Lawan Medan dan Cuaca Ekstrem, PLN Fokus Menyambung Kembali Tulang Punggung Listrik Aceh

- Wartawan

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PLN bekerja di tengah lumpur tebal untuk membangun ulang struktur tower dan memperbaiki jaringan transmisi yang terdampak banjir. (Dok. PLN)

Tim PLN bekerja di tengah lumpur tebal untuk membangun ulang struktur tower dan memperbaiki jaringan transmisi yang terdampak banjir. (Dok. PLN)

Halontb.com – PLN kembali menunjukkan komitmen penuh dalam membangun Aceh pascabencana banjir. Salah satu tugas paling berat yang kini dikebut adalah memperbaiki SUTT 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan, jalur vital yang menjadi penopang utama sistem kelistrikan Aceh.

Kerusakan jaringan transmisi ini sangat masif: lima tower roboh, tujuh tower rusak, dan akses menuju lokasi sebagian terputus oleh lumpur dan longsor. Kondisi tersebut membuat Aceh sempat terisolasi dari sistem kelistrikan Sumatra.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memastikan bahwa seluruh sumber daya diturunkan untuk percepatan pemulihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Petugas kami bekerja tanpa jeda, bahkan dalam kondisi cuaca buruk. Mereka menghadapi medan berat, mengangkut material secara manual, dan bekerja siang malam. Kolaborasi dengan TNI, Polri, pemda, dan masyarakat sangat membantu mempercepat pekerjaan,” ujarnya.

Untuk memperkuat operasi pemulihan, PLN mengerahkan 1.476 personel dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka dibagi dalam tim transmisi, distribusi, konstruksi, teknis tower darurat, serta dukungan armada dan logistik yang bekerja terkoordinasi.

General Manager PLN UIP3BS, Amiruddin, menyebut pekerjaan berlangsung secara maraton.

“Tim di lapangan bekerja non stop, 24 jam penuh dengan sistem shift. Fokus utama saat ini adalah membangun tower darurat dan memodifikasi konstruksi tower yang rusak agar dapat berfungsi kembali,” jelasnya.

Tingkat kesulitan pekerjaan semakin meningkat karena titik-titik kerusakan berada di area yang hanya dapat ditempuh dengan peralatan khusus. Dukungan dari Batalyon Marinir 8 Pangkalan Brandan sangat krusial dalam membuka akses dan memastikan keamanan selama proses perbaikan.

“Medan sulit, cuaca ekstrem, dan kondisi tanah yang tidak stabil tidak menghalangi kami. Prioritas kami adalah memastikan listrik Aceh segera kembali andal,” tegas Amiruddin.

PLN mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan agar pemulihan berjalan lebih cepat. Upaya ini menjadi bagian penting dari normalisasi sistem kelistrikan Aceh secara keseluruhan.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

Idulfitri Berkelanjutan: PLN UIW NTB Perkuat Peran Sosial Lewat Konservasi Penyu dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
Energi Bersih, Ekonomi Tumbuh: Transformasi PLN Menuju Masa Depan Rendah Emisi
AI Masuk Desa: PLN NTB Ubah Cara UMKM Promosi, Omzet Berpotensi Melonjak
Energi Andal di Balik Riuh Soundwave Fest, PLN Pastikan Dompu Tetap Menyala
Pasca Lebaran, PLN UIW NTB Pertegas Peran Sosial, Hadirkan Bantuan dan Harapan untuk Warga Taliwang
Tak Naik di Tengah Gejolak Global, Tarif Listrik Jadi Instrumen Stabilitas Ekonomi Nasional
Menguatkan di Saat Terpuruk, Peran Bank NTB Syariah dalam Pemulihan Korban Kebakaran Kalimango
Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 04:03 WITA

Menteri Haji dan Umrah Tekankan Profesionalisme Petugas di Pelantikan Serentak PPIH 2026

Rabu, 15 April 2026 - 10:51 WITA

Pemkab Lombok Barat Gandeng DPRD dan Aparatur Kelurahan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak

Rabu, 15 April 2026 - 10:43 WITA

Perkuat Transformasi Digital, Pemprov NTB Sinkronkan Data Daerah hingga Level Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 07:10 WITA

Transparansi Mulai Terbuka, Proyek IPAL Mataram Masuk Babak Baru dengan Pengawasan Ketat

Selasa, 14 April 2026 - 09:24 WITA

Menuju NTB Satu Digit: Ikhtiar Pemerintah Menata Masa Depan Lewat Kolaborasi

Selasa, 7 April 2026 - 13:58 WITA

Jalan Lendang Re–Menjut Mangkrak Usai Tambahan 50 Hari, Warga Sekotong Geram: “Kami Butuh Aksi, Bukan Janji”

Senin, 6 April 2026 - 13:40 WITA

Perempuan Asal Mataram Hanyut di Sungai Tibu Ijo Lobar, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Minggu, 5 April 2026 - 11:16 WITA

Polsek Batulayar Siaga Tangani Banjir di Jalur Senggigi

Berita Terbaru