Kapal Pengangkut Gas Alam CNG Terbesar di Dunia Berlabuh di PLTMGU Lombok Peaker, Siap Tingkatkan Keandalan Listrik Lombok

- Wartawan

Rabu, 4 September 2024 - 10:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halontb.com – Sebuah tonggak sejarah baru dalam ketahanan energi listrik di Pulau Lombok ditandai dengan kedatangan kapal pengangkut gas alam terkompresi (compressed natural gas/CNG) terbesar di dunia, Jayanti Baruna, di Jetty Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas dan Uap (PLTMGU) Lombok Peaker pada Selasa, 3 September 2024. Kapal ini membawa muatan perdana sebesar 23,38 MMSCF (Juta Standar Kaki Kubik Per Hari) gas alam, disambut dengan meriah oleh water salute dan horn kapal, menandai dimulainya era baru energi ramah lingkungan di Sistem Listrik Lombok.

Dalam momen bersejarah ini, para petinggi PLN dari berbagai unit hadir untuk menyaksikan langsung sandaran perdana Jayanti Baruna. Hadir dalam acara tersebut, Executive Vice President Manajemen Konstruksi Jawa Madura Bali Maluku Papua Nusa Tenggara (EVP MKJ) Ratnasari Sjamsuddin, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) Abdul Nahwan, serta perwakilan dari PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Timur dan Bali, dan Unit Induk Wilayah (UIW) NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal Jayanti Baruna yang beroperasi dengan konsep green shipping, mampu mengangkut gas alam terkompresi dari Gresik, Jawa Timur, dan disimpan dalam kondisi tekanan tinggi di suhu lingkungan. Keunggulan kapal pengangkut CNG ini dibandingkan dengan kapal pengangkut gas alam cair (LNG) adalah tidak memerlukan peralatan mahal seperti fasilitas pencairan dan terminal regasifikasi, menjadikannya lebih efisien dan ekonomis.

“Hari ini, kita menyaksikan pencapaian luar biasa dalam proyek CNG Vessel dan CNG Plant yang telah dirancang sejak lama. Kapal Jayanti Baruna, yang diproduksi di Cina, telah berhasil sampai di Jetty Lombok Peaker, membawa kita semakin dekat pada realisasi operasional PLTMGU Lombok Peaker dengan bahan bakar gas,” ujar EVP MKJ Ratnasari Sjamsuddin.

Lebih lanjut, Ratnasari menambahkan bahwa pengoperasian PLTMGU Lombok Peaker dengan bahan bakar gas akan segera terealisasi, menggantikan energi solar yang selama ini digunakan. Dengan peralihan ini, pembangkit listrik akan menjadi lebih ramah lingkungan, sejalan dengan upaya PLN untuk menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik dan mengurangi subsidi energi.

“Ini bukan sekadar proyek energi, ini adalah langkah besar dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Lombok,” tegas Ratnasari.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan infrastruktur terminal khusus (tersus) Jetty PLTMGU Lombok Peaker yang dirancang secara khusus untuk efisiensi proses bongkar muat bahan bakar. Jetty yang mampu menampung kapal hingga 8000 DWT ini tidak hanya memperlancar operasional pembangkit, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan dalam menurunkan BPP listrik di Sistem Lombok.

“Jetty ini bukan hanya bagian dari infrastruktur, tetapi juga simbol komitmen kami terhadap energi bersih dan efisiensi biaya,” ungkap Abdul Nahwan, General Manager UIP Nusra.

Kedatangan kapal Jayanti Baruna di Jetty Lombok Peaker menjadi langkah awal dalam rangkaian operasional PLTMGU yang akan semakin memperkuat keandalan pasokan listrik di Lombok. Dengan pengoperasian yang segera menggunakan gas alam, PLTMGU Lombok Peaker diharapkan menjadi salah satu tulang punggung utama penyediaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di Pulau Lombok.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PLN Tingkatkan Layanan SPKLU, Libur Nataru Jadi Momen Bersahabat Bagi Pengguna Kendaraan Listrik
NTB Menuju Era Energi Bersih: SMK Binaan PLN UIP Nusra Torehkan Prestasi di Perayaan HUT ke-66
Ganti Rugi Proyek PLTP Ulumbu 5-6: Bukti Nyata Kolaborasi PLN dan Masyarakat Manggarai
PLN Bersama Puskesmas Ponggeok Gencarkan Pengobatan Gratis dan Cegah Stunting di Desa Mocok dan Lungar
PLN UIP Nusra Diakui Sebagai Pelopor Kendaraan Listrik di NTT, Raih Pos Kupang Award 2024
Peluncuran Sertifikat Bengkel Konversi SMK Santo Aloisius Ruteng, Langkah Nyata Menuju NTT yang Lebih Hijau dan Berkelanjutan
PLN Pastikan Diskon Listrik 50% Otomatis, Pemerintah Beri Angin Segar Bagi 97% Pelanggan
Sentuh Ekonomi dan Spiritual Warga Lembata, PLN UIP Nusra Kembangkan Pertanian dan Bangun Kapela di Nubahaeraka

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:01 WITA

Polisi Tetapkan Kakek 70 Tahun di Kuripan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Persetubuhan Anak

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53 WITA

Rizka Sintiyani Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Brigadir Esco

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03 WITA

Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:45 WITA

Tok! Radiet Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:10 WITA

Brigadir Rizka Dituntut 14 Tahun Penjara atas Kematian Suaminya Brigadir Esco

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:36 WITA

Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Proyek Truk Sampah Senilai Rp5,1 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00 WITA

Bongkar Jaringan Lintas Provinsi, Tim Puma Jatanras Polda NTB Ringkus 8 Pelaku Curanmor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:49 WITA

Kapolda NTB Pimpin Patroli Rinjani Presisi, 868 Personel Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

Berita Terbaru