Belajar Prinsip dari Negeri Samurai

- Wartawan

Jumat, 25 Agustus 2023 - 12:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

D. Konsep Kaizen

Konsep kaizen menitikberatkan pada ketepatan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan. Maksudnya bahwa kita dalam bekerja harus fokus dan tidak boleh menunda-nunda pekerjaan agar cepat selesai sesuai jadwal yang di inginkan.

Terlambat dan tidak tepat waktu bisa menjadi sebuah kerugian bagi diri sendiri, perusahaan, tempat bekerja dan masyarakat. Agar bisa menghasilkan hasil yang berkualitas, perlu waktu dan biaya yang maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh sebab itu, sangat jarang kita lihat ada warga Jepang yang datang terlambat ke tempat mereka bekerja dan beraktifitas. Mereka juga umumnya akan segan pulang lebih awal serta sangat disiplin dalam membedakan waktu kerja dan istirahat.

E. Tidak ada pekerjaan yang remeh temeh

Seringan apapun, orang Jepang tidak pernah menganggap remeh suatu pekerjaan. Relalita yang ada, perusahaan Jepang mengajarkan seluruh stafnya untuk bekerja dengan baik mulai dari tingkat terbawah sekalipun. Tanpa pandang bulu. Melalui prinsip ini, staf di sana diajarkan tentang kemandirian dan mengenal semua lini produksi perusahaan atau kantor dengan baik.

Untuk perusahaan di Jepang, karyawan dan staf adalah sebuah investasi berharga. Makanya, ia harus mengenal perusahaannya dengan baik dari level terendah. Untuk itulah, supaya meningkatkan produktivitas kerja kita, sudah selayaknya kita meniru etos kerja warga Jepang di atas. Mari kita renungkan juga kata-kata presiden pertama NKRI.

• Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.

• Jika kita memiliki keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya.

• Negara ini, Republik Indonesia bukan milik kelompok manapun, juga agama, atau kelompok etnis manapun, atau kelompok dengan adat dan tradisi apa pun, tapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke.

• Bunga mawar tidak pernah mempropagandakan harumnya, namun keharumannya dengan sendirinya menyebar melalui sekitarnya.

• Seribu orang tua bisa bermimpi, satu orang pemuda bisa mengubah dunia.

• Berikan aku sepuluh pemuda, akan ku goncangkan dunia.

Selamat Bekerja dan Beraktifitas

Tokyo

Jumat, 25 Agustus 2023

Dr. dr. Rohadi Sp.BS, Subsp.N-Onk (K), M.H.Kes

Dokter Ahli Bedah Saraf

Konsultan Neuro-onkologi

Fak. Kedokteran Unram/RSUD Provinsi NTB

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Di Balik Kilau Tambang: Menakar Dampak AMNT bagi Masyarakat KSB
DPRD KSB dalam Prahara: Badai Skandal atau Sekadar Drama Penegakan Hukum?
E-Katalog dan Ilusi Transparansi Digital
Revitalisasi Bank Sampah: Kunci Keberhasilan Pengelolaan Sampah di Lombok
Hijau Bernilai: Ketika Pohon Sengon Menjadi Penyelamat Sumbawa
Menakar Peran Lembaga Nilai dalam Legislasi Daerah: Refleksi atas Perda Penyakit Masyarakat di KSB
TGB Pilih Saudara atau Sahabat?
Dukungan Penuh Rusmin Abdul Gani kepada Anindya Bakrie Sebagai Ketum Kadin Baru

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:33 WITA

Perkuat Karakter dan Kesejahteraan Guru, Gubernur NTB: Jadilah Teladan yang Dicintai Murid

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:01 WITA

NIP dan Gaji Puluhan PPPK Paruh Waktu Lobar Macet, DPRD Desak BKD Segera Tuntaskan Administrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:49 WITA

Nasib 1.632 Guru Honorer Lobar di Ujung Tanduk, Sasaka Nusantara Siapkan ‘Perang’ Advokasi hingga ke Pusat

Senin, 27 April 2026 - 08:28 WITA

Inspiratif! Kepala MAN Lobar Beri Apresiasi dan Penghargaan bagi Dua Atlet Pencak Silat Peraih Medali

Senin, 27 April 2026 - 08:25 WITA

Siswa MAN Lombok Barat Sabet Dua Medali di Mataram Open Pencak Silat Tournament 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:16 WITA

Sentuh Hati Ratusan Siswa di Mataram, Mendes PDT: Doa Orang Tua Adalah ‘Jalan Tol’ Menuju Sukses

Selasa, 14 April 2026 - 09:31 WITA

Sekolah Rakyat di NTB, Hadirkan Pendidikan Aman, Ramah bagi Anak dan Kelompok Rentan

Senin, 13 April 2026 - 17:06 WITA

Dari Proyek ke Dampak, Satker Prasarana Strategis NTB Ubah Arah Pembangunan Lebih Berorientasi Publik

Berita Terbaru