Banjir Bandang Aceh, TNI-Polri dan PLN Dikerahkan Cepat Pulihkan Listrik dan Infrastruktur

- Wartawan

Minggu, 30 November 2025 - 10:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN bersama TNI, Polri, dan Pemerintah Aceh menggelar rapat koordinasi di Posko Penanganan Bencana Lanud Sultan Iskandar Muda guna mempercepat recovery kelistrikan Aceh. (Foto: Dok. PLN)

PLN bersama TNI, Polri, dan Pemerintah Aceh menggelar rapat koordinasi di Posko Penanganan Bencana Lanud Sultan Iskandar Muda guna mempercepat recovery kelistrikan Aceh. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Gelombang bantuan dan dukungan mengalir deras untuk Aceh setelah banjir bandang dan longsor merusak infrastruktur di sejumlah wilayah. Dalam suasana darurat tersebut, lahirlah solidaritas nasional yang terlihat dari kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan PLN dalam mempercepat pemulihan layanan kelistrikan.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang turun langsung mengoordinasikan distribusi logistik menyebut bahwa kondisi geografis pascabencana menuntut mobilisasi kekuatan udara secara besar-besaran.

“Banyak daerah terisolasi. Untuk itu logistik harus didorong melalui udara. Mulai bahan makanan, obat-obatan, sampai kebutuhan pribadi masyarakat. Semua alutsista kita kerahkan,” jelas Sjafrie. Ia menambahkan bahwa listrik adalah kebutuhan mendasar yang harus kembali menyala sesegera mungkin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memerintahkan tim khusus untuk mempercepat penanganan. Ia menilai bahwa listrik adalah tulang punggung aktivitas masyarakat, terutama di tengah masa krisis.

“Kami terus bekerja bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan PLN untuk mempercepat pemulihan layanan listrik. Ini kebutuhan paling vital bagi masyarakat,” ujar Tito.

Ditugaskan secara langsung oleh Presiden, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memimpin mobilisasi sumber daya perusahaan dari seluruh Indonesia. Para teknisi berpengalaman menghadapi kondisi ekstrem diterbangkan ke Aceh untuk memulihkan jaringan yang rusak.

“Sesuai arahan Presiden, seluruh kekuatan PLN dikerahkan. Kami berkolaborasi penuh dengan semua pihak untuk mempercepat recovery listrik,” ungkap Darmawan.

Salah satu langkah penting adalah pengiriman tower emergency dari Jakarta menggunakan pesawat Hercules TNI AU. Sementara itu, jalur darat dan laut dikuatkan oleh TNI AD dan Polri untuk membawa material tambahan serta membuka akses yang tertutup longsor.

Darmawan menceritakan bahwa medan yang sulit memaksa tim menurunkan material langsung dari helikopter. “Kami harus membuka helipad di sejumlah titik. TNI dan Polri ikut membantu. Kekompakan ini luar biasa.”

Tak hanya fokus pada pemulihan infrastruktur, gerakan kemanusiaan juga dilakukan secara masif. Posko, dapur umum, hingga bantuan tenaga disiapkan guna mendampingi masyarakat terdampak.

“Semua komponen bangsa bergerak. Semoga dengan kerja keras bersama, Aceh segera bangkit dan pulih sepenuhnya,” pungkas Darmawan.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako
Sukseskan MTQ NTB 2026, PLN Tegaskan Peran Strategis Listrik dalam Mendukung Kegiatan Keagamaan dan Pembangunan Daerah
PLN Hadirkan Energi hingga Jantung Persawahan Sumbawa, 18 Pompanisasi Kini Beroperasi Penuh Dukung Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UIW NTB Bantu 18 Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas
PLN dan Pemprov NTB Bersinergi Dorong Revolusi Kendaraan Listrik, Infrastruktur SPKLU Kian Merata
Maknai Hari Lahir Pancasila, YBM PLN Bima Salurkan Modal Usaha untuk 14 Perempuan Pelaku UMKM
YBM PLN NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Hadirkan Harapan dan Semangat Baru
Percepat Pemerataan Energi di NTB, PLN Gandeng 22 Mitra Kerja dan Siapkan Operasi Besar BPBL 2026

Berita Terbaru