Bank NTB Syariah Jadikan Rinjani Laboratorium Digital Pariwisata, Wisatawan Asing Kini Bisa Bayar Langsung dengan QRIS

- Wartawan

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku jasa wisata di kawasan Gunung Rinjani menunjukkan penggunaan layanan QRIS Cross Border dari Bank NTB Syariah untuk memudahkan transaksi wisatawan domestik dan mancanegara. (Foto: istimewa)

Pelaku jasa wisata di kawasan Gunung Rinjani menunjukkan penggunaan layanan QRIS Cross Border dari Bank NTB Syariah untuk memudahkan transaksi wisatawan domestik dan mancanegara. (Foto: istimewa)

Pelaku jasa wisata di kawasan Gunung Rinjani menunjukkan penggunaan layanan QRIS Cross Border dari Bank NTB Syariah untuk memudahkan transaksi wisatawan domestik dan mancanegaraLombok Timur, Halontb.com – Gunung Rinjani tidak hanya menjadi ikon wisata alam Nusa Tenggara Barat, tetapi kini juga mulai berkembang sebagai kawasan percontohan transformasi digital sektor pariwisata.

Melalui implementasi QRIS Cross Border, Bank NTB Syariah memperluas jaringan pembayaran digital hingga ke pelaku jasa ojek wisata yang beroperasi di jalur pendakian Kandang Sapi.

Sebanyak 34 merchant baru resmi bergabung dalam ekosistem QRIS Bank NTB Syariah, memperkuat layanan transaksi non-tunai bagi wisatawan yang datang dari berbagai daerah maupun mancanegara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini dinilai strategis mengingat Rinjani merupakan salah satu destinasi wisata alam paling populer di Indonesia yang setiap tahunnya menerima ribuan kunjungan wisatawan asing.

Dengan adanya QRIS Cross Border, wisatawan dari negara-negara yang telah terkoneksi dengan sistem pembayaran Indonesia tidak lagi harus membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Mereka dapat melakukan pembayaran secara langsung menggunakan aplikasi pembayaran dari negara asalnya melalui proses pemindaian QR yang cepat dan aman.

Sub Branch Manager Bank NTB Syariah KCP Pringgabaya, Andrian Syafrial Huda, menjelaskan bahwa transformasi digital harus mampu menyentuh seluruh rantai ekonomi pariwisata, termasuk pelaku usaha mikro yang selama ini menjadi tulang punggung layanan wisata.

Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar perubahan metode pembayaran, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan daya saing destinasi wisata.

“Melalui QRIS, masyarakat pelaku wisata dapat lebih mudah mengelola transaksi, memperluas akses layanan keuangan dan meningkatkan profesionalisme usaha mereka. Ini menjadi langkah penting menuju ekosistem wisata yang modern dan berkelas dunia,” ujarnya.

Bank NTB Syariah mencatat layanan QRIS Cross Border saat ini telah mendukung transaksi dari Singapura, Malaysia, Thailand, Korea Selatan dan China. Negara-negara tersebut merupakan pasar wisatawan yang selama ini mendominasi kunjungan ke kawasan Rinjani.

Keberhasilan implementasi QRIS di kawasan wisata ini sekaligus mempertegas posisi Bank NTB Syariah sebagai salah satu motor penggerak digitalisasi ekonomi daerah.

Dengan menghubungkan pelaku usaha lokal dengan sistem pembayaran internasional, Bank NTB Syariah tidak hanya membangun infrastruktur transaksi, tetapi juga membuka jalan bagi masyarakat NTB untuk menjadi bagian dari ekonomi digital global.

Transformasi yang dimulai dari lereng Rinjani tersebut diharapkan menjadi model pengembangan digitalisasi pariwisata yang dapat direplikasi di berbagai destinasi unggulan lainnya di Nusa Tenggara Barat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari RIMO Hingga QRIS Cross Border, Bank NTB Syariah Bangun Fondasi Menuju Bank Devisa
Bukan Hanya Balapan, MotoGP Mandalika Jadi Taruhan Citra NTB di Mata Dunia, PLN Siapkan Dukungan Kelistrikan
Jelang MotoGP Mandalika, Disparekrafpora Lobar Sebut Hotel di Senggigi Mulai Nyaris Penuh
Bank NTB Syariah Gaspol Sektor Perumahan, Target 300 Unit FLPP dan Peluang Pembiayaan Baru Disiapkan
Menanti Air Mengalir Lebih Andal, PT Duta Abadi Tuntaskan Proyek Strategis SPAM Semongkat Sumbawa
Ketika Listrik Menyalakan Harapan, Dua Keluarga di Nijang Kini Nikmati Terang
500 Personel Disiapkan, PLN Bangun Benteng Kelistrikan Hadapi MotoGP Mandalika 2026
Bukan Sekadar Ruang Monitor, Centralized Command Center PLN NTB Disiapkan Jadi Otak Koordinasi Kelistrikan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WITA

Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 05:50 WITA

MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite

Senin, 21 September 2026 - 20:19 WITA

Estafet Kepemimpinan ORSIMA MAN Lobar Berlanjut, Kepala Madrasah Tekankan Inovasi dan Aksi Nyata

Sabtu, 19 September 2026 - 08:58 WITA

MAN Lombok Barat Gelar Pesta Demokrasi, Tiga Paslon Berebut Amanah Pimpin ORSIMA

Kamis, 17 September 2026 - 05:17 WITA

Sumbangan Dipatok Rp150 Ribu Dipersoalkan Wali Murid, SMAN 1 Narmada Tegaskan Tak Ada Paksaan

Selasa, 15 September 2026 - 12:33 WITA

Guru MAN Lombok Barat Didorong Adaptif, UNRAM Dampingi Implementasi CEFR dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Senin, 14 September 2026 - 00:43 WITA

Dua Siswa MAN Lombok Barat Melaju ke OMI Tingkat Provinsi 2026

Minggu, 13 September 2026 - 07:16 WITA

Sisihkan 24 Sekolah, MAN Lombok Barat Juara FUTSALSIX 2026 Lewat Laga Dramatis

Berita Terbaru