Halontb.com – LOMBOK BARAT — Pemerintah Desa (Pemdes) Taman Ayu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Lombok Barat (Lobar) atas kunjungan langsung ke wilayah Desa Taman Ayu. Kehadiran orang nomor satu di Lobar tersebut dinilai menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya warga nelayan di wilayah pesisir.
Kepala Desa Taman Ayu, Tajudin, mengatakan bahwa kunjungan Bupati memberikan harapan dan semangat baru bagi masyarakat yang selama ini terdampak sejumlah persoalan serius, mulai dari abrasi pantai hingga kerusakan infrastruktur jalan.
“Pada dasarnya kami dari Pemdes Taman Ayu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Pak Bupati di desa kami. Ini sangat mengobati apa yang menimpa warga masyarakat, terutama para nelayan yang ada di Dusun Taman,” ujarnya kepada HaloNTB.com, Minggu (25/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, abrasi pantai yang terjadi di wilayah pesisir Desa Taman Ayu telah berdampak langsung terhadap kehidupan nelayan dan masyarakat sekitar. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah cepat dan tepat untuk menangani persoalan tersebut agar tidak semakin meluas dan merugikan warga.
“Persoalan abrasi dan masalah lainnya kami harapkan bisa ditangani dengan cepat dan tepat, karena ini menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat pesisir,” katanya.
Selain abrasi, Tajudin juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang dinilai sudah cukup parah. Ia menyebutkan bahwa ruas jalan dari Lapangan Gunung Malang hingga Pantai Induk mengalami kerusakan serius dan membutuhkan penanganan segera.
“Kondisi jalan memang cukup parah. Kami berharap pada tahun ini bisa dibangun jalan mulai dari Lapangan Gunung Malang sampai Pantai Induk, karena ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Terkait aktivitas pengangkutan semen dan material galian C yang melintasi wilayah Desa Taman Ayu, Tajuddin menegaskan bahwa pihak desa menyerahkan sepenuhnya kebijakan dan pengaturan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Ia menyadari bahwa jalan yang dilalui merupakan jalan kabupaten, sehingga kewenangan pengelolaannya berada di tingkat pemerintah daerah.
“Karena ini jalan kabupaten, kami serahkan sepenuhnya kebijakan terkait tracking semen dan galian C kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Harapan kami, kebijakan tersebut bisa memberikan dampak positif bagi warga dan masyarakat secara umum,” ujarnya.
Namun demikian, Tajudin meminta agar pemerintah daerah benar-benar memperhatikan aspek regulasi dan kapasitas angkutan, terutama terkait truk pengangkut semen dan galian C yang melebihi muatan. Menurutnya, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kondisi jalan dan kenyamanan masyarakat.
“Kami meminta kebijakan kabupaten terkait dengan pengangkutan semen yang melebihi kapasitas, termasuk beberapa truk galian. Kami yakin pemerintah kabupaten sudah menelaah kapasitas dan regulasinya,” imbuhnya.
Ia juga menyambut baik rencana pemerintah daerah yang akan menerapkan aturan serta kemungkinan pembatasan terhadap aktivitas angkutan tersebut. Tajudin berharap kebijakan yang diambil nantinya dapat menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para pelaku usaha.
“Seperti yang disampaikan Pak Bupati, mungkin nanti akan ada aturan dan pembatasan, sehingga benar-benar tercipta simbiosis mutualisme antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para pengusaha yang ada di Lobar,” tutupnya.
Pemerintah Desa Taman Ayu berharap seluruh aspirasi dan masukan yang telah disampaikan dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah, sehingga penanganan abrasi, perbaikan infrastruktur, serta pengaturan aktivitas angkutan dapat berjalan seimbang demi kepentingan masyarakat luas.







