Halontb.com – Di balik ketenangan Desa Medana, kini tumbuh semangat baru. Program Desa Berdaya yang digagas PT PLN (Persero) UIW NTB menghidupkan kembali potensi masyarakat melalui pendekatan yang unik: pendidikan yang memerdekakan, budaya yang menguatkan identitas, lingkungan yang lestari, dan ekonomi yang menggerakkan kesejahteraan.
PLN, bekerja sama dengan Kelompok Klub Baca Perempuan, menghadirkan ekosistem pembelajaran baru di Medana. Salah satu langkah penting adalah sosialisasi bahaya pernikahan dini sebanyak lebih dari tiga kali, dengan ratusan peserta. Dengan 30 kasus perkawinan anak di Lombok Utara pada 2024, upaya PLN menjadi penopang penting bagi gerakan nasional pencegahan perkawinan anak.
Lebih jauh, budaya membaca juga dibangkitkan melalui kampanye Gemar Membaca sebanyak lebih dari 12 kali. Pesertanya mencapai 1.200 anak dan remaja. Buku tidak lagi menjadi benda asing, tetapi kawan belajar bagi generasi muda desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, tantangan musim kemarau menjadikan air bersih kebutuhan paling mendesak. PLN menyalurkan air bersih enam kali bagi 100 kepala keluarga. Edukasi pelestarian mata air dan penanaman hingga 1.000 bibit pohon menjadi langkah untuk memastikan keberlangsungan sumber daya alam bagi generasi berikutnya.
Kebudayaan lokal yang sempat memudar kembali hidup lewat pelatihan gamelan dan tari Sasak sebanyak 12 kali yang diikuti 60 anak dan pemuda. Harmoni suara gamelan kini kembali mengalun di Medana, menjadi identitas sekaligus peluang wisata budaya.
Pada sektor ekonomi, program pelatihan VCO dan Batik Sasak membuka jalan bagi masyarakat untuk memiliki usaha berbasis lokal. Dengan dukungan alat produksi hingga pelatihan pemasaran, tiga UMK baru terbentuk dan telah menyerap 15 tenaga kerja. Pendapatan total ketiga UMK tersebut mencapai potensi Rp 40,5 juta setiap bulan sebuah lompatan besar bagi ekonomi desa.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyatakan bahwa Desa Berdaya Medana adalah contoh bagaimana listrik dapat menjadi energi perubahan. “Kami ingin setiap desa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Program ini merupakan wujud komitmen PLN dalam membangun masyarakat yang mandiri dari berbagai aspek,” ungkapnya.
Dengan capaian pendidikan, budaya, lingkungan, dan ekonomi yang mulai bergerak, Desa Medana kini berada pada jalur menuju desa mandiri yang sesungguhnya. PLN pun berkomitmen memperluas keberhasilan ini ke kawasan lain di Nusa Tenggara Barat.
Editor : reza






