Diiringi Gendang Beleq, Agus Sueb Daftar Pilkades Terong Tawah Bawa Gagasan Perubahan

- Wartawan

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal calon Kepala Desa Terong Tawah, Agus Sueb Biantara, saat menyampaikan paparan usai mendaftar di sekretariat panitia Pilkades, Senin (5/10/2026).(Foto: Halo NTB/Taufik)

Bakal calon Kepala Desa Terong Tawah, Agus Sueb Biantara, saat menyampaikan paparan usai mendaftar di sekretariat panitia Pilkades, Senin (5/10/2026).(Foto: Halo NTB/Taufik)

HALO NTB – LOMBOK BARAT, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026. Sebanyak 77 desa dijadwalkan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa tersebut, termasuk Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi.

Salah satu bakal calon yang mendaftarkan diri adalah Agus Sueb Biantara, putra asli Dusun Terong Tawah Timur. Pria yang akrab disapa Agus Sueb itu membawa sejumlah gagasan perubahan yang ingin diwujudkan untuk desanya.

Baca juga: Debut Spektakuler! H. Suhaili Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Taman Ayu, Diiringi Ratusan Pendukung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendaftaran bakal calon kepala desa di Desa Terong Tawah berlangsung semarak pada Senin (5/10/2026). Ratusan pendukung dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda, emak-emak, tokoh agama hingga tokoh masyarakat, turut mengantarkan bakal calon menuju kantor panitia pemilihan.

Menariknya iring-iringan pendukung juga dimeriahkan dengan tabuhan Gendang Beleq, musik tradisional Sasak yang menambah semarak suasana pendaftaran.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan verifikasi dokumen persyaratan, panitia menyatakan berkas pendaftaran Agus Sueb lengkap dan menerima pendaftarannya sebagai bakal calon Kepala Desa Terong Tawah.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Sueb memaparkan sejumlah persoalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian lebih serius. Persoalan tersebut menjadi salah satu alasan dirinya memutuskan maju dalam Pilkades Terong Tawah.

Baca juga: Didominasi Dukungan Anak Muda, Bambang Kurdi Sartono Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Buwun Sejati

Salah satu yang disorot adalah sektor kesehatan. Agus Sueb menilai Desa Terong Tawah membutuhkan fasilitas dasar berupa ambulans desa untuk membantu warga yang membutuhkan akses transportasi kesehatan.

“Satu-satunya Desa Terong Tawah ini yang tidak memiliki fasilitas dasar kesehatan seperti ambulans. Sementara desa-desa lain di sebelah timur, barat, dan utara, selalu ada ketika warga sakit, ambulans desa siap siaga untuk mengantar,” kata Agus Sueb.

Selain kesehatan, Agus Sueb menyoroti persoalan pengelolaan sampah. Ia menyebut sampah masih ditemukan di sejumlah ruas jalan dan sungai karena belum tersedianya sarana pengangkutan sampah yang memadai.

“Kendaraan sampah tidak ada. Kami dari forum memang ada kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup, seminggu sekali diangkut. Ke depan, kita akan buat kerja sama yang lebih akurat agar volume sampah yang begitu besar bisa teratasi,” ujarnya.

Baca juga: Pensiunan PDAM Giri Menang Muhammad Sa’i Resmi Maju Pilkades Lembar, Bawa Misi Perubahan

Agus Sueb juga menaruh perhatian pada keterlibatan pemuda dalam pembangunan desa. Menurutnya, generasi muda perlu diberi ruang untuk mengembangkan gagasan dan keterampilan yang dimiliki.

“Tidak adanya keterlibatan pemuda dalam pembangunan tentu akan menjadi nihil perjuangan itu. Padahal, pemuda di sini punya SDM yang cukup lumayan dan skill yang tidak tersalurkan,” tegasnya.

Selain itu, kondisi infrastruktur juga menjadi sorotan. Agus Sueb menyebut kondisi sejumlah jalan desa dan saluran air di pinggir jalan masih membutuhkan perhatian.

“Kita malu sebagai warga Desa Terong Tawah yang notabene adalah desa yang dianggap maju, namun pada faktanya seperti ini. Akhirnya kita dengan teman-teman membuat sebuah gerakan bagaimana supaya desa ini betul-betul terangkat dari keterpurukannya,” ujarnya.

Baca juga: Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Agus Sueb bukan orang baru dalam dunia kerja. Ia merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pernah bekerja selama sekitar 10 tahun di Korea Selatan.

Pengalaman tersebut turut membentuk pandangannya mengenai kedisiplinan, kebersihan, dan pengelolaan lingkungan. Ia ingin membawa pengalaman tersebut dalam upaya memperbaiki pengelolaan lingkungan di Desa Terong Tawah.

“Di negara-negara Asia Timur, tentang lingkungan dan kebersihan itu tentu paling utama. Hal-hal seperti itu yang kita mau dorong,” tuturnya.

Untuk mengatasi persoalan sampah, Agus Sueb memiliki gagasan menerapkan sistem pemilahan sampah. Salah satunya dengan menyediakan tempat sampah terpilah di setiap kios warga.

“Setiap kios diberikan tempat sampah plastik, botol susu, botol minuman, jadi bisa didaur ulang kembali,” paparnya.

Baca juga: Didominasi Dukungan Anak Muda, Bambang Kurdi Sartono Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Buwun Sejati

Dalam kontestasi Pilkades Terong Tawah, Agus Sueb mengusung jargon “Jujur, Adil, Transparan”. Ia menyebut jargon tersebut sebagai komitmen untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa yang terbuka dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Pendaftaran bakal calon di Desa Terong Tawah turut diwarnai antusiasme warga yang mengantarkan para pendaftar. Kehadiran berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat dan kalangan muda, menjadi bagian dari rangkaian tahapan Pilkades serentak 2026.

Dengan 77 desa yang dijadwalkan mengikuti Pilkades serentak, masyarakat di masing-masing desa nantinya akan menentukan calon kepala desa yang akan memimpin serta menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa sesuai ketentuan yang berlaku.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejutan di Hari Terakhir, Gufran Muncul dan Resmi Daftar Pilkades Sekotong Barat Pada Malam Hari
Ratusan Pendukung Antar Nurdinah di Hari Terakhir Pilkades Suka Makmur, Usung “Besopok Periri Dese”
Status Musyafirin di PDIP Disorot, Dekan FH Unram: Komisaris BUMD Tak Boleh masih Kader Aktif Partai
Debut Spektakuler! H. Suhaili Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Taman Ayu, Diiringi Ratusan Pendukung
Didominasi Dukungan Anak Muda, Bambang Kurdi Sartono Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Buwun Sejati
Musyafirin Tolak Mundur, Rachmat Hidayat Pastikan PDI-P Ambil Langkah Tegas
Pensiunan PDAM Giri Menang Muhammad Sa’i Resmi Maju Pilkades Lembar, Bawa Misi Perubahan
Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:43 WITA

Jelang MotoGP Mandalika 2026, ITDC-DLU Gelar Simulasi Pelayaran dan Perkuat Konektivitas Laut

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru