Halontb.com – Menjelang puncak libur Tahun Baru 2026, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Kayangan menunjukkan peningkatan signifikan. Kendaraan dan penumpang terus berdatangan, namun situasi di pelabuhan masih terpantau tertib dan terkendali berkat pengaturan operasional yang dilakukan secara ketat.
Ketua DPC Gapasdap Kayangan, Umar, menyampaikan bahwa hingga saat ini kondisi muatan masih dalam batas normal meskipun ramai. Pelayanan penyeberangan tetap berjalan lancar dengan dukungan armada yang siap beroperasi.
Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi operator kapal justru datang dari kondisi alam. Cuaca hujan dan hembusan angin kencang kerap terjadi dalam beberapa hari terakhir, sehingga menuntut kewaspadaan tinggi dalam setiap pelayaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Cuaca menjadi faktor yang paling kami perhatikan. Operasional tetap berjalan, tapi keselamatan tidak boleh dikompromikan,” ujarnya.
Saat ini, terdapat 18 kapal yang siap digunakan, sementara 10 kapal lainnya masih dalam tahap perawatan dan docking. Untuk kebutuhan layanan harian, 10 kapal dioperasikan penuh selama 24 jam, menyesuaikan dengan tingkat permintaan penyeberangan.
Skema tersebut dinilai cukup efektif untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang, khususnya pada jam-jam padat. Selain itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat sebagai langkah antisipasi jika terjadi lonjakan arus secara mendadak.
Pengelola pelabuhan melalui ASDP telah menyiapkan area parkir internal sebagai kantong penyangga, guna menghindari antrean panjang di luar pelabuhan. Di sisi lain, Dinas Perhubungan NTB juga bersiaga dengan menyiapkan kapal cadangan yang dapat segera dioperasikan apabila dibutuhkan.
Tak hanya soal armada dan pengaturan pelabuhan, Umar juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kelancaran penyeberangan. Salah satunya dengan mengisi data diri secara benar saat membeli tiket online.
Ia menegaskan bahwa data manifest penumpang memiliki peran krusial dalam aspek keselamatan pelayaran, terutama dalam kondisi darurat.
“Ketepatan data sangat penting. Kami harap masyarakat lebih teliti saat mengisi identitas,” katanya.
Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, layanan penyeberangan di Pelabuhan Kayangan diharapkan tetap berjalan aman dan lancar hingga puncak arus libur Tahun Baru, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi seluruh pengguna jasa.






