Hendra Setiawan Pensiun, Indonesia Kehilangan Legenda Bulu Tangkis

- Wartawan

Sabtu, 7 Desember 2024 - 11:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unggahan Instagram Pemain Bulu Tangkis Indonesia, Hendra Setiawan. (Instagram.com/@hendrasansan)

Unggahan Instagram Pemain Bulu Tangkis Indonesia, Hendra Setiawan. (Instagram.com/@hendrasansan)

Halontb.com – Dunia bulu tangkis Indonesia resmi kehilangan salah satu legenda terbaiknya. Hendra Setiawan, pemain ganda putra yang dikenal dengan kelihaiannya di net dan segudang prestasi internasional, memutuskan pensiun setelah 35 tahun mengukir sejarah emas.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Rabu (4/12/2024), Hendra mengumumkan bahwa Indonesia Masters 2025 akan menjadi turnamen terakhirnya. Keputusan ini didorong oleh keinginannya untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga setelah bertahun-tahun berjibaku di lapangan.

“Saya rasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri perjalanan saya sebagai atlet badminton. Semua impian saya sudah terwujud, dan sekarang saatnya fokus pada keluarga,” ujar Hendra melalui akun Instagramnya @hendrasansan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya di Instagram, Hendra juga mengunggah video berdurasi sembilan menit di kanal YouTube pribadinya. Dalam video itu, ia menjelaskan alasannya gantung raket, termasuk rasa tanggung jawab kepada sponsor dan performa yang ia anggap tak lagi maksimal.

“Tidak enak jika hanya ikut-ikut tanpa hasil memuaskan. Kita harus menghormati sponsor dan pendukung yang percaya kepada kita,” kata Hendra.

Netting Mematikan: Gaya Khas yang Tak Tertandingi

Sepanjang kariernya, Hendra dikenal sebagai pemain dengan netting tajam yang sering kali menjadi kunci kemenangan. Teknik ini, katanya, terinspirasi dari idolanya, Tony Gunawan, peraih emas Olimpiade 2000 Sydney.

“Saya banyak belajar dari Tony. Dulu saya selalu menonton videonya dan mencoba meniru gaya permainannya. Tapi karena tidak bisa sepenuhnya, saya kembangkan jadi gaya saya sendiri,” ujar Hendra dalam sebuah wawancara bersama PBSI pada 2020.

Kemampuannya di net bahkan membuatnya dijuluki “Raja Netting” oleh para pengamat bulu tangkis. Hendra juga mengakui bahwa Kevin Sanjaya adalah penerus generasi muda dengan teknik permainan yang luar biasa, bahkan di atas dirinya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ajang Bergengsi Karate Piala Kapolri 2026 Siap Panaskan GOR Nambo Jaya
Pengurus Cabor Pickleball Sumbawa Dikukuhkan, Target 1 Emas di Porprov 2026
Wow! MAN Lombok Barat Raih Prestasi Gemilang pada Kejuaraan Daerah Karate Mayura Cup 3 2026
Menuju PON 2028: NTB–NTT Siap Tawarkan Model Penyelenggaraan Baru
Justitia Fight Sport Siap Guncang Ring NTB: 32 Fighter Akan Adu Nyali di Mataram
Zabur: Dukung MotoGP Mandalika 2025, Tapi Hak Warga Jangan Dikesampingkan
Ketua Bardam Nusa Ajak Masyarakat Dukung dan Sukseskan MotoGP Mandalika 2025
Ketua Forum Kadus Ajak Warga Desa Kuta Berperan Aktif Sukseskan MotoGP Mandalika

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:33 WITA

Perkuat Karakter dan Kesejahteraan Guru, Gubernur NTB: Jadilah Teladan yang Dicintai Murid

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:01 WITA

NIP dan Gaji Puluhan PPPK Paruh Waktu Lobar Macet, DPRD Desak BKD Segera Tuntaskan Administrasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:49 WITA

Nasib 1.632 Guru Honorer Lobar di Ujung Tanduk, Sasaka Nusantara Siapkan ‘Perang’ Advokasi hingga ke Pusat

Senin, 27 April 2026 - 08:28 WITA

Inspiratif! Kepala MAN Lobar Beri Apresiasi dan Penghargaan bagi Dua Atlet Pencak Silat Peraih Medali

Senin, 27 April 2026 - 08:25 WITA

Siswa MAN Lombok Barat Sabet Dua Medali di Mataram Open Pencak Silat Tournament 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:16 WITA

Sentuh Hati Ratusan Siswa di Mataram, Mendes PDT: Doa Orang Tua Adalah ‘Jalan Tol’ Menuju Sukses

Selasa, 14 April 2026 - 09:31 WITA

Sekolah Rakyat di NTB, Hadirkan Pendidikan Aman, Ramah bagi Anak dan Kelompok Rentan

Senin, 13 April 2026 - 17:06 WITA

Dari Proyek ke Dampak, Satker Prasarana Strategis NTB Ubah Arah Pembangunan Lebih Berorientasi Publik

Berita Terbaru