Deteksi Dini Bahan Berbahaya, Polda NTB Kerahkan K9 Perketat Pengawasan di Pelabuhan Lembar

- Wartawan

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anjing pelacak K9 menyisir kendaraan dan barang bawaan di kawasan Pelabuhan Lembar sebagai langkah deteksi dini bahan berbahaya.(Dok.Humas Polda NTB)

Anjing pelacak K9 menyisir kendaraan dan barang bawaan di kawasan Pelabuhan Lembar sebagai langkah deteksi dini bahan berbahaya.(Dok.Humas Polda NTB)

Lombok Barat, Halontb.com – Guna mengantisipasi masuknya bahan berbahaya melalui jalur laut, Unit Polsatwa Direktorat Samapta Polda NTB menggelar patroli bersama satwa K9 di kawasan Pelabuhan Lembar dan Perumahan Alana Resident Lembar, Lombok Barat, Senin (23/02/2026).

Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dini kemungkinan adanya bahan berbahaya, termasuk bahan peledak, yang berpotensi masuk ke wilayah NTB melalui salah satu pintu utama Pulau Lombok tersebut.

Kabid Humas Polda NTB, Mohammad Kholid, menjelaskan bahwa pengerahan anjing pelacak (K9) merupakan bagian dari strategi pengamanan terpadu yang dilakukan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Patroli kali ini dilakukan dengan mengikutsertakan anjing pelacak guna memastikan tidak ada bahan-bahan berbahaya yang masuk melalui Pelabuhan Lembar. Ini merupakan langkah antisipasi untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Personel Unit Polsatwa Direktorat Samapta Polda NTB bersama anjing pelacak K9 melakukan patroli pemeriksaan di area Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.(Dok.Humas Polda NTB)

Dalam pelaksanaannya, personel Polsatwa menyisir area pelabuhan, termasuk kendaraan dan barang bawaan yang masuk maupun keluar kawasan pelabuhan. Selain itu, patroli juga diperluas ke kawasan permukiman sekitar sebagai bentuk penguatan pengamanan wilayah penyangga.

Pelabuhan Lembar sendiri merupakan salah satu akses vital transportasi laut yang menghubungkan Lombok dengan berbagai daerah di Indonesia. Tingginya mobilitas penumpang dan distribusi barang menjadikan kawasan ini sebagai titik strategis yang memerlukan pengawasan ekstra.

Melalui patroli rutin dengan dukungan K9, Polda NTB berharap potensi ancaman keamanan dapat dicegah sejak dini, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan di wilayah tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

Kompak! Intip Kesiapan Kapolda, Gubernur, dan Danrem Jaga NTB Tetap Kondusif di Bulan Ramadhan
Sinergi Polri dan Polhut TNGR dalam Menjaga Kelestarian Ekosistem Gunung Rinjani
Operasi Keselamatan Rinjani 2026: Polres Lombok Barat Gelar Razia Stasioner, Tekan Angka Kecelakaan
Mobil Nyungsep ke Taman Bundaran GMS Gerung, Tim SAR Dit Samapta Polda NTB Langsung Turun Tangan !
Resmi Dimulai! Operasi Keselamatan Rinjani 2026 Incar Pelanggar Lalu Lintas di NTB Selama 14 Hari.
Pascahantaman Gelombang Pasang, Dirpolairud Polda NTB Pimpin Pembersihan Rumah Nelayan di Ampenan
Peringatan Hari Dharma Samudera 2026 di Lanal Mataram: Refleksi Patriotisme dan Transformasi Modernitas TNI AL
Komitmen Bersama, Polda Bali dan Media Siap Amankan Pilkada 2024 dari Ancaman Hoax dan Kampanye Negatif

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 06:34 WITA

Sebut Ketum PBNU Mengecewakan, Ribuan Jamaah Majelis Badruttamam Protes Pembatalan Sepihak

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:22 WITA

Menyapa Kampung Bugis Jelang Ramadan, W. Musyafirin Gaungkan Ibadah Khusyuk dan Kepedulian Umat

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:08 WITA

Sambut HUT ke-76 & Linmas ke-64: Satpol PP Lobar Kedepankan Paradigma Melayani Masyarakat

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:01 WITA

Viral Kabar Satpol PP Lobar Diusir Saat Razia PS, Begini Fakta Sebenarnya!

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:13 WITA

Gebrakan Asosiasi Pemuda NTB: Ancam Lapor Pusat Jika Izin Koperasi Tambang Tak Beres

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:25 WITA

Kemenhaj Lobar Rampungkan Manasik Lebih Awal, 837 Jemaah Siap Berangkat dalam 3 Kloter

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:04 WITA

Izin Tambang Rakyat NTB Mandek: Benarkah Karena Gubernur Abaikan Presiden? Simak Jawaban Teknis ESDM

Senin, 2 Februari 2026 - 06:04 WITA

Sinergi FDIK UIN Mataram dan Kemenhaj: Menstandardisasi Kompetensi Pembimbing Haji di Era Baru.

Berita Terbaru