Bank NTB Syariah Dinilai Kurang Produktif, DPRD Desak Gubernur Segera Bertindak

- Wartawan

Sabtu, 22 Maret 2025 - 01:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD NTB saat melakukan kunjungan kerja ke kantor cabang PT Bank NTB Syariah di Lombok Tengah, membahas dominasi kredit konsumtif dan kekosongan jabatan Direktur Utama. (Foto: Dok. Bank NTB Syariah)

Anggota Komisi III DPRD NTB saat melakukan kunjungan kerja ke kantor cabang PT Bank NTB Syariah di Lombok Tengah, membahas dominasi kredit konsumtif dan kekosongan jabatan Direktur Utama. (Foto: Dok. Bank NTB Syariah)

Halontb.com – PT Bank NTB Syariah mendapat sorotan tajam dari DPRD NTB. Anggota Komisi III DPRD NTB menilai bank milik daerah ini belum maksimal dalam menjalankan perannya sebagai motor penggerak ekonomi. Dengan tingginya porsi kredit konsumtif dan belum adanya Direktur Utama definitif, DPRD mendesak Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, untuk segera melakukan langkah-langkah pembenahan.

“Kami percaya Gubernur punya visi besar untuk pengembangan PT Bank NTB Syariah, tetapi perlu ada langkah nyata dan terukur agar bank ini benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat NTB,” ujar Nashib Ikroman, politisi Partai Perindo yang juga Anggota Komisi III DPRD NTB, Selasa (18/3).

Pernyataan itu disampaikan usai kunjungan sejumlah anggota DPRD NTB ke kantor cabang PT Bank NTB Syariah di Lombok Tengah dan Lombok Timur. Mereka ingin memastikan bahwa keberadaan bank ini benar-benar selaras dengan kepentingan pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nashib menyoroti laporan keuangan bank yang menunjukkan bahwa 80% kredit yang disalurkan masih bersifat konsumtif, sementara hanya 20% yang berasal dari tabungan ASN. Menurutnya, kondisi ini kurang mendukung upaya peningkatan sektor produktif di NTB.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan perputaran dana ASN saja. Bank ini harus lebih progresif dalam menyalurkan kredit ke sektor-sektor strategis seperti UMKM, pertanian, dan industri kreatif yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi NTB,” ujarnya.

Meski begitu, Nashib menegaskan bahwa kondisi keuangan PT Bank NTB Syariah secara umum masih sehat. Namun, tanpa inovasi yang lebih agresif, bank ini bisa kehilangan daya saingnya dibandingkan dengan perbankan lain yang semakin kompetitif.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD NTB, Hasim Kasim, menyoroti kepemimpinan di internal bank yang masih belum stabil. Hingga kini, posisi Direktur Utama masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), yang dinilai kurang ideal dalam mengambil keputusan strategis jangka panjang.

“Kami meminta Gubernur untuk segera menunjuk Direktur Utama yang memiliki visi besar dan kredibilitas tinggi agar PT Bank NTB Syariah bisa lebih dipercaya oleh masyarakat,” kata Hasim.

Kritik dari DPRD ini menjadi catatan penting bagi Pemerintah Provinsi NTB dan manajemen PT Bank NTB Syariah. Jika ingin tetap relevan dan berkembang, bank ini harus berani melakukan terobosan baru, baik dalam strategi bisnis maupun kepemimpinan. Tanpa itu, peran PT Bank NTB Syariah sebagai penopang ekonomi daerah akan semakin sulit diwujudkan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako
Sukseskan MTQ NTB 2026, PLN Tegaskan Peran Strategis Listrik dalam Mendukung Kegiatan Keagamaan dan Pembangunan Daerah
PLN Hadirkan Energi hingga Jantung Persawahan Sumbawa, 18 Pompanisasi Kini Beroperasi Penuh Dukung Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UIW NTB Bantu 18 Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas
PLN dan Pemprov NTB Bersinergi Dorong Revolusi Kendaraan Listrik, Infrastruktur SPKLU Kian Merata
Maknai Hari Lahir Pancasila, YBM PLN Bima Salurkan Modal Usaha untuk 14 Perempuan Pelaku UMKM
YBM PLN NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Hadirkan Harapan dan Semangat Baru
Percepat Pemerataan Energi di NTB, PLN Gandeng 22 Mitra Kerja dan Siapkan Operasi Besar BPBL 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:14 WITA

GWO NTB Desak Polisi Usut Pemilik Akun Facebook “Mbk Mona” Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53 WITA

Rizka Sintiyani Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Brigadir Esco

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03 WITA

Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:45 WITA

Tok! Radiet Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:10 WITA

Brigadir Rizka Dituntut 14 Tahun Penjara atas Kematian Suaminya Brigadir Esco

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:36 WITA

Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Proyek Truk Sampah Senilai Rp5,1 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00 WITA

Bongkar Jaringan Lintas Provinsi, Tim Puma Jatanras Polda NTB Ringkus 8 Pelaku Curanmor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:49 WITA

Kapolda NTB Pimpin Patroli Rinjani Presisi, 868 Personel Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

Berita Terbaru