Bank NTB Syariah Berikan Bantuan kepada 250 Penderita Katarak pada Program Sosial Kemasyarakatan Nampak Terang Benderang 

- Wartawan

Senin, 11 Maret 2024 - 08:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halontb.com – Program Sosial Kemasyarakatan Nampak Terang Benderang (NTB) digelar di Bima pada Kamis, 7 Maret 2024 bertempat di Rumah Sakit Umum (RSU) Sondosia Kabupaten Bima. Sebagai salah satu rangkaian perayaan Milad ke-60 Bank NTB Syariah, melalui program ini Bank NTB Syariah memberikan bantuan operasi kepada 250 orang penderita Katarak dengan rincian 150 orang dari Kabupaten Bima dan 100 orang dari Kota Bima.

Program Nampak terang Benderang yang dilaksanakan di RSU Sondosia Bima ini merupakan kelanjutan setelah sukses dilaksanakan di Kota Mataram dengan memberikan operasi kepada 196 orang pasien penderita katarak beberapa waktu lalu.

Operasi Katarak yang akan digelar selama 2 hari tanggal 7 – 8 Maret 2024 di RSU Sondosia ini, dihadiri Kepala Dinas Kesehatan NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM, Direktur RS Mata NTB dr. Cahya Dessy Rahmawati, Sp.M, Branch Manager PT Bank NTB Syariah Kantor Cabang Tente Syamsul Hadi, Branch Manager PT Bank NTB Syariah Cabang Bima H. Abidin dan Pejabat Pemkab Bima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Nusa Tenggara Barat menjadi wilayah Daerah Otonom Tingkat 1 dengan jumlah penderita gangguan penglihatan di urutan kedua secara nasional dengan sekitar 3 persen kasus kebutaan. Terdapat 37.533 kasus gangguan penglihatan dan 78 persen penyebab kebutaan paling tinggi adalah katarak.

Sementara itu, Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Tente Syamsul Hadi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat khususnya di Bima. Do’akan kami Bank NTB Syariah dapat terus memberikan kinerja yang terbaik dan mudah-mudahan akan semakin banyak masyarakat yang diberikan pelayanan gratis untuk operasi katarak,” kata Syamsul Hadi.

Bank NTB Syariah berkomitmen untuk berperan aktif dalam Upaya mengurangi akibat katarak di Provinsi NTB. Program ini juga merupakan bentuk kepedulian Bank NTB Syariah dalam upaya menekan tingginya angka kebutaan di NTB dan menjadi bentuk kepedulian sosial sebagai bagian dari tanggung jawab Perusahaan kepada Masyarakat.

Editor: Dewa Reza

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menguatkan di Saat Terpuruk, Peran Bank NTB Syariah dalam Pemulihan Korban Kebakaran Kalimango
Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen
KUR Nol Persen di Depan Mata, Bank NTB Syariah Siapkan Layanan Cepat dan Terintegrasi
NTB Terang Benderang di Hari Raya, Cadangan Listrik Aman, PLN Panen Apresiasi
SPKLU Kian Masif, Mudik Ramah Lingkungan Jadi Tren Baru di NTB
45 SPKLU Disiagakan PLN NTB, Mudik Kendaraan Listrik Kini Lebih Tenang dan Terjamin
Idulfitri Tanpa Kedip Listrik, PLN NTB Jamin Pasokan Stabil Saat Salat Id
Takbiran Penuh Cahaya di Mataram, PLN Pastikan Listrik Stabil di Tengah Lonjakan Aktivitas

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 20:06 WITA

Soroti Belanja Pegawai 34%, Lobar di Ambang Krisis Fiskal, DPRD: Jangan Sampai Nasib P3K Dikorbankan!

Rabu, 1 April 2026 - 14:31 WITA

Polemik Mesin Masaro Lobar Memanas: DPRD Endus Kejanggalan Anggaran BTT, Kasta NTB Desak APH Turun Tangan

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

Hearing Publik: PPS Desak Kemenhaj NTB Sanksi Tegas Travel Nakal Buntut Jamaah Umrah Terlantar

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:45 WITA

Viral Protes Pajak Parkir di Batu Bolong, Begini Penjelasan Bapenda Lobar!

Senin, 30 Maret 2026 - 05:40 WITA

Dari Desa hingga Nasional, Setahun Haerul Warisin Dinilai Sukses Ubah Wajah Lombok Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:55 WITA

Dari Ka’bah ke Ketidakpastian: Jamaah Umroh NTB Jadi Korban, Negara Ditantang Bertindak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:13 WITA

Arus Balik H+4 Lebaran 2026: Penumpang Lembar–Padangbai Melandai, ASDP Siaga Antisipasi Lonjakan Akhir Pekan

Senin, 23 Maret 2026 - 01:59 WITA

LPK ARK Jinzai Solusi Group Bidik 1.000 Slot ke Jepang: Tak Sekadar Kirim Kerja, Tapi Ubah Nasib Lewat Bahasa

Berita Terbaru