Prabowo Resmikan Proyek EBT dan Lisdes PLN, Energi Bersih Menyala di Penjuru Negeri

- Wartawan

Jumat, 27 Juni 2025 - 03:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada awak media usai menghadiri kegiatan bersama jajaran PLN dalam rangka pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan. (Dok. PLN)

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers kepada awak media usai menghadiri kegiatan bersama jajaran PLN dalam rangka pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan. (Dok. PLN)

Halontb.com – Langkah besar ditempuh Indonesia dalam perjalanan menuju transisi energi bersih dan berdaulat. Presiden Prabowo Subianto, Kamis (26/6), meresmikan 55 proyek energi baru terbarukan (EBT) secara serentak dari lokasi strategis: PLTP Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. Di tempat ini, simbol kekayaan alam Indonesia bersinergi dengan visi besar: membawa energi bersih dari jantung bumi dan cahaya matahari ke seluruh pelosok nusantara.

Peresmian ini mencakup 8 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dan 47 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas gabungan 379,7 megawatt. Proyek ini merupakan kolaborasi lintas sektor Kementerian ESDM, PT PLN (Persero), dan pihak swasta dengan nilai investasi mencapai Rp25 triliun.

“Hari ini, Indonesia tidak hanya membangun infrastruktur energi, tapi juga meletakkan fondasi kedaulatan masa depan,” ujar Presiden Prabowo. Dalam pidatonya yang berapi-api, Prabowo menekankan bahwa sumber daya EBT seperti panas bumi dan sinar matahari harus dikelola sendiri, untuk kesejahteraan rakyat sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek ini tidak hanya soal pembangkit listrik, tapi juga menyentuh aspek sosial-ekonomi yang mendalam. Sebanyak 47 PLTS yang tersebar di 11 provinsi akan melistriki lebih dari 5.000 rumah tangga, yang sebelumnya hidup tanpa aliran listrik stabil. Anak-anak akan belajar lebih lama, UMKM bisa berproduksi di malam hari, dan desa-desa terpencil akan mulai berdenyut dengan semangat baru.

Tiga PLTP telah memasuki fase commercial operation date (COD), sementara lima lainnya mulai memasuki tahap ground breaking. Ini menjadi tanda bahwa proyek EBT tidak berakhir pada seremoni, tetapi berlanjut menjadi gerakan besar yang terus bergulir.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menekankan bahwa proyek ini bukan semata soal angka megawatt, tetapi tentang membangun masa depan yang adil dan hijau. “Kami ingin menghadirkan listrik tidak hanya ke kota-kota, tapi ke ujung-ujung negeri. Karena di sanalah keadilan itu diuji,” ujar Darmawan.

Dengan peresmian ini, Indonesia tidak sekadar menjadi penonton dalam peta energi global. Kita mulai menjadi pemain, bahkan pemimpin di kawasan, dalam urusan pemanfaatan energi terbarukan secara berdaulat dan berkeadilan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako
Sukseskan MTQ NTB 2026, PLN Tegaskan Peran Strategis Listrik dalam Mendukung Kegiatan Keagamaan dan Pembangunan Daerah
PLN Hadirkan Energi hingga Jantung Persawahan Sumbawa, 18 Pompanisasi Kini Beroperasi Penuh Dukung Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UIW NTB Bantu 18 Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas
PLN dan Pemprov NTB Bersinergi Dorong Revolusi Kendaraan Listrik, Infrastruktur SPKLU Kian Merata
Maknai Hari Lahir Pancasila, YBM PLN Bima Salurkan Modal Usaha untuk 14 Perempuan Pelaku UMKM
YBM PLN NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Hadirkan Harapan dan Semangat Baru
Percepat Pemerataan Energi di NTB, PLN Gandeng 22 Mitra Kerja dan Siapkan Operasi Besar BPBL 2026

Berita Terbaru