HALO NTB – LOMBOK TENGAH, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan resmi menunjuk Budi Santoso sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melanjutkan kepemimpinan hingga 2029.
Penunjukan tersebut disampaikan dalam agenda silaturahmi dan konsolidasi PAN NTB yang berlangsung di Restoran Keker, Lombok Tengah, Selasa (13/10/2026). Dalam kegiatan itu, Budi Santoso diperkenalkan kepada jajaran pengurus partai di NTB sekaligus menyampaikan arah kepemimpinannya ke depan.
Baca juga: Polisi Tetapkan Pimpinan Ponpes di Lombok Barat sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Budi Santoso dipercaya memimpin PAN NTB untuk meneruskan kepemimpinan organisasi hingga akhir periode 2029.
“NTB ketua PAN-nya baru, yaitu Budi Santoso, sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Nusa Tenggara Barat, melanjutkan sampai 2029,” ujar Zulkifli Hasan.
Penunjukan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PAN di NTB. Di bawah kepemimpinan baru, partai itu diharapkan memperkuat soliditas internal, meningkatkan kinerja kader, serta memperluas kontribusi bagi masyarakat.
Usai diperkenalkan sebagai Ketua DPW PAN NTB, Budi Santoso yang juga menjabat Menteri Perdagangan menekankan pentingnya kerja keras, kekompakan, dan kesatuan komando dalam menjalankan organisasi. Menurut dia, seluruh pengurus dan kader harus bergerak bersama agar program partai dapat berjalan efektif.
“Pertama, kita harus kerja keras, kompak, bersama-sama. Kemudian kita harus satu organisasi, satu garis komando, biar organisasi ini berjalan dengan baik,” kata Budi.
Baca juga: Efek MotoGP Mandalika, Pelindo Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen dan Kendaraan 32 Persen
Ia menilai, kesatuan langkah menjadi kunci agar tujuan partai dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan. Karena itu, koordinasi antara pengurus wilayah dan seluruh kader di NTB akan menjadi salah satu prioritas setelah penunjukan tersebut.
Budi juga memastikan tetap berkoordinasi secara intensif dengan pengurus daerah meskipun berdomisili di Jakarta. Ia menyatakan akan lebih sering datang ke NTB untuk menjalankan agenda organisasi dan memastikan program partai terlaksana.
“Kami terus akan berkoordinasi dan kami juga akan sering ke sini,” ujarnya.
Selain memperkuat konsolidasi, Budi menyebut PAN NTB akan mendorong program-program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bidang yang menjadi perhatian adalah pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut dia, program-program yang telah berjalan akan dilanjutkan dan diperluas agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. PAN NTB juga berkomitmen mendukung pelaksanaan program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.
“Kita harus mengimplementasikan program-program ini. Partai PAN juga harus membantu rakyat, meningkatkan kesejahteraan, khususnya untuk Provinsi NTB,” kata Budi.
Baca juga: ASDP Catat Lonjakan Arus Balik MotoGP Mandalika, Penumpang Naik 326 Persen dan Motor 205 Persen
Dalam kesempatan tersebut, Budi turut menyampaikan target peningkatan capaian politik PAN NTB hingga dua kali lipat sesuai arahan Ketua Umum DPP PAN. Namun, ia menegaskan bahwa pencapaian target tersebut membutuhkan kerja keras, kekompakan, dan kinerja nyata di tengah masyarakat.
“Target tadi sesuai arahan Pak Ketum, dua kali lipat. Kita harus kerja keras bersama-sama, rukun, kompak bersama masyarakat, dan menunjukkan kinerja kita,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Budi menyatakan akan segera berkoordinasi dengan seluruh pengurus dan kader PAN di NTB untuk menyelaraskan program serta memperkuat kerja organisasi.
Kepemimpinan Budi Santoso hingga 2029 akan menjadi momentum bagi PAN NTB untuk memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas program kemasyarakatan, dan membangun kinerja politik yang lebih terukur di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.









