Nusakambangan Menjadi Laboratorium Harapan: Limbah Batu Bara Disulap Jadi Masa Depan

- Wartawan

Rabu, 10 September 2025 - 01:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Transformasi Lapas Nusakambangan: dari limbah FABA lahir produk konstruksi bernilai ekonomi. (Foto: Dok. PLN)

Transformasi Lapas Nusakambangan: dari limbah FABA lahir produk konstruksi bernilai ekonomi. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Di tengah reputasinya sebagai “Alcatraz-nya Indonesia,” Nusakambangan kini menyimpan cerita berbeda. Sebuah laboratorium harapan lahir di pulau ini: warga binaan Lapas diajarkan mengolah limbah batu bara menjadi produk bernilai jual.

Workshop FABA hasil kerja sama Imipas dan PLN menjadi motor perubahan. Warga binaan yang dulu terkungkung dalam stigma kini menatap masa depan dengan optimisme. Mereka tidak hanya menjalani hukuman, tetapi juga ditempa menjadi tenaga terampil yang siap kembali ke masyarakat.

“Ini ilmu yang akan menyelamatkan kami ketika bebas nanti,” kata Kevin Ruben Rafael, salah satu warga binaan. Senada, Listianto dari Lapas Nirbaya menambahkan, “Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menilai program ini sebagai bukti nyata ekonomi sirkuler. “Dari sesuatu yang dianggap limbah, lahirlah produk berkualitas. Dari keterbatasan, lahir kemandirian. Kami bangga warga binaan bisa menghasilkan produk premium,” ujarnya.

Tak hanya memberi harapan, program ini menjanjikan keuntungan ekonomi besar. Dengan kapasitas produksi 2 juta paving block dan 1 juta batako per tahun, omzet hingga Rp5,4 miliar bisa diraih.

Menteri Imipas, Agus Andrianto, menegaskan, “Nusakambangan akan menjadi percontohan nasional: dari pulau pengasingan menjadi pusat pemberdayaan.”

Kini, Nusakambangan tidak lagi sekadar pulau penjara. Ia berubah menjadi ruang eksperimen sosial, tempat lahirnya manusia-manusia baru dengan masa depan yang lebih cerah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gelegar Lentera Ramadhan Jadi Model Integrasi Ekonomi dan Spiritualitas di NTB
Ramadan Penuh Makna, PLN UIW NTB Tebar Kepedulian di Sumbawa dan Perkuat Dampak Sosial Berkelanjutan
Optimalisasi Daya Listrik Saat Ramadan, PLN Beri Diskon Besar untuk Tambah Daya Hingga 7.700 VA
Dari Pohon Tumbang hingga Tiang Roboh, PLN NTB Pastikan Listrik Lombok Kembali Menyala
Bank NTB Syariah Siapkan Skema Pembiayaan Syariah Berkelanjutan untuk Dongkrak Pariwisata NTB
Dari Kampus ke Sistem Digital, Bank NTB Syariah–UIN Mataram Kolaborasi Bangun Keuangan Syariah Terintegrasi
Strategi “Ramadan Andal” PLN NTB: Penguatan Infrastruktur Transmisi Jadi Garda Terdepan Keandalan Listrik Sumbawa
Menyalakan Kepedulian di Bulan Suci, PLN UIW NTB Hadirkan Layanan Kesehatan dan Clean Up untuk 251 Santri Dhuafa

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 05:04 WITA

Dari Bima ke Tanjung Balai: Jejak Pelarian Koko Erwin Terhenti, Skandal Narkoba dan Dugaan “Setoran” Aparat Kian Terbuka

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:51 WITA

Breaking News: Buronan Interpol WNA Kazakhstan Ditangkap di Lombok!

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:19 WITA

Fantastis! Polda NTB Sita Uang Tunai Rp3 Miliar Lebih dan 2,5 Kg Sabu dari Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:48 WITA

Dari Sawah ke Halaman Pribadi? Skandal Pokir Combine Harvester KSB Dibongkar, Rp11,25 Miliar Dipertaruhkan

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:38 WITA

Polemik Penonaktifan BUMDes Leseng, Ada Apa di Balik Kebijakan Kades?

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:52 WITA

Grebek Mafia Beras di Kediri! Satgas Pangan NTB Amankan Terduga Pelaku Pengoplos Beras Subsidi

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:29 WITA

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lotim, Terancam 12 Tahun Penjara

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:44 WITA

“Jangan Hanya Sapu Halaman Warga!” LH Sumbawa Desak Bersih-Bersih Internal, Tantang Transparansi Pemberantasan Narkoba

Berita Terbaru