Halontb.com – Malam itu, Ex Bandara Selaparang berubah menjadi lautan manusia. Lagu-lagu Slank membahana, lampu panggung menari-nari, dan semangat kebersamaan mengalir deras di antara ribuan penonton. Namun di balik kemeriahan penutupan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII 2025, ada sebuah kekuatan senyap yang menjadi tulang punggung perhelatan: listrik yang tak pernah padam berkat kesiapan PLN Nusa Tenggara Barat.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB tampil sebagai aktor penting di balik suksesnya penutupan FORNAS. Dengan sistem kelistrikan berlapis dan tim siaga 24 jam, PLN memastikan bahwa kemeriahan tak sekali pun terganggu oleh gangguan teknis. Listrik mengalir sempurna, mendukung tata cahaya, audio, dan seluruh aktivitas teknis panggung yang menuntut daya tinggi.
“PLN tidak bisa bekerja sendiri. Ini hasil koordinasi dan persiapan sejak jauh hari. Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati acara ini sepenuhnya, tanpa khawatir soal kelistrikan,” ujar Sri Heny Purwanti, GM PLN UIW NTB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan PLN mencakup pemasangan tiga UPS 100 kVA, satu UPS 250 kVA, serta dua genset berkapasitas besar. Lebih dari itu, mereka mengerahkan 50 teknisi yang bersiaga di lokasi, ditambah pengawasan ketat dari Lombok Command Center.
Penutupan ini dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, beserta para menteri dan Gubernur NTB. Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal secara terbuka menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah mengawal acara dari awal hingga akhir.
“Masyarakat tidak sekadar menonton konser. Mereka menyaksikan bagaimana NTB bisa menjadi tuan rumah yang paripurna. Tanpa listrik yang andal, semua ini tidak mungkin terjadi,” katanya.
PLN tidak sekadar menyalakan lampu. Mereka menjadi penjaga denyut nadi sebuah acara besar, memastikan panggung tak pernah gelap, dan semangat masyarakat terus menyala. Di balik sorotan lampu dan dentuman bass, PLN membuktikan bahwa dukungan terbaik adalah yang hadir tanpa harus terlihat.






