SMAN 1 Gerung Gelar MPLS Ramah, Aman, dan Nyaman, Bekali 405 Siswa Baru dengan Pendidikan Karakter

- Wartawan

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana upacara bendera dan prosesi penyerahan resmi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 dari Komite Sekolah kepada Kepala SMAN 1 Gerung, Senin (13/7/2026).(Foto: Istimewa)

Suasana upacara bendera dan prosesi penyerahan resmi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 dari Komite Sekolah kepada Kepala SMAN 1 Gerung, Senin (13/7/2026).(Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com – SMA Negeri 1 Gerung resmi membuka rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 405 siswa baru tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2026, dengan mengusung tema “MPLS Ramah, Aman, dan Nyaman“.

Kepala SMAN 1 Gerung, Ridwan Helmy, M.Pd., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk memberikan kesan positif sekaligus pengalaman edukatif bagi siswa baru. Menurutnya, MPLS juga menjadi momen transisi formal penyerahan tanggung jawab pendidikan siswa dari komite sekolah dan orang tua kepada pihak sekolah.

Baca juga: Awali Tahun Ajaran Baru, MAN Lombok Barat Gelar Anugerah Prestasi untuk Inspirasi 330 Siswa Baru

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami pastikan tidak ada beban bagi siswa. Kegiatan harus berjalan dengan penuh kebahagiaan, keseruan, dan kenyamanan, agar mereka merasa bangga menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 1 Gerung,” ujarnya Selasa (14/7).

Ratusan peserta didik baru SMAN 1 Gerung mengikuti prosesi serah terima secara resmi dari Komite sekolah.

Pada hari pertama, kegiatan difokuskan pada seremoni pembukaan yang berlangsung khidmat sebagai simbol dimulainya masa pembinaan siswa baru. Pihak sekolah turut menekankan pentingnya sinergi antara guru dan wali murid dalam mengawal proses adaptasi siswa di lingkungan yang baru.

Baca juga: Tekan Angka Pernikahan Dini, DSP3A Lombok Barat Jadikan Gerung Selatan Percontohan Desa Ramah Anak

Selama lima hari pelaksanaan, kurikulum MPLS dibagi menjadi dua kategori. Materi utama mencakup Gerakan Tujuh Kebiasaan Indonesia Hebat, program pagi ceria, edukasi etika bermedia sosial, serta penanaman budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun).

Adapun materi pilihan disesuaikan dengan karakteristik dan keunggulan lokal sekolah, meliputi pengenalan tata tertib, wawasan Adiwiyata, edukasi pencegahan perundungan (bullying), serta metode belajar efektif yang akan diterapkan selama masa studi siswa.

Baca juga: Wajah Baru di Polda NTB: Empat Kapolres dan Sejumlah PJU Resmi Berganti, Ini Pesan Tegas Kapolda Kalingga

Salah satu agenda yang menonjol dalam MPLS tahun ini adalah keterlibatan sekolah dalam program ketahanan pangan sesuai arahan Gubernur, melalui inisiatif Nanam Cabai Model TAPSI (Ketahanan Pangan dan Inflasi). Siswa dilibatkan langsung mulai dari proses pembibitan hingga pemanenan.

Program ini tidak hanya berorientasi pada praktik berkebun, tetapi juga menjadi sarana edukasi literasi ekonomi. Guru mata pelajaran ekonomi dijadwalkan memberikan pemahaman mengenai kaitan strategis antara komoditas cabai dan upaya pengendalian inflasi daerah, sehingga siswa memahami peran mereka dalam isu sosial-ekonomi di lingkungan sekitar.

Momen foto bersama siswa siswi SMAN 1 Gerung usai menyambut peserta didik baru

Masa MPLS di SMAN 1 Gerung tidak hanya diperuntukkan bagi siswa baru. Sekolah turut mengoptimalkan momentum ini bagi siswa kelas 11 dan 12 melalui program Kelas Refleksi, yaitu ruang bagi siswa senior untuk menyampaikan aspirasi, saran, dan kontribusi terkait delapan standar nasional pendidikan di sekolah.

Baca juga: Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Air Harus Sampai kepada Petani

Dalam Kelas Refleksi, siswa diajak mengevaluasi sejumlah aspek, mulai dari layanan tenaga pendidik, sarana dan prasarana, hingga pengelolaan ketatausahaan dan kehumasan. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keterbukaan informasi dan mendorong manajemen sekolah yang partisipatif.

Untuk mendorong semangat berprestasi siswa baru, Ridwan Helmy menekankan pentingnya motivasi internal yang kuat. Ia mengutip filosofi lokal Sasak, “Sai si pacu ye ndait ye“, yang bermakna siapa yang rajin, dialah yang akan mendapatkan hasilnya, sebagai pengingat agar siswa membangun dorongan dari dalam diri sebelum ditopang oleh dukungan eksternal.

Baca juga: Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Santri Tewas Terbakar di Lombok Tengah

Sebagai bentuk dukungan eksternal, pihak sekolah menyiapkan sejumlah bentuk apresiasi, mulai dari pemberian sertifikat penghargaan, fasilitasi siswa untuk berlaga di kompetisi jenjang lebih tinggi, hingga publikasi prestasi siswa melalui media massa nasional. Langkah ini diharapkan dapat membangun kepercayaan diri siswa sejak dini.

Tahun ini, SMAN 1 Gerung menerima 405 siswa baru yang terbagi ke dalam 11 rombongan belajar (rombel). Pihak sekolah telah memberikan instruksi tegas kepada seluruh panitia, baik unsur guru maupun pengurus OSIS, untuk berkolaborasi memastikan tidak ada aksi perpeloncoan dalam bentuk apa pun selama pelaksanaan MPLS.

Dengan rangkaian program yang menggabungkan unsur edukasi karakter, literasi ekonomi, ketahanan pangan, dan partisipasi siswa senior, SMAN 1 Gerung berupaya menghadirkan MPLS yang tidak sekadar seremonial, melainkan juga membekali siswa dengan nilai dan keterampilan yang relevan bagi masa depan mereka. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cinta Al-Qur’an Berbuah Prestasi, Siswa MAN Lombok Barat Borong Juara MTQH Gerung 2026
Salat Istisqa di MAN Lombok Barat, TGH Taufikurrahman Ajak Jamaah Perbanyak Istigfar
Gemilang! Lima Srikandi Karate MAN Lombok Barat Borong 5 Gelar di Bupati Cup V 2026
Jelang OMI NTB, 33 Juara OMI Lombok Barat Terima Reward dari Kemenag dan BAZNAS
Kabar Baik, Pemkab Lobar Naikkan Kesejahteraan 1.448 PPPK Paruh Waktu, Ini Besarannya
Regulasi Baru Kemenag Terbit, MAN Lombok Barat Perkuat Pembatasan HP Siswa
Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar
MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Polisi Tetapkan Pimpinan Ponpes di Lombok Barat sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:18 WITA

Dua Pria Diduga Pengedar Sabu Ditangkap di Gerung, 72,42 Gram Disita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:22 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Patroli Jalur Logistik di Pelabuhan Lembar

Rabu, 23 September 2026 - 06:47 WITA

LPA Mataram Ungkap Dugaan Modus Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 18 September 2026 - 11:42 WITA

Polda NTB Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran PT Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan

Kamis, 17 September 2026 - 12:26 WITA

Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah

Senin, 14 September 2026 - 15:49 WITA

Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara

Berita Terbaru