Home / NTB

Resmi Jadi Jemaah Haji Termuda Lobar 2026, Astriani Wahyuni: Haji untuk Ibu, Pengabdian untuk Lansia

- Wartawan

Kamis, 23 April 2026 - 15:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Astrina Wahyuni (22), calon jemaah haji termuda asal Lombok Barat, bersiap berangkat ke Tanah Suci bersama Kloter 3. (Foto: istimewa)

Astrina Wahyuni (22), calon jemaah haji termuda asal Lombok Barat, bersiap berangkat ke Tanah Suci bersama Kloter 3. (Foto: istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com – Pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Lombok Barat menghadirkan kisah inspiratif dari kalangan generasi muda. Di tengah dominasi jemaah berusia lanjut, Astrina Wahyuni (22) mencatatkan diri sebagai calon jemaah haji (CJH) termuda tahun ini, dengan membawa semangat pengabdian lintas generasi dalam perjalanannya menuju Tanah Suci.

Keberangkatan Astrina yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Lombok tidak semata dimaknai sebagai pemenuhan rukun Islam kelima. Ia melihat momentum ini sebagai amanah moral untuk turut membantu para jemaah lansia selama menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.

“Tentu ada rasa tegang karena saya yang paling muda. Tapi saya merasa punya tanggung jawab lebih untuk membantu bapak dan ibu jemaah lansia,” ujar Astrina saat ditemui menjelang keberangkatan, Kamis (23/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di usia yang relatif muda, Astrina menunjukkan kesiapan yang matang. Ia telah mengikuti manasik haji secara intensif serta aktif dalam kegiatan pembinaan keagamaan di lingkungannya. Bekal tersebut dinilai krusial mengingat ibadah haji menuntut kesiapan fisik, mental, dan spiritual secara menyeluruh.

“Persiapannya sudah matang melalui manasik dan bimbingan. Alhamdulillah sejauh ini semua berjalan lancar,” tuturnya.

Dukungan keluarga dan lingkungan menjadi penguat langkah Astrina. Namun di balik semangat tersebut, tersimpan harapan personal yang mendalam. Ia bertekad memanfaatkan kesempatan berada di depan Ka’bah untuk memanjatkan doa terbaik bagi almarhumah ibundanya.

“Harapan terbesar saya, bisa berdoa agar ibu saya ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah,” ucapnya haru.

Keikutsertaan Astrina dalam ibadah haji tahun ini juga melalui mekanisme pelimpahan porsi dari orang tuanya yang telah wafat. Melalui skema tersebut, nomor antrean haji yang sebelumnya dimiliki orang tuanya dialihkan kepada ahli waris, sehingga ia dapat berangkat lebih awal.

Secara keseluruhan, Astrina merupakan bagian dari 843 CJH asal Kabupaten Lombok Barat yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini. Para jemaah terbagi ke dalam tiga kloter, yakni Kloter 3, Kloter 8, dan Kloter 15. Untuk Kloter 3 sebagai gelombang pertama, jumlah jemaah tercatat sebanyak 393 orang, terdiri atas 198 laki-laki dan 195 perempuan.

Panitia penyelenggara memastikan seluruh jemaah dalam kondisi siap berangkat setelah melalui tahapan pemeriksaan kesehatan dan pembinaan. Hingga menjelang keberangkatan, tidak terdapat kekurangan kuota dalam rombongan, yang menandakan kesiapan administratif dan teknis berjalan optimal.

Kehadiran Astrina sebagai jemaah termuda dinilai membawa energi baru dalam penyelenggaraan ibadah haji yang selama ini identik dengan kelompok usia matang. Peran jemaah muda diharapkan mampu menjadi pendamping informal bagi jemaah lansia, khususnya dalam aspek mobilitas, komunikasi, hingga dukungan emosional selama berada di Tanah Suci.

Lebih jauh, kisah Astrina menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tidak menunda kesempatan menunaikan ibadah haji ketika telah memiliki kemampuan, baik secara finansial maupun kesiapan diri.

Dengan semangat pengabdian yang diusung, Astrina Wahyuni tidak hanya berangkat sebagai jemaah, tetapi juga sebagai representasi kepedulian dan solidaritas antargenerasi. Kehadirannya diharapkan memberikan kontribusi positif sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru
Hingga Hari ke-17, 4.709 Jemaah dan Petugas Haji NTB Telah Tiba di Arab Saudi
Pemprov NTB–BBPOM Mataram Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Era Digital
Resmi! Komdigi Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pemprov NTB Siap Kawal

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:58 WITA

Kembalikan Figur Ayah di Sekolah, SMKN 1 Gerung Jadi Pelopor Gerakan GEMAR di NTB

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:11 WITA

Cetak Prestasi Nasional, Dua Siswi MAN Lombok Barat Raih Emas di AKSI 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:33 WITA

Belajar Sambil Bermain, Polda NTB Kenalkan Unit Polisi Satwa ke Siswa Sekolah Rakyat Lombok Barat

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:52 WITA

Sukses Jalankan Transformasi Digital, Kepala MAN Lombok Barat Apresiasi Kelancaran ASAS Berbasis CBT

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:30 WITA

Harumkan NTB di Tingkat Nasional, Siswa MAN Lombok Barat Sabet Medali Emas Islamic Olympiade VII

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:33 WITA

Perkuat Karakter dan Kesejahteraan Guru, Gubernur NTB: Jadilah Teladan yang Dicintai Murid

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:16 WITA

Luar Biasa ! Dua Siswi MAN Lombok Barat Raih Medali di NTB Science Competition 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:01 WITA

NIP dan Gaji Puluhan PPPK Paruh Waktu Lobar Macet, DPRD Desak BKD Segera Tuntaskan Administrasi

Berita Terbaru