Halontb.com – Komitmen PLN dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik kembali ditunjukkan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Melalui Unit Induk Wilayah NTB, PLN memastikan seluruh Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) beroperasi secara optimal untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Sebanyak 37 SPKLU aktif telah disiapkan dan tersebar merata di berbagai wilayah NTB. Penempatannya dirancang strategis, mulai dari kantor PLN, kawasan komersial, hingga destinasi wisata favorit. Langkah ini bertujuan untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat dengan mudah menemukan fasilitas pengisian daya di sepanjang perjalanan mereka.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa PLN telah melakukan inspeksi menyeluruh terhadap seluruh SPKLU, termasuk kesiapan sistem dan personel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“PLN ingin memastikan layanan SPKLU tetap andal selama momen penting Natal dan Tahun Baru. Ini adalah bagian dari upaya kami memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendukung gaya hidup ramah lingkungan,” jelasnya.
Dari sisi teknologi, SPKLU di NTB dilengkapi dengan berbagai tipe charger yang mampu mengakomodasi beragam kebutuhan pengguna. Kehadiran fast charging menjadi solusi bagi pengguna yang membutuhkan pengisian cepat, sementara medium dan slow charging tetap tersedia untuk pengisian reguler.
PLN mencatat bahwa pemanfaatan SPKLU di NTB terus meningkat dari tahun ke tahun. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, sekaligus menandakan kesiapan NTB sebagai daerah yang mendukung transportasi berkelanjutan.
Untuk menjaga kualitas layanan selama Nataru, PLN mengoperasikan posko siaga di seluruh unit layanan. Selain itu, masyarakat didorong memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai pusat layanan digital untuk kebutuhan informasi dan pengaduan.
Dengan kesiapan infrastruktur, personel siaga, serta dukungan teknologi digital, PLN UIW NTB optimistis dapat memastikan kenyamanan pengguna kendaraan listrik sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.






