FABA PLTU Sumbawa Diolah Jadi Bahan Baku, UMKM Paving dan Batako Merasakan Dampaknya

- Wartawan

Kamis, 18 Juli 2024 - 14:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemanfaatan FABA dari PLTU Sumbawa sebagai bahan baku paving dan batako memberikan solusi lingkungan inovatif dan dampak ekonomi positif bagi UMKM di Sumbawa. (Foto: istimewa)

Pemanfaatan FABA dari PLTU Sumbawa sebagai bahan baku paving dan batako memberikan solusi lingkungan inovatif dan dampak ekonomi positif bagi UMKM di Sumbawa. (Foto: istimewa)

Halontb.com – PLN Unit Induk Wilayah NTB melalui PLN UPK Tambora berhasil mengimplementasikan pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai bahan baku produksi paving dan batako. Inisiatif ini tidak hanya menawarkan solusi lingkungan yang inovatif, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Sumbawa.

Pemanfaatan FABA, yang merupakan limbah dari proses pembakaran batu bara di PLTU, menjadi bahan baku alternatif untuk produksi paving dan batako. Program ini memberikan manfaat ekonomi bagi para pelaku UMKM di Sumbawa, sekaligus mendukung upaya pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan.

Salah satu UMKM yang merasakan dampak ekonominya adalah usaha milik Bapak Karya Bangun, yang berlokasi di Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Usaha ini telah menggunakan FABA sebagai substitusi bahan produksinya selama dua tahun sejak tahun 2022, setelah mendapatkan bantuan alat mesin cetak batako dari PLN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manager PLN UPK Tambora, Doddy Rizqi, menjelaskan, “Kami sangat bangga bisa memberikan kontribusi nyata bagi UMKM di Sumbawa Barat melalui pemanfaatan FABA. Program ini tidak hanya membantu mengurangi limbah industri, tetapi juga memberikan bahan baku yang lebih terjangkau bagi UMKM, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka.” kata Doddy

Selama dua tahun menggunakan FABA, usaha Bapak Karya Bangun telah berhasil memanfaatkan kurang lebih 1,4 ton FABA, dengan total produksi batako sebanyak 100.000 pcs dan paving block sebanyak 440.000 pcs. Produk batako dan paving block tersebut dipasarkan kepada pelanggan di Pulau Sumbawa, mulai dari pelanggan perorangan hingga perusahaan seperti developer perumahan, perhotelan, dan perusahaan tambang.

Penggunaan FABA sebagai substitusi bahan baku dan bantuan tambahan mesin cetak ini membuat pendapatan UMKM meningkat 20%. “Dengan adanya FABA sebagai bahan baku, biaya produksi kami menjadi lebih rendah. Selain itu, kualitas produk yang dihasilkan juga tidak kalah dengan bahan baku konvensional. Ini sangat membantu kami dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan,” ungkap Bapak Karya Bangun.

General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo, menyambut baik keberhasilan pemanfaatan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) oleh PLN UPK Tambora sebagai bahan baku produksi paving dan batako. Ia menekankan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di Sumbawa. “Keberhasilan pemanfaatan FABA ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengelolaan limbah industri yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya memberikan solusi bagi permasalahan limbah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di Sumbawa.” kata Sudjarwo

PLN terus berkomitmen untuk melakukan berbagai inovasi dalam pengelolaan limbah dan mendukung perekonomian lokal. Melalui program pemanfaatan FABA, PLN tidak hanya berupaya mengurangi dampak lingkungan dari operasional pembangkit listrik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

PLN berharap program ini dapat menjadi contoh dalam pengelolaan limbah industri yang inovatif dan berkelanjutan. Selain itu, PLN akan terus melakukan pendampingan kepada UMKM dalam penggunaan FABA serta memastikan kualitas dan keberlanjutan program ini.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siapkan Ribuan Posko Siaga Sambut Natal dan Tahun Baru
Natal Khidmat Tanpa Hambatan, PLN NTB Siagakan Ratusan Personel dan Teknologi Mutakhir
Kesiapan PLN NTB Sambut Libur Akhir Tahun 2025, Kolaborasi dengan BPH Migas dan Pemerintah Dipuji
PLN dan Sekolah Literasi Rinjani: Cetak Agen Perubahan Lewat Kampanye Kreatif Bahaya Pernikahan Dini
PLTMGU Lombok Peaker Beralih ke Gas, PLN Pastikan Keandalan Listrik Selama Nataru
PLN Kerahkan Ribuan Personel dan 164 Posko Siaga, Natal dan Tahun Baru di NTB Bebas Gangguan Listrik
PLN Hadapi Cuaca Ekstrem, Tim Siang-Malam Pastikan Listrik di NTB Kembali Normal
Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim, PLN NTB Pastikan Keandalan Listrik Selama Nataru

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:30 WITA

Polda NTB Tetapkan Pengelola LPK Ilegal jadi Tersangka TPPO, Raup Rp95 Juta dari Calon PMII

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:19 WITA

Diduga Peras Guru Terpencil hingga Ratusan Juta, Oknum Kabid Dikbudpora Bima Resmi Diserahkan ke Kejaksaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:00 WITA

Polda NTB Ungkap 442 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Kapolda Tegaskan War On Drugs

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:14 WITA

GWO NTB Desak Polisi Usut Pemilik Akun Facebook “Mbk Mona” Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:01 WITA

Polisi Tetapkan Kakek 70 Tahun di Kuripan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Persetubuhan Anak

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53 WITA

Rizka Sintiyani Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Brigadir Esco

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03 WITA

Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:45 WITA

Tok! Radiet Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah

Berita Terbaru