Eksklusif dan Elitis, Relawan Iqbal-Dinda di Lombok Barat Membubarkan Diri

- Wartawan

Kamis, 17 Oktober 2024 - 04:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Sahabat Lombok Barat, Samsul Hadi Idris ( Gechung). (Foto: Istimewa)

Ketua Sahabat Lombok Barat, Samsul Hadi Idris ( Gechung). (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Gelombang perpecahan di tubuh tim pemenangan pasangan calon Gubernur NTB nomor urut 03, Lalu Muhammad Iqbal dan Indah Damayanti Putri, semakin kentara. Terbaru, relawan Sahabat Turki Lombok Barat yang sebelumnya menjadi pendukung utama paslon ini resmi membubarkan diri. Keputusan ini datang dari kekecewaan mendalam terhadap sikap yang dinilai terlalu elitis dari pasangan tersebut.

Samsul Hadi Idris, atau yang lebih dikenal sebagai Gechung, Ketua Sahabat Turki Lombok Barat, menjelaskan bahwa sikap eksklusif dan protokoler yang diterapkan oleh tim Iqbal-Dinda membuat relawan merasa terpinggirkan. Menurutnya, pasangan ini bertindak seolah sudah memenangkan kontestasi, padahal survei menunjukkan posisi mereka masih di urutan terbawah.

“Pasangan 03 bertindak seolah mereka sudah menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur. Padahal, kami masih bekerja keras di lapangan, tapi malah merasa terabaikan karena protokol yang terlalu kaku dan elitis,” ujar Gechung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Gechung menyoroti strategi kampanye yang tidak efektif, meskipun dukungan partai terus bertambah. Relawan dan simpatisan tidak melihat ada upaya nyata untuk memperluas dukungan di tingkat akar rumput, sehingga posisi elektoral Iqbal-Dinda stagnan.

“Koalisi besar yang dibentuk tidak diikuti dengan gerakan yang solid di lapangan. Ini membuat kami sulit untuk terus berjuang, dan pada akhirnya banyak relawan yang mundur, termasuk kami di Lombok Barat,” tambahnya.

Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi tim Iqbal-Dinda, terlebih karena relawan yang pergi bukan hanya di Lombok Barat, namun juga di beberapa daerah lainnya. Bagi Gechung, ini adalah sinyal bahwa jika tidak ada perubahan dalam strategi dan pendekatan, perpecahan bisa makin meluas.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PDI Perjuangan NTB Tegas! Musyafirin Dipecat Setelah Polemik Jabatan Komisaris Bank NTB Syariah
Breaking News: Zulkifli Hasan Resmi Tunjuk Budi Santoso Pimpin PAN NTB hingga 2029
H. Suhaili Diprediksi Unggul di Pilkades Taman Ayu 2026, Dukungan Disebut Merata di Sejumlah Dusun
Rayakan HUT ke-12, Perindo Lombok Barat Tebar Kebaikan Lewat Bakti Sosial
Kejutan di Hari Terakhir, Gufran Muncul dan Resmi Daftar Pilkades Sekotong Barat Pada Malam Hari
Ratusan Pendukung Antar Nurdinah di Hari Terakhir Pilkades Suka Makmur, Usung “Besopok Periri Dese”
Diiringi Gendang Beleq, Agus Sueb Daftar Pilkades Terong Tawah Bawa Gagasan Perubahan
Status Musyafirin di PDIP Disorot, Dekan FH Unram: Komisaris BUMD Tak Boleh masih Kader Aktif Partai

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Efek MotoGP Mandalika, Pelindo Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen dan Kendaraan 32 Persen

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:57 WITA

Bukan Hanya Balapan, Keandalan Listrik PLN Jadi Penopang Citra Mandalika di Panggung Dunia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:51 WITA

Mandalika Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan, PLN Hadirkan SPKLU Fast Charging Saat MotoGP 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:45 WITA

Di Balik Gemuruh MotoGP Mandalika, Keandalan Listrik Jadi Penopang Penting Suksesnya Balapan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Raul Fernandez Tercepat di Free Practice MotoGP Mandalika, PLN Siaga Kawal Kelistrikan Sirkuit

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:22 WITA

Beasiswa Bank NTB Syariah untuk 15 Mahasiswa Unram Disiapkan Berkelanjutan, Seleksi dan Evaluasi Jadi Perhatian

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:15 WITA

Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Buka Ruang Inovasi, Kemitraan Strategis Disiapkan untuk Jangka Panjang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:38 WITA

500 Personel PLN Dikerahkan, Mandalika Memasuki Jam-Jam Penentuan Jelang MotoGP

Berita Terbaru