Sopir Truk NTB Bergerak: “Kami Bukan Mesin Angkut, Kami Juga Punya Keluarga yang Harus Makan”

- Wartawan

Senin, 21 Juli 2025 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah anggota Perkumpulan Driver Batur Sasak (DBS) NTB berpose bersama dalam kegiatan solidaritas komunitas sopir truk, berlatar pepohonan kelapa yang rindang, mencerminkan kekompakan dan semangat persatuan. (Foto: Istimewa)

Sejumlah anggota Perkumpulan Driver Batur Sasak (DBS) NTB berpose bersama dalam kegiatan solidaritas komunitas sopir truk, berlatar pepohonan kelapa yang rindang, mencerminkan kekompakan dan semangat persatuan. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Ratusan sopir truk dari penjuru Nusa Tenggara Barat berkumpul di depan DPRD NTB. Bukan karena ingin unjuk kekuatan, tapi karena ingin didengar. Suara mereka selama ini tenggelam di balik regulasi. Kini, mereka bicara lantang: “Kami bukan sekadar sopir, kami manusia yang butuh keadilan.”

Aksi damai yang berlangsung Senin (23/6/2025) itu memperlihatkan betapa seriusnya dampak kebijakan Over Dimension Overload (ODOL) terhadap mata pencaharian para sopir truk. Di garis depan aksi tersebut, berdiri H. Zulfikri, Ketua Perkumpulan Driver Batur Sasak (DBS) NTB komunitas yang selama ini menjadi pelindung sosial bagi sopir-sopir antar pulau di daerah tersebut.

“Kami bukan menolak aturan ODOL. Kami minta kejelasan, minta solusi. Pemerintah jangan cuma tegas soal muatan, tapi diam soal dampaknya ke dapur kami,” ujar Zulfikri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa dengan pembatasan dimensi dan muatan, penghasilan para sopir turun drastis. “Kalau kapasitas muatan dipangkas, otomatis ongkos bawa barang tetap, tapi bahan bakar dan biaya jalan tidak ikut turun. Lalu kami harus isi perut dari mana?” tanyanya retoris.

Menurut Zulfikri, pemerintah perlu hadir bukan hanya sebagai pembuat aturan, tapi juga sebagai pemberi jalan keluar. “Kalau semua dipotong tanpa kompensasi, bukan hanya sopir yang rugi. Pembeli material juga kena dampaknya. Ujung-ujungnya, distribusi logistik mandek, harga naik, dan masyarakat yang menjerit,” imbuhnya.

Lebih dari sekadar organisasi, DBS adalah komunitas yang memelihara solidaritas tinggi. Ketika ada anggota yang sakit, celaka, atau meninggal, komunitas inilah yang menjadi sandaran. Tak heran jika para sopir memiliki keterikatan emosional kuat satu sama lain.

Zulfikri juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam sosialisasi pajak, namun menilai penerapan uji KIR tanpa pendekatan lapangan akan menimbulkan ketimpangan.

Meski kecewa, Zulfikri menekankan bahwa pihaknya tetap menginginkan NTB yang aman dan kondusif. “Kami ingin tetap damai, tetap tenang. Tapi jangan salah, kalau suara kami terus diabaikan, kami akan datang lagi. Lebih besar. Lebih keras. Kami bukan penjahat, kami hanya minta hak hidup yang wajar,” pungkasnya.

Hari itu, jalanan Mataram menjadi saksi. Bahwa sopir truk bukan sekadar roda pengangkut. Mereka adalah denyut ekonomi yang selama ini bergerak dalam diam dan kini, mulai bersuara.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan
Dari Layanan Listrik hingga Kepedulian Lingkungan, PLN UP3 Bima Tegaskan Diri sebagai Mitra Daerah
Diklat Advokasi Nasional SP PLN di NTB, Perkuat Garda Terdepan Perlindungan Hak Pekerja
Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia
Dari Hotel ke Destinasi Wisata, Kolaborasi PLN-Lombok Garden Hotel Bangun Ekosistem EV di Pulau Lombok
Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB
Gilimanuk Jadi Titik Awal Revolusi Energi Surya, Bali Disiapkan Punya 1.000 MWp PLTS
Tak Sekedar Menyalurkan Bantuan, Bank NTB Syariah Kawal Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran Sade

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:39 WITA

Dari Layanan Listrik hingga Kepedulian Lingkungan, PLN UP3 Bima Tegaskan Diri sebagai Mitra Daerah

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WITA

Diklat Advokasi Nasional SP PLN di NTB, Perkuat Garda Terdepan Perlindungan Hak Pekerja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:00 WITA

Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:55 WITA

Dari Hotel ke Destinasi Wisata, Kolaborasi PLN-Lombok Garden Hotel Bangun Ekosistem EV di Pulau Lombok

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:29 WITA

Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:51 WITA

Gilimanuk Jadi Titik Awal Revolusi Energi Surya, Bali Disiapkan Punya 1.000 MWp PLTS

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:19 WITA

Tak Sekedar Menyalurkan Bantuan, Bank NTB Syariah Kawal Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran Sade

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:46 WITA

Dari Keandalan Listrik hingga Kepedulian Sosial, PLN UP3 Sumbawa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru