Bank NTB Syariah dan Bank Indonesia Bahas Penguatan Peran Kas Titipan di Sumbawa

- Wartawan

Kamis, 17 Oktober 2024 - 05:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halontb.com – Dalam rangka memperkuat peran Kas Titipan Bank Indonesia di wilayah Sumbawa, Bank NTB Syariah bekerja sama dengan Bank Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) selama dua hari, pada 5-6 September 2024 di Kantor Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa. Acara ini menghadirkan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primato Joewono, SE., MBA., dan Direktur Kepatuhan Bank NTB Syariah, Ika Ranti Hidayat.

Dalam forum diskusi tersebut, dibahas berbagai strategi untuk memperkuat fungsi kas titipan, termasuk ketersediaan uang yang mencukupi dan layak edar bagi masyarakat. Doni Primato menegaskan pentingnya keberadaan kas titipan sebagai perpanjangan tangan Bank Indonesia untuk mendistribusikan uang secara merata di wilayah yang membutuhkan, terutama daerah terpencil seperti Sumbawa dan Sumbawa Barat.

“Bank NTB Syariah telah menjadi mitra yang luar biasa bagi kami sejak 2017. Kinerja mereka dalam mengelola kas titipan sangat baik dan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Sumbawa,” ujar Doni dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank NTB Syariah, yang sudah enam tahun menjadi pengelola kas titipan, berperan besar dalam memastikan kebutuhan kas perbankan di Sumbawa dan sekitarnya tercukupi. Fasilitas kas titipan ini memungkinkan distribusi uang tunai yang lebih efisien, sehingga perbankan lokal tidak mengalami kendala dalam melayani masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi, Bank Indonesia menyematkan predikat Kas Titipan Terkareditasi Baik kepada Bank NTB Syariah, berkat penyerapan uang yang tinggi dan pelayanan yang optimal. Melalui FGD ini, Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan kas titipan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di wilayah Sumbawa.

Diskusi interaktif selama dua hari ini juga melibatkan perwakilan dari beberapa bank peserta, yang membahas tantangan-tantangan lokal dalam pengelolaan kas, seperti aksesibilitas dan efisiensi distribusi uang. Kesepakatan bersama dicapai untuk memperkuat kolaborasi antara Bank NTB Syariah dan Bank Indonesia dalam menghadapi tantangan tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya
Jelang MotoGP Mandalika 2026, ITDC-DLU Gelar Simulasi Pelayaran dan Perkuat Konektivitas Laut
Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika
Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026
ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan
Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026
Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima
11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WITA

Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru