PLN UIW NTB Terangi Ramadan, Listrik Gratis untuk Puluhan Fasilitas Publik

- Wartawan

Selasa, 25 Maret 2025 - 22:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN NTB sedang melakukan pemasangan listrik di salah satu masjid dalam program Terang Berkah Ramadan guna mendukung kenyamanan ibadah masyarakat. (Foto: Dok. PLN)

Petugas PLN NTB sedang melakukan pemasangan listrik di salah satu masjid dalam program Terang Berkah Ramadan guna mendukung kenyamanan ibadah masyarakat. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Suasana Ramadan tahun ini semakin bercahaya bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB), berkat program Terang Berkah Ramadan yang diinisiasi oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB. Melalui program ini, PLN memberikan layanan pemasangan baru dan tambahan daya listrik gratis kepada 48 fasilitas publik yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk masjid, musala, pesantren, sekolah, serta posyandu.

PLN memahami bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan teknis, tetapi juga penopang utama bagi aktivitas sosial dan keagamaan, terutama selama bulan Ramadan. Dengan pasokan listrik yang stabil, kegiatan ibadah seperti salat tarawih, tadarus, dan pengajian dapat berjalan lebih khusyuk, sementara layanan pendidikan dan kesehatan di sekolah dan posyandu juga bisa semakin optimal.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat NTB, terutama dalam menghadapi tantangan akses listrik di beberapa wilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas publik, terutama tempat ibadah dan sarana sosial, memiliki akses listrik yang layak. Ini adalah bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui layanan listrik yang andal,” ujar Sudjarwo.

Menariknya, pendanaan program ini bersumber dari hasil penjualan 1.000 paket sembako murah, yang dananya kemudian dialokasikan kembali untuk pemasangan listrik. Skema ini menunjukkan bahwa program PLN tidak hanya memberikan manfaat kepada fasilitas publik, tetapi juga meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan sembako.

Pemasangan baru diberikan dengan daya mulai dari 450 VA hingga 2.200 VA, sementara tambahan daya bervariasi antara 900 VA hingga 4.400 VA, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing fasilitas.

Tak hanya memberikan akses listrik, PLN juga memastikan keandalan pasokan dengan melakukan pemeliharaan rutin dan menyediakan layanan pengaduan gangguan yang dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan demikian, fasilitas publik penerima manfaat tidak hanya mendapatkan listrik gratis, tetapi juga jaminan pelayanan yang optimal.

Program ini tidak hanya menjangkau Pulau Lombok, tetapi juga Sumbawa dan Bima, mempertegas komitmen PLN dalam mewujudkan pemerataan akses listrik di seluruh provinsi NTB.

“Kami berharap program ini tidak hanya menerangi fasilitas publik, tetapi juga mempererat hubungan antara PLN dan masyarakat. Ini adalah wujud nyata bahwa listrik bisa menjadi sarana untuk menciptakan kebersamaan dan kesejahteraan,” tambah Sudjarwo.

Dengan adanya Terang Berkah Ramadan, PLN UIW NTB sekali lagi menunjukkan bahwa listrik bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga elemen penting dalam mendukung kehidupan sosial, ekonomi, dan keagamaan masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari CSR ke Aksi Nyata, Bank NTB Syariah Tanamkan Harapan Hijau di Sumbawa
UPP Pemenang Fokus Perketat Keselamatan Pelayaran dan Layanan Wisata Laut
Keselamatan Manusia di Atas Target Produksi: Pesan Kuat PLN UIW NTB di Bulan K3 Nasional 2026
Sinergi Perbankan dan Pemprov NTB, Ambulans Bank NTB Syariah Kawal Tugas Mulia Tim Medis di Aceh
Dari Huntara ke Harapan Baru: Sinergi Danantara dan PLN Bangkitkan Kehidupan Korban Bencana Aceh Tamiang
Tarif Listrik Ditahan, PLN Pastikan Layanan Andal dan Berkelanjutan di Awal 2026
Aktivitas Masyarakat Meningkat, Beban Puncak Listrik NTB Tumbuh 12 Persen di Awal 2026
PLN NTB Siaga 24 Jam, Sistem Lombok–Tambora Aman Sambut Tahun Baru 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:37 WITA

Pemulihan Pascabanjir Dimulai, Pemprov NTB Fokus Infrastruktur dan Mitigasi Lingkungan di Sekotong

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:33 WITA

Dari Lumpur ke Harapan: Langkah Pemulihan Gubernur NTB bagi Warga Terdampak Banjir Lombok Tengah

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:09 WITA

Pemangkasan Dana Desa Berdampak Signifikan di Lombok Barat, Program Pembangunan dan Honor Lembaga Tertekan

Kamis, 15 Januari 2026 - 03:39 WITA

Dari Bantuan Darurat hingga Reformasi Hulu, Gubernur NTB Tegaskan Banjir Tak Bisa Ditangani Setengah-Setengah

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:38 WITA

NTB Tinggalkan Panggung Seleksi, ASN Ditantang Buktikan Kinerja Nyata

Minggu, 4 Januari 2026 - 03:40 WITA

SOTK Baru Berlaku, Pemprov NTB Lakukan Transisi Besar-Besaran Struktur Birokrasi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:02 WITA

Dari Taman Sangkareang, Kemenag Tegaskan Peran Strategis Agama dalam Merawat Indonesia yang Damai dan Maju

Rabu, 31 Desember 2025 - 07:03 WITA

Mobilitas Akhir Tahun Meningkat, ASDP Kayangan Pastikan Penyeberangan Tetap Tertib dan Terkendali

Berita Terbaru