Home / NTB

Klarifikasi Keluarga Buka Fakta Lain di Balik Kisah Mualaf di Mataram

- Wartawan

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret kebersamaan keluarga Ida Made Arka sebelum munculnya klarifikasi dan hak jawab terkait pemberitaan yang berkembang di ruang publik.(Foto: Istimewa)

Potret kebersamaan keluarga Ida Made Arka sebelum munculnya klarifikasi dan hak jawab terkait pemberitaan yang berkembang di ruang publik.(Foto: Istimewa)

Halontb.com – Kisah perpindahan keyakinan yang sebelumnya diberitakan sebagai perjalanan spiritual satu keluarga di Mataram kini memasuki babak baru. Keluarga inti Ida Made Arka secara resmi menyampaikan klarifikasi dan hak jawab, menyusul pemberitaan yang dinilai belum mengungkap fakta secara menyeluruh.

Melalui surat tertulis yang diterima redaksi, anak kandung Ida Made Arka, Ida Bagus Putu Prayogi, menyampaikan bahwa terdapat informasi penting yang luput dari pemberitaan sebelumnya, khususnya terkait status perkawinan dan kondisi internal keluarga.

Dalam klarifikasinya, keluarga menegaskan bahwa hingga saat ini Ida Made Arka masih terikat dalam perkawinan sah secara hukum dan adat dengan istri pertamanya, Desak Putu Swastuti. Menurut keluarga, tidak pernah ada perceraian yang diputuskan melalui mekanisme hukum sebagaimana diatur dalam perundang-undangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga juga menyatakan keberatan atas informasi mengenai pernikahan dengan perempuan lain yang disebut dalam pemberitaan sebelumnya. Mereka menegaskan bahwa istri sah tidak pernah mengetahui maupun memberikan izin atas pernikahan tersebut, sehingga menimbulkan persoalan serius dalam lingkup keluarga.

Lebih jauh, keluarga turut meluruskan identitas perempuan yang disebut sebagai istri. Berdasarkan keterangan yang disampaikan, perempuan tersebut awalnya beragama Islam, kemudian menikah dengan laki-laki beragama Hindu dan memiliki dua orang anak. Setelah berpisah dengan suami sebelumnya, perempuan tersebut kembali menyatakan diri memeluk Islam. Fakta ini, menurut keluarga, tidak dijelaskan secara utuh kepada publik.

Terkait perpindahan keyakinan, keluarga menegaskan tetap menghormati kebebasan beragama sebagai hak setiap individu. Namun mereka menilai, keputusan tersebut tidak dapat dilepaskan dari konsekuensi hukum, sosial, dan tanggung jawab keluarga yang menyertainya.

“Kami tidak mempersoalkan keyakinan, tetapi ada fakta dan dampak keluarga yang perlu diluruskan agar publik tidak menerima informasi yang keliru,” demikian salah satu poin dalam klarifikasi tersebut.

Keluarga menilai pemberitaan sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi prinsip keberimbangan karena tidak melibatkan keterangan dari anak-anak kandung sebagai pihak yang langsung terdampak. Oleh karena itu, mereka meminta agar klarifikasi ini dipublikasikan sebagai bentuk hak jawab.

Polemik ini kembali menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menyajikan kisah personal ke ruang publik. Di balik narasi spiritual dan human interest, terdapat dimensi hukum dan keluarga yang tidak selalu tampak di permukaan, namun memiliki dampak nyata bagi pihak-pihak terkait.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolda NTB Hadiri Parade Ogoh-ogoh Nyepi 2026, Simbol Toleransi di Tengah Momentum Lebaran
Kick Off HUT Lobar ke-68 Resmi Dimulai, “Patju Begawean” Jadi Semangat Kolaborasi Pembangunan Desa
Mudik Gratis 2026: PT DLU Lembar Fasilitasi 460 Penumpang dan Kendaraan Lengkap dengan Asuransi
Intip Persiapan ASDP Lembar Layani Mudik 2026: 21 Kapal Disiagakan Hadapi Lonjakan Penumpang
Koalisi Pemuda NTB Desak Izin Tambang Rakyat Segera Terbit, Ini Hasil Hearing Jilid III!
PA Giri Menang Raih Penghargaan Badilag Awards 2026, Panitera Apresiasi Militansi Tim
Update Harga Pangan Lombok Barat Jelang Lebaran: Cabai Turun, Daging Naik Tipis
Siap-siap! BPN Lombok Barat Siapkan PTSL 2026 Skala Besar, Targetkan Pemetaan 24.000 Hektar

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:49 WITA

Pastikan Keamanan, Ditpolairud Polda NTB dan KSOP Pantau Bongkar Muat di Pelabuhan Lembar

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WITA

Kapolda NTB Bersama Gubernur Pantau Arus Mudik dan Lepas Program Mudik Gratis Lembar–Surabaya

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:52 WITA

Patroli Ops Ketupat Rinjani 2026, Personel Polda NTB Evakuasi Korban Kecelakaan di Bypass Mandalika

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:40 WITA

Ops Ketupat Rinjani 2026: Polda NTB Cek Kesiapan Terminal Mandalika Jelang Arus Balik

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:38 WITA

Deteksi Dini Bahan Berbahaya, Polda NTB Kerahkan K9 Perketat Pengawasan di Pelabuhan Lembar

Senin, 23 Februari 2026 - 09:58 WITA

Kompak! Intip Kesiapan Kapolda, Gubernur, dan Danrem Jaga NTB Tetap Kondusif di Bulan Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:23 WITA

Sinergi Polri dan Polhut TNGR dalam Menjaga Kelestarian Ekosistem Gunung Rinjani

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:05 WITA

Operasi Keselamatan Rinjani 2026: Polres Lombok Barat Gelar Razia Stasioner, Tekan Angka Kecelakaan

Berita Terbaru