “Mbk Mona” Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53 WITA

Rizka Sintiyani Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Brigadir Esco

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03 WITA

Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:45 WITA

Tok! Radiet Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:10 WITA

Brigadir Rizka Dituntut 14 Tahun Penjara atas Kematian Suaminya Brigadir Esco

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:36 WITA

Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Proyek Truk Sampah Senilai Rp5,1 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00 WITA

Bongkar Jaringan Lintas Provinsi, Tim Puma Jatanras Polda NTB Ringkus 8 Pelaku Curanmor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:49 WITA

Kapolda NTB Pimpin Patroli Rinjani Presisi, 868 Personel Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

Berita Terbaru