Home / NTB

NTB Tinggalkan Panggung Seleksi, ASN Ditantang Buktikan Kinerja Nyata

- Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov NTB menegaskan langkah menuju birokrasi modern melalui kebijakan Manajemen Talenta ASN yang menitikberatkan kinerja, potensi, dan integritas aparatur.(Foto: Istimewa)

Pemprov NTB menegaskan langkah menuju birokrasi modern melalui kebijakan Manajemen Talenta ASN yang menitikberatkan kinerja, potensi, dan integritas aparatur.(Foto: Istimewa)

Halontb.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengambil langkah berani dengan mengakhiri tradisi seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi. Kebijakan ini bukan sekadar perubahan mekanisme, melainkan pergeseran filosofi dalam membangun birokrasi yang profesional dan berkeadilan.

Manajemen Talenta ASN dipilih sebagai arah baru pengembangan karier aparatur. Dalam sistem ini, ASN tidak lagi “berpacu di panggung seleksi”, melainkan diuji melalui konsistensi kinerja, kapasitas kepemimpinan, dan integritas yang terbangun dari waktu ke waktu.

Pemprov NTB menegaskan bahwa seleksi terbuka yang akan segera dibuka untuk sejumlah jabatan strategis merupakan fase penutup. Selanjutnya, seluruh proses promosi dan rotasi jabatan akan bertumpu pada pemetaan talenta berbasis kinerja dan potensi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini secara implisit juga menjadi pesan keras bagi ASN: era kompromi terhadap kinerja sedang menuju akhir. ASN dituntut tidak hanya loyal secara struktural, tetapi juga mampu menunjukkan dampak nyata bagi pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Meski demikian, keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada kesiapan internal birokrasi. Penilaian kinerja harus objektif, indikator harus jelas, dan pimpinan harus berani menolak intervensi non-profesional. Tanpa itu, manajemen talenta berpotensi menjadi sekadar slogan reformasi.

Pemerintah Provinsi NTB menyadari tantangan tersebut dan menyatakan komitmen untuk menjalankan sistem merit secara konsisten. Jika berhasil, NTB tidak hanya meninggalkan “beauty contest” jabatan, tetapi juga membangun birokrasi modern yang matang, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan publik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SOTK Baru Berlaku, Pemprov NTB Lakukan Transisi Besar-Besaran Struktur Birokrasi
Dari Taman Sangkareang, Kemenag Tegaskan Peran Strategis Agama dalam Merawat Indonesia yang Damai dan Maju
Mobilitas Akhir Tahun Meningkat, ASDP Kayangan Pastikan Penyeberangan Tetap Tertib dan Terkendali
Di Akhir Masa Tugas, PUPR Lombok Barat Tekankan Keberlanjutan dan Manfaat Proyek Infrastruktur
Lonjakan Tagihan Air, PDAM Giri Menang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini dan Pelaporan Meter Mandiri
Mengejar Tenggat, Menantang Alam: Kisah di Balik Kejar Tayang Proyek Infrastruktur NTB Menjelang HUT ke-67
Kadis PUPR NTB ‘Blunder’, Pemuda Pancasila NTB Sindir Jabatan Bisa Hilang Gara-Gara Lidah !
Uang Masuk Jadi Tiket Kerja ? Bupati Lombok Barat: Laporkan, Jangan Diam !

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:48 WITA

Korban Dugaan Penipuan Kripto Diperiksa Polisi, Nama Timothy Ronald Disorot

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:29 WITA

Dari Rumah Tangga ke Meja Hijau: Perkara Pembunuhan Brigadir Esco Segera Disidangkan

Senin, 12 Januari 2026 - 16:45 WITA

Bantuan untuk Petani, Panen untuk Oknum: Skandal Combine Harvester Pokir Dibedah Jaksa

Rabu, 7 Januari 2026 - 04:59 WITA

Mahfud MD Ingatkan Bahaya Pembiaran Teror terhadap Aktivis dan Influencer

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:07 WITA

Sidang Eksepsi Kasus GTI, Penasihat Hukum Tegaskan Mawardi Khairi Tak Terima Uang Negara

Senin, 29 Desember 2025 - 15:50 WITA

Proyek Jalan Lendang Re–Menjut Dipaksakan di Akhir Tahun, Siapa Pengambil Keputusan Sebenarnya ?

Sabtu, 20 Desember 2025 - 12:38 WITA

Tiga Pekan Jalan di Tempat, Polisi Ungkap Alasan Lambannya Penanganan Dugaan Penipuan Proyek Dapur MBG Rp1,2 Miliar di Lombok Barat

Selasa, 11 November 2025 - 10:37 WITA

Sirkuit Samota: Dari Mimpi Balapan Dunia Jadi Lintasan Skandal Anggaran Rp53 Miliar

Berita Terbaru