SPKLU Kian Masif, Mudik Ramah Lingkungan Jadi Tren Baru di NTB

- Wartawan

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isi daya sambil santai, ekosistem kendaraan listrik di NTB kian matang, menjadikan mudik lebih efisien dan bebas khawatir.(Dok. PLN)

Isi daya sambil santai, ekosistem kendaraan listrik di NTB kian matang, menjadikan mudik lebih efisien dan bebas khawatir.(Dok. PLN)

Mataram,Halontb.com – Idulfitri 2026 menjadi momentum penting dalam perubahan pola mobilitas masyarakat di Nusa Tenggara Barat. Kendaraan listrik kini tampil sebagai alternatif unggulan, didukung penuh oleh kesiapan infrastruktur SPKLU yang semakin luas dan terintegrasi.

PLN UIW NTB mencatat, hingga saat ini telah tersedia 45 unit SPKLU yang tersebar di berbagai titik strategis. Kehadiran fasilitas ini menjadi game changer dalam mendukung perjalanan jarak jauh, termasuk tradisi mudik yang menjadi bagian penting budaya masyarakat Indonesia.

Dinda, seorang pemudik asal Mataram, merasakan langsung dampak positif dari kehadiran SPKLU tersebut. Ia menempuh perjalanan menuju Lombok Timur tanpa hambatan berarti, berkat kemudahan akses pengisian daya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang mudik pakai mobil listrik itu bukan hal yang sulit. Justru lebih praktis dan terasa modern,” ujarnya.

SPKLU yang terletak di pusat aktivitas publik seperti pusat perbelanjaan memberikan nilai tambah tersendiri. Pengguna tidak hanya mengisi daya kendaraan, tetapi juga dapat memanfaatkan waktu untuk beristirahat atau beraktivitas.

Lebih dari itu, integrasi layanan digital melalui PLN Mobile semakin memperkuat pengalaman pengguna. Fitur Trip Planner memungkinkan perjalanan dirancang secara presisi, mengurangi risiko dan meningkatkan efisiensi.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menilai bahwa perkembangan ini merupakan bagian dari transisi energi menuju masa depan yang lebih bersih.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya memiliki akses, tetapi juga kepercayaan untuk beralih ke kendaraan listrik,” ungkapnya.

Tren peningkatan penggunaan SPKLU selama periode Idulfitri menunjukkan bahwa masyarakat mulai menerima kendaraan listrik sebagai solusi transportasi yang relevan. Selain efisien, kendaraan listrik juga memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi emisi karbon.

Mudik kini tidak lagi sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan menuju mobilitas berkelanjutan. Di NTB, langkah menuju masa depan itu sudah berjalan dan semakin tak terbendung.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sentuh Ujung Lombok Barat, Gerakan Pangan Murah Pemprov NTB Sukses Tekan Harga Sembako
Sukseskan MTQ NTB 2026, PLN Tegaskan Peran Strategis Listrik dalam Mendukung Kegiatan Keagamaan dan Pembangunan Daerah
PLN Hadirkan Energi hingga Jantung Persawahan Sumbawa, 18 Pompanisasi Kini Beroperasi Penuh Dukung Ketahanan Pangan
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN UIW NTB Bantu 18 Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas
PLN dan Pemprov NTB Bersinergi Dorong Revolusi Kendaraan Listrik, Infrastruktur SPKLU Kian Merata
Maknai Hari Lahir Pancasila, YBM PLN Bima Salurkan Modal Usaha untuk 14 Perempuan Pelaku UMKM
YBM PLN NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Hadirkan Harapan dan Semangat Baru
Percepat Pemerataan Energi di NTB, PLN Gandeng 22 Mitra Kerja dan Siapkan Operasi Besar BPBL 2026

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:30 WITA

Polda NTB Tetapkan Pengelola LPK Ilegal jadi Tersangka TPPO, Raup Rp95 Juta dari Calon PMII

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:19 WITA

Diduga Peras Guru Terpencil hingga Ratusan Juta, Oknum Kabid Dikbudpora Bima Resmi Diserahkan ke Kejaksaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:00 WITA

Polda NTB Ungkap 442 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Kapolda Tegaskan War On Drugs

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:14 WITA

GWO NTB Desak Polisi Usut Pemilik Akun Facebook “Mbk Mona” Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:01 WITA

Polisi Tetapkan Kakek 70 Tahun di Kuripan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Persetubuhan Anak

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53 WITA

Rizka Sintiyani Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Brigadir Esco

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03 WITA

Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:45 WITA

Tok! Radiet Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah

Berita Terbaru