Mataram, Halontb.com — Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menyelenggarakan Program Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah. Kegiatan berlangsung di Kota Mataram selama tujuh hari, mulai 1 hingga 7 Februari 2026.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta standar kualitas para pembimbing haji dan umrah di NTB, agar mampu memberikan pelayanan dan bimbingan yang lebih terstandar, sesuai regulasi, serta responsif terhadap kebutuhan jemaah.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Rektor UIN Mataram, Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir; Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB, H. Lalu Muhammad Amin; serta Dekan FDIK UIN Mataram, Dr. TGH. Lalu Ahmad Zainuri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Rektor UIN Mataram menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Haji dan Umrah NTB atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin. Ia menekankan pentingnya komitmen peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian sertifikasi.
“Semoga kerja sama ini semakin kuat dan semakin erat dalam berbagai aspek yang dapat kita kembangkan bersama,” ujar Prof. Masnun.
Ia juga mengingatkan bahwa meskipun banyak peserta yang sudah berpengalaman, proses sertifikasi tetap memiliki nilai strategis karena akan memberikan wawasan baru yang bermanfaat bagi pembimbing ibadah haji maupun pembimbing KBIHU di NTB.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB, H. Lalu Muhammad Amin, mengapresiasi FDIK UIN Mataram yang mampu menyiapkan kegiatan dalam waktu relatif singkat namun tetap berjalan optimal.
“Dengan persiapan yang singkat, alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan sangat baik berkat kerja keras Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah merupakan kementerian baru yang dibentuk di era Presiden Prabowo Subianto dengan mandat besar untuk menyukseskan penyelenggaraan haji, memperkuat aspek ekonomi haji, serta meningkatkan kualitas kemabruran ibadah haji pada tahun 2026.
Dekan FDIK UIN Mataram sekaligus Penanggung Jawab Sertifikasi, Dr. TGH. Lalu Ahmad Zainuri, menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 51 peserta yang terdiri dari 46 laki-laki dan 5 perempuan. Mereka berasal dari pengelola travel haji dan umrah, KBIH, kelompok mandiri, pondok pesantren, serta kalangan akademisi.
“Peserta merupakan praktisi dan pemerhati bidang haji dan umrah yang memiliki pengalaman lapangan maupun kajian akademik,” tegasnya.
Pelatihan menghadirkan pemateri dari tingkat nasional dan lokal yang merupakan pakar di bidang penyelenggaraan haji dan umrah. Kegiatan berlangsung selama 64 Jam Pelajaran (JPL) dan berada di bawah pengawasan langsung dari pusat.
Seluruh aktivitas peserta terekam melalui sistem absensi berbasis barcode, sehingga kehadiran dan keterlibatan mereka dapat dipantau secara real-time oleh penyelenggara pusat.
Zainuri berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan penuh semangat, mengingat penilaian akhir akan dilakukan oleh fasilitator dan evaluator, yang hasilnya akan dikirim ke pusat sebagai dasar kelulusan sertifikasi.(Red)
Sumber Berita : Taufik Natanagara







