Home / NTB

Lonjakan Tagihan Air, PDAM Giri Menang Tekankan Pentingnya Deteksi Dini dan Pelaporan Meter Mandiri

- Wartawan

Jumat, 19 Desember 2025 - 09:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut PTAM Giri Menang, Sudirman. (Foto: Istimewa)

Dirut PTAM Giri Menang, Sudirman. (Foto: Istimewa)

Halontb.com –  Isu lonjakan tagihan air yang dialami sebagian pelanggan menjadi momentum evaluasi sekaligus edukasi bagi PT Air Minum Giri Menang (Perseroda). Manajemen PDAM menilai, persoalan tersebut tidak bisa dilepaskan dari minimnya deteksi dini kebocoran instalasi rumah tangga serta keterbatasan akses pembacaan meter oleh petugas lapangan.

Direktur Utama PTAM Giri Menang, Sudirman, mengatakan bahwa kebocoran instalasi di dalam rumah sering kali terjadi tanpa disadari pelanggan, terutama pada sambungan pipa yang tertanam atau jarang diperiksa.

“Kami sering menemukan lonjakan pemakaian yang ternyata berasal dari kebocoran instalasi pelanggan sendiri. Karena berada setelah meter, kebocoran tersebut menjadi tanggung jawab pelanggan,” jelasnya, Jumat (19/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, PDAM baru dapat mengetahui adanya lonjakan konsumsi air saat pembacaan meter bulanan. Apabila sebelumnya rumah tidak dapat diakses, maka pemakaian akan terakumulasi pada periode berikutnya.

Dorong Partisipasi Aktif Pelanggan

Untuk mengantisipasi hal tersebut, PDAM mendorong pelanggan agar berperan aktif dengan melaporkan angka meter secara mandiri melalui kanal digital yang telah disediakan, seperti WhatsApp Center dan aplikasi Pepadu.

“Pelaporan mandiri membantu mencegah akumulasi tagihan dan memberi kepastian kepada pelanggan,” ujarnya.

Sudirman memastikan bahwa pembacaan meter oleh petugas dilakukan secara elektronik dan terjadwal setiap bulan. Sistem ini dinilai lebih akurat dan transparan karena data tercatat secara real time.

Standar Kualitas dan Penanganan Gangguan

Terkait kualitas air, Sudirman menegaskan bahwa PDAM melakukan pengolahan dan pengujian air secara berkala sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Meski demikian, ia mengakui bahwa dalam kondisi tertentu, kualitas fisik air dapat berubah akibat gangguan teknis di jaringan distribusi.

“Gangguan seperti air keruh biasanya bersifat sementara dan segera ditangani dengan pembersihan jaringan,” katanya.

Kebijakan Penagihan dan Pengaduan

PDAM juga menegaskan bahwa penagihan dilakukan berdasarkan angka meter yang terbaca. Untuk pelanggan yang menunggak, pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas, sementara penutupan aliran air dilakukan setelah dua bulan tidak melakukan pembayaran.

Manajemen PDAM menilai sistem pengaduan saat ini sudah cukup terbuka dan mudah diakses. Setiap laporan yang masuk akan mendapatkan nomor tracking yang memungkinkan pelanggan memantau progres penanganan.

Komitmen Jangka Panjang

Dalam upaya meningkatkan kontinuitas distribusi air, PDAM Giri Menang menyiapkan penambahan sumber air baru melalui proyek SPAM Dodokan dan Meninting yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

“Perbaikan layanan tidak bisa instan, tetapi kami berkomitmen melakukan pembenahan secara berkelanjutan dan transparan,” tutup Sudirman.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

Izin Tambang Rakyat NTB Mandek: Benarkah Karena Gubernur Abaikan Presiden? Simak Jawaban Teknis ESDM
Sinergi FDIK UIN Mataram dan Kemenhaj: Menstandardisasi Kompetensi Pembimbing Haji di Era Baru.
Kado Terindah Awal Tahun! 2.997 Tenaga Honorer Lobar Akhirnya Resmi Berstatus ASN
Pemprov NTB dan Direktorat PPA Polda NTB Kolaborasi Berantas Kejahatan Siber Terhadap Perempuan dan Anak
VIRAL! Potret Memprihatinkan Janda Miskin Ekstrem di Kuripan Selatan, Menanti Uluran Tangan Pemerintah
Dari Bantuan Hingga Asesmen, YBM PLN Petakan Luka Banjir di Sekotong Lombok Barat
Akses Lumpuh Total, DPRD Lombok Barat Minta Perbaikan Jembatan Sedau Jadi Prioritas Utama
Sadis dan Misterius! Mr X Ditemukan Tewas Terbakar di Sekotong, Polisi Selidiki Unsur Pembunuhan

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:22 WITA

Resmi! Kasat Narkoba Polres Bima Kota Ditetapkan sebagai Tersangka dan Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:26 WITA

Digugat PMH, BTN Cabang Mataram Terancam Uji Legalitas Appraisal dan Lelang Aset

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:21 WITA

Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:16 WITA

Berbekal Rekaman CCTV, Tim Puma Polda NTB Berhasil Tangkap Residivis Jambret Lintas Wilayah

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:42 WITA

Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WITA

Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:27 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WITA

Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar

Berita Terbaru