Program Konversi Motor Listrik SMKN 3 Mataram: Dampak Positif bagi Masyarakat dan Lingkungan

- Wartawan

Rabu, 10 Juli 2024 - 02:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program konversi motor menjadi Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) oleh Kementerian ESDM dan SMKN 3 Mataram menghasilkan penghematan biaya dan pengurangan emisi. (Foto: Dok. PLN)

Program konversi motor menjadi Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) oleh Kementerian ESDM dan SMKN 3 Mataram menghasilkan penghematan biaya dan pengurangan emisi. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Program konversi motor menjadi Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB) yang diinisiasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama SMKN 3 Mataram, membawa dampak signifikan dalam penghematan biaya rumah tangga dan pengurangan emisi lingkungan. Andi Rahmansyah dan Khairil Anwar, dua peserta program ini, membagikan pengalaman mereka yang menunjukkan keuntungan besar dari penggunaan motor listrik dibandingkan dengan motor berbahan bakar minyak (BBM).

Andi Rahmansyah mengungkapkan bahwa sejak menggunakan motor konversi, pengeluaran BBM yang biasanya mencapai Rp 50 ribu per minggu, kini telah hilang. “Saya charge di rumah, pengeluaran listrik saya juga tidak naik,” kata Andi. Selain itu, Andi menekankan bahwa ia tidak menemui kesulitan dalam mengakses Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang kini tersebar di wilayah NTB.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Khairil Anwar yang sebelumnya menghabiskan Rp 90 ribu per minggu untuk BBM. “Dengan motor konversi, biaya pengisian daya hanya sekitar Rp 4.500 per hari,” ujarnya. Khairil juga menyoroti efisiensi lain, yaitu tidak perlu lagi mengganti oli yang sebelumnya memerlukan dana sekitar Rp 140 ribu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua pengguna motor konversi ini juga mencatat manfaat lingkungan dari beralih ke motor listrik. Mereka masing-masing telah berkontribusi menurunkan emisi gas karbondioksida sebesar 1,9 kg per 40 km, menunjukkan potensi besar program ini dalam mengurangi polusi udara.

SMKN 3 Mataram, melalui kerja sama dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), telah berhasil menciptakan berbagai produk kendaraan listrik sejak 2021. General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di wilayah Nusra sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) untuk mendukung transisi energi dan pariwisata hijau di NTB.

Program konversi ini tidak hanya menawarkan efisiensi ekonomi bagi para pengguna, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian lingkungan, menjadikannya solusi yang menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PLN Tingkatkan Layanan SPKLU, Libur Nataru Jadi Momen Bersahabat Bagi Pengguna Kendaraan Listrik
NTB Menuju Era Energi Bersih: SMK Binaan PLN UIP Nusra Torehkan Prestasi di Perayaan HUT ke-66
Ganti Rugi Proyek PLTP Ulumbu 5-6: Bukti Nyata Kolaborasi PLN dan Masyarakat Manggarai
PLN Bersama Puskesmas Ponggeok Gencarkan Pengobatan Gratis dan Cegah Stunting di Desa Mocok dan Lungar
PLN UIP Nusra Diakui Sebagai Pelopor Kendaraan Listrik di NTT, Raih Pos Kupang Award 2024
Peluncuran Sertifikat Bengkel Konversi SMK Santo Aloisius Ruteng, Langkah Nyata Menuju NTT yang Lebih Hijau dan Berkelanjutan
PLN Pastikan Diskon Listrik 50% Otomatis, Pemerintah Beri Angin Segar Bagi 97% Pelanggan
Sentuh Ekonomi dan Spiritual Warga Lembata, PLN UIP Nusra Kembangkan Pertanian dan Bangun Kapela di Nubahaeraka

Berita Terkait

Minggu, 2 November 2025 - 14:03 WITA

Ketika Tanah Negara ‘Disulap’ Jadi Milik Pribadi: Praperadilan Mantan Pejabat BPN Ambruk di Mataram

Senin, 27 Oktober 2025 - 23:25 WITA

“Baju Seragam, Tangan Bercincin, dan Pitingan Maut” Dua Polisi Diperkarakan atas Kematian Rekan Sendiri

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:36 WITA

Di Balik Nama Pembangunan: Dugaan Korupsi Lahan MXGP Samota Menganga

Selasa, 21 Oktober 2025 - 06:45 WITA

Lapas Lombok Barat Tegaskan Komitmen Berantas Halinar Lewat Deklarasi Nasional Imipas 2025

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:43 WITA

Istri Polisi Tersangka Pembunuhan, Tekanan Ekonomi Jadi Akar Tragedi Lembar

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:40 WITA

Dana Siluman Pokir: Ketika Uang Kembali, Tapi Keadilan Tak Pernah Datang

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:36 WITA

Kasus Brigadir Esco: Briptu RS dan 4 Tersangka Terancam Hukuman Berat Pasal 340 KUHP

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:53 WITA

Kuripan Berduka: Tubuh Roni Gantung Kaku, Pagi Bersuara Sunyi

Berita Terbaru