Kejar Dekarbonisasi, PLN NTB Tingkatkan 87,41 Persen Pemakaian Biomassa di Tahun 2023

- Wartawan

Kamis, 22 Februari 2024 - 03:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Saya menyampaikan terimakasih kepada PLN, yang telah bekerja keras untuk mewujudkan apa yang menjadi tujuan kita bersama. Tanpa kerja keras Bapak Ibu jajaran PLN semuanya, mustahil ini bisa kita capai, karena ini tidak mudah. Tapi kalau PLN hanya ingin pada posisi aman saja, untuk apa capek-capek memikirkan satu hal yang baru, satu hal yang tidak masuk akal barangkali, tetapi karena PLN sudah serius mendengarkan aspirasi masyarakat, pemerintah untuk kita menuju green energy yang kita cita-citakan ini”, tambahnya.

“Saya sekali lagi atas nama atas nama pemerintah Provinsi NTB, selaku Kadis ESDM Provinsi NTB, menyampaikan sekali lagi terima kasih yang sebesar-besarnya. Mudah-mudahan Bapak bersama jajaran diberikan kekuatan dan semangat untuk terus memperjuangkan ini yang pada akhirnya nanti kita bisa nikmati bersama, Net Zero Emission yang kita sama-sama perjuangkan ini”, tutup beliau.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Sudjarwo menyebutkan bahwa pemakaian Biomassa di Pulau Lombok pada tahun 2023 mencapai 8.581,14 Ton atau meningkat sebesar 103,20 persen sedangkan pemakaian Biomassa di Pulau Sumbawa mencapai 2.434,22 Ton atau meningkat sebesar 47,12 persen. Hal ini merupakan upaya dekarbonisasi menuju Net Zero Emission.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penggunaan Biomassa pada proses co-firing di PLTU di NTB cukup menggembirakan. Terbukti bahwa dengan pemakaian Biomassa sebesar 11.015,36 Ton selama tahun 2023, mampu menghasilkan listrik sebesar 8.267 MWh atau sebesar 128,77 persen, melampaui dari target yang diberikan PLN Pusat”, ujarnya.

“Produksi listrik dari proses co-firing Biomassa sendiri sebesar 7,21% dari produksi listrik energi baru terbarukan di provinsi NTB. Komposisi penghasil energi bersih terbesar memang masih dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) yakni sebesar 49,56 persen dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 43,24 persen. Meskipun lebih rendah daripada PLTS, namun penggunaan Biomassa ini mampu berfungsi sebagai base load sistem kelistrikan, yakni tidak terbatas waktu penggunaan selama sumber bahan bakunya tersedia. Hal ini berbeda dengan PLTS yang bersifat intermittent atau tergantung pada paparan sinar matahari”, imbuhnya.

“Untuk meningkatkan penggunaan Biomassa, PLN tentunya tidak bisa berjalan sendiri, kami membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat. Terimakasih atas dukungan masyarakat NTB, bersama kita akan wujudkan Net Zero Emission untuk menghadirkan energi bersih yang berkelanjutan”, tutup Djarwo.

Editor: Dewa Reza 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PLN Tingkatkan Layanan SPKLU, Libur Nataru Jadi Momen Bersahabat Bagi Pengguna Kendaraan Listrik
NTB Menuju Era Energi Bersih: SMK Binaan PLN UIP Nusra Torehkan Prestasi di Perayaan HUT ke-66
Ganti Rugi Proyek PLTP Ulumbu 5-6: Bukti Nyata Kolaborasi PLN dan Masyarakat Manggarai
PLN Bersama Puskesmas Ponggeok Gencarkan Pengobatan Gratis dan Cegah Stunting di Desa Mocok dan Lungar
PLN UIP Nusra Diakui Sebagai Pelopor Kendaraan Listrik di NTT, Raih Pos Kupang Award 2024
Peluncuran Sertifikat Bengkel Konversi SMK Santo Aloisius Ruteng, Langkah Nyata Menuju NTT yang Lebih Hijau dan Berkelanjutan
PLN Pastikan Diskon Listrik 50% Otomatis, Pemerintah Beri Angin Segar Bagi 97% Pelanggan
Sentuh Ekonomi dan Spiritual Warga Lembata, PLN UIP Nusra Kembangkan Pertanian dan Bangun Kapela di Nubahaeraka

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:33 WITA

Kloter Terakhir Tiba, Seluruh Rangkaian Haji Embarkasi Lombok Resmi Berakhir

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:53 WITA

Hingga Hari ke-14 Debarkasi Lombok, 11 Kloter dengan Total 4.313 Jemaah Haji NTB Telah Kembali

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:53 WITA

Innalillahi! Satu Lagi Jemaah Haji Asal NTB Wafat, Total Kini Capai 12 Orang

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:23 WITA

Jemaah Haji NTB Wafat: Kemenhaj Fasilitasi Santunan Rp54,1 Juta dan Pengembalian Barang

Senin, 8 Juni 2026 - 01:47 WITA

Kabar Duka: 11 Jemaah Haji NTB Wafat di Tanah Suci, Ini Daftar Daerah Asalnya

Senin, 8 Juni 2026 - 00:23 WITA

Hingga Kloter 5, Kemenhaj NTB Pastikan 1.963 Jemaah Haji Tiba di Lombok dalam Kondisi Sehat

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:32 WITA

Tiba dengan Selamat di Tanah Air, 393 Jemaah Haji Lombok Barat Disambut Langsung Bupati LAZ

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:25 WITA

Tiba di Tanah Air, Jemaah Haji Kloter 2 Lombok Tengah Resmi Diserahkan ke Pemkab

Berita Terbaru