Indonesia Menuju Era Baru: Prabowo Resmikan Proyek Listrik 3,2 GW Berbasis Energi Bersih

- Wartawan

Selasa, 21 Januari 2025 - 02:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek strategis ketenagalistrikan di PLTA Jatigede, Sumedang, yang menandai komitmen Indonesia menuju energi bersih.

Keterangan Foto: Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek strategis ketenagalistrikan di PLTA Jatigede, Sumedang, yang menandai komitmen Indonesia menuju energi bersih.

Halontb.com – Dalam langkah besar menuju transformasi energi nasional, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan 37 proyek strategis ketenagalistrikan dengan total kapasitas 3,2 gigawatt (GW). Peresmian yang berlangsung di PLTA Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Senin (20/1), menjadi bukti nyata komitmen Indonesia untuk beralih ke energi baru dan terbarukan (EBT).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Hari ini kita menyaksikan sejarah. Proyek ini tidak hanya terbesar di Indonesia, tetapi juga salah satu yang terbesar di dunia. Dengan mengutamakan energi bersih, kita sedang membangun fondasi kokoh untuk masa depan bangsa,” katanya.

Proyek ini mencakup pembangunan 26 pembangkit listrik berbasis energi bersih seperti PLTA, PLTP, PLTS, dan PLTBm, serta 11 jaringan transmisi dan gardu induk dengan panjang 739,71 kilometer sirkit (kms). Infrastruktur ini tidak hanya akan memastikan keandalan suplai listrik di seluruh Indonesia tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya energi dalam pembangunan bangsa. “Kita ingin menciptakan negara modern yang mandiri energi. Dengan memanfaatkan potensi energi bersih, kita tidak hanya mengurangi ketergantungan pada energi fosil tetapi juga memberikan warisan berharga bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan bahwa proyek ini menjadi langkah konkret dalam merealisasikan visi pemerintah untuk transisi energi. “Kita sedang membangun pondasi yang kuat untuk swasembada energi nasional. Proyek ini menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia serius dalam mencapai target energi terbarukan,” ujar Bahlil.

Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa proyek ini adalah bentuk kolaborasi besar antara pemerintah dan PLN. “Dengan 89 persen pembangkit berbasis energi bersih, kami menunjukkan komitmen untuk memberikan akses listrik yang merata sekaligus mendukung target pertumbuhan ekonomi pemerintah,” jelasnya.

Transformasi energi yang diresmikan Presiden Prabowo ini adalah bukti bahwa Indonesia tidak hanya memiliki visi besar tetapi juga tindakan nyata. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia siap menjadi negara terdepan dalam pengembangan energi terbarukan di dunia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako
Sukseskan MTQ NTB 2026, PLN Tegaskan Peran Strategis Listrik dalam Mendukung Kegiatan Keagamaan dan Pembangunan Daerah
PLN Hadirkan Energi hingga Jantung Persawahan Sumbawa, 18 Pompanisasi Kini Beroperasi Penuh Dukung Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UIW NTB Bantu 18 Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas
PLN dan Pemprov NTB Bersinergi Dorong Revolusi Kendaraan Listrik, Infrastruktur SPKLU Kian Merata
Maknai Hari Lahir Pancasila, YBM PLN Bima Salurkan Modal Usaha untuk 14 Perempuan Pelaku UMKM
YBM PLN NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Hadirkan Harapan dan Semangat Baru
Percepat Pemerataan Energi di NTB, PLN Gandeng 22 Mitra Kerja dan Siapkan Operasi Besar BPBL 2026

Berita Terbaru