Halontb.com – Pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menyalakan kembali harapan masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor. Melalui sinergi Danantara Indonesia dan PLN, hunian darurat ini dirancang sebagai ruang aman untuk memulai kembali kehidupan.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi kecepatan pembangunan Huntara yang dinilai sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Sebanyak 600 unit akan segera diserahkan kepada pemerintah daerah untuk ditempati warga yang selama ini kehilangan rumah dan rasa aman.
Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, bahkan turun langsung ke lapangan guna memastikan seluruh aspek pembangunan berjalan sesuai rencana, termasuk kesiapan infrastruktur kelistrikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Darmawan, listrik bukan sekadar fasilitas pendukung, melainkan kebutuhan dasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat. Dengan listrik yang andal, anak-anak dapat kembali belajar, aktivitas rumah tangga berjalan normal, dan roda ekonomi perlahan kembali bergerak.
PLN telah membangun dan mengoperasikan jaringan listrik secara penuh di kawasan Huntara Aceh Tamiang. Infrastruktur yang disiapkan mencakup trafo, jaringan distribusi, serta sambungan listrik untuk seluruh unit hunian dan fasilitas umum.
Melalui Huntara, Danantara Indonesia menegaskan bahwa hunian darurat ini merupakan jembatan menuju hunian permanen dan pemulihan ekonomi jangka panjang. Sementara itu, PLN menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar bangkit dari dampak bencana.







