Aksi Damai Dukung Pengembangan PLTP Ulumbu, Raimundus: Kita Satu Keturunan Jangan Mau Dihasut!

- Wartawan

Selasa, 20 Juni 2023 - 11:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Ratusan warga yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Adat Poco Leok menggelar aksi damai mendukung rencana pemerintah pusat melalui PT PLN dalam pengembangan project Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) unit 5-6 di Poco Leok. Foto: Humas PLN

Ratusan warga yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Adat Poco Leok menggelar aksi damai mendukung rencana pemerintah pusat melalui PT PLN dalam pengembangan project Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) unit 5-6 di Poco Leok. Foto: Humas PLN

Sebagai orang Poco Leok, Raimundus mengaku malu karena nilai-nilai budaya sopan santun dan kebiasaan berdiskusi sudah luntur, ini semua gara-gara masuknya orang dari luar menghasut kita di Poco Leok.

“Kita orang Poco Leok menjunjung tinggi nilai budaya. Kunjungan seorang pemimpin daerah, kita tidak hiraukan. Hilang semua budaya sopan santun karena ada hasutan pihak luar. Leluhur kita tidak menginginkan kita seperti itu. Kita sudah salah. Leluhur kita pasti marah dengan kita semua. Kita masuk ke jurang karena orang lain,” ucapnya.

Raimundus juga menyebutkan, ratusan warga yang mengikuti aksi damai merupakan seratus persen dukung total pengembangan PLTP Ulumbu di Poco Leok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi damai hari ini tidak ada yang perintah atau karena disuruh oleh siapapun atau pihak manapun. Tetapi aksi ini bentuk dukungan kami dari hati yang paling dalam untuk mendukung pemerintah,” tutupnya.

Untuk diketahui massa aksi yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Adat Poco Leok, merupakan gabungan masyarakat pemilik lahan serta masyarakat tidak masuk dalam pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5-6, diantaranya warga desa Koak, desa Tadi, desa Satar Long, desa Lego, desa Gara, desa Lungar, desa Mocok dan warga masyarakat desa Golo Muntas.

Editor: Dewa Reza

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Vonis 8 Tahun untuk Rosiady, Penasihat Hukum: “Tidak Ada Satu Rupiah Pun Uang Negara Keluar”
Gibran ke Lombok Tengah: Sambangi Pesantren, Nikmati Makan Siang Bareng Santri dan Tuan Guru
Ketua Liga NWDI: Indonesia Jangan Bungkam, Saatnya Prabowo Pimpin Gerakan Perdamaian Global
Swasembada Pangan Prioritas Pembangunan Nasional
Disangka Sarang Narkoba, Wisma NTB Justru Tunjukkan Keteladanan: Kooperatif, Transparan, dan Bebas dari Pelanggaran
Publik Diminta Tak Risaukan Kembalinya Dwifungsi ABRI, Rachmat Hidayat: Revisi UU TNI Sama Sekali Tak Memberi Celah
Dari Letkol Tituler ke Stafsus Menhan: Perjalanan Deddy Corbuzier di Dunia Militer dan Pemerintahan
Kecelakaan Pesawat Lagi di AS! Jet Bisnis Tabrak Pesawat Lain saat Mendarat di Bandara Arizona

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:26 WITA

Digugat PMH, BTN Cabang Mataram Terancam Uji Legalitas Appraisal dan Lelang Aset

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:21 WITA

Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:42 WITA

Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WITA

Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:27 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WITA

Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:57 WITA

Terungkap! Bukan Korban Kejahatan, Ternyata Ini Penyebab Kematian Perempuan yang Ditemukan di Pantai Nipah Lombok Utara

Senin, 19 Januari 2026 - 16:20 WITA

Uang Negara Kembali, Pertanggungjawaban Menyusul: Kasus Samota Masuki Babak Penentuan

Berita Terbaru