Dari Labuhan Sangoro, PLN Terjemahkan Semangat Kemerdekaan Lewat Energi untuk Nelayan Sumbawa

- Wartawan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Labuhan Sangoro kini mendapat dukungan energi listrik PLN. (Dok. PLN)

Fasilitas Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Labuhan Sangoro kini mendapat dukungan energi listrik PLN. (Dok. PLN)

SUMBAWA BESAR, Halontb.com – Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, makna kemerdekaan terus mengalami perluasan. Jika dahulu kemerdekaan identik dengan perjuangan merebut kedaulatan, kini semangat tersebut juga diterjemahkan melalui upaya memastikan setiap masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh dan meningkatkan kesejahteraannya.

Di Desa Labuhan Sangoro, Kecamatan aronge, Kabupaten Sumbawa, semangat itu salah satunya hadir melalui energi listrik.

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui PLN UP3 Sumbawa menghadirkan sambungan listrik bagi Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Penyambungan tersebut dilaksanakan melalui PLN ULP Empang dan mencakup tiga pelanggan koperasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masing-masing pelanggan memperoleh daya 41.500 VA, 33.000 VA dan 23.000 VA. Jika digabungkan, total daya tersambung mencapai 97.500 VA.

Sekilas, penyambungan tersebut merupakan aktivitas pelayanan kelistrikan biasa. Namun jika dilihat dari perspektif pembangunan masyarakat, kehadiran listrik di koperasi nelayan memiliki makna yang jauh lebih besar.

Kawasan pesisir merupakan ruang hidup sekaligus ruang ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada sektor perikanan. Ketika pusat aktivitas ekonomi masyarakat memperoleh akses energi yang memadai, maka peluang untuk meningkatkan produktivitas juga ikut terbuka.

Koperasi Nelayan Merah Putih menjadi salah satu wadah yang dapat memainkan peran tersebut.

Dengan pasokan listrik yang memadai, kegiatan pelayanan anggota, administrasi dan berbagai aktivitas usaha koperasi dapat ditunjang secara lebih baik. Infrastruktur energi juga memberikan peluang bagi pemanfaatan peralatan penunjang usaha yang membutuhkan daya listrik.

Dalam jangka yang lebih panjang, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu koperasi memperkuat layanan dan menciptakan nilai tambah dari potensi ekonomi perikanan.

Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, menegaskan bahwa listrik tidak hanya diposisikan sebagai kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak produktivitas.

Pandangan tersebut menempatkan energi dalam posisi yang lebih strategis. Listrik bukan sekadar membuat sebuah ruangan menjadi terang, tetapi memungkinkan berbagai aktivitas ekonomi berjalan lebih efektif.

Bagi masyarakat nelayan, dukungan semacam itu menjadi penting karena pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan potensi sumber daya alam. Potensi tersebut membutuhkan ekosistem pendukung, mulai dari kelembagaan, sarana usaha hingga infrastruktur energi.

Karena itu, perluasan akses listrik menjadi bagian dari mata rantai pembangunan yang saling berkaitan.

PLN juga memastikan proses penyambungan dilakukan dengan memperhatikan standar teknis dan keselamatan kerja. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kelistrikan yang tidak hanya tersedia, tetapi juga berkualitas dan andal.

Langkah PLN di Labuhan Sangoro sekaligus memperlihatkan bagaimana pemerataan energi dapat bersentuhan langsung dengan agenda pembangunan ekonomi daerah.

Ketika listrik hadir di pusat aktivitas masyarakat, manfaatnya tidak berhenti pada pelanggan yang tersambung. Aktivitas ekonomi koperasi dapat berkembang, pelayanan kepada anggota dapat meningkat, dan pada akhirnya peluang terciptanya manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir ikut terbuka.

Momentum tersebut menjadi semakin bermakna karena berlangsung menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Di usia ke-81 Republik Indonesia, PLN terus memperkuat peran sebagai penggerak kemajuan bangsa dengan menghadirkan listrik yang mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Penyambungan listrik untuk Koperasi Nelayan Merah Putih merupakan bentuk dukungan kami terhadap kemandirian ekonomi pesisir, sehingga energi listrik benar-benar menjadi kekuatan yang menggerakkan pembangunan daerah dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tegas Yondri.

Pemerataan energi dengan demikian bukan sekadar persoalan memperluas jaringan listrik. Lebih dari itu, pemerataan energi adalah bagian dari upaya menghadirkan kesempatan pembangunan yang lebih adil.

Di Labuhan Sangoro, listrik kini tidak hanya hadir sebagai energi yang menerangi ruang-ruang koperasi. Ia diharapkan menjadi energi yang menggerakkan aktivitas ekonomi, memperkuat kelembagaan nelayan dan membuka peluang bagi masyarakat pesisir untuk meningkatkan kesejahteraan.

Semangat kemerdekaan pun mendapatkan bentuknya yang konkret: negara dan seluruh elemen pembangunan terus berupaya memastikan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah pesisir, memiliki akses terhadap infrastruktur yang memungkinkan mereka berdiri lebih mandiri.

Dari Sumbawa, pesan itu sederhana namun kuat: ketika energi tersedia dan potensi masyarakat bergerak, kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi dirasakan melalui kesempatan untuk hidup lebih produktif dan sejahtera.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Berita Terkait

Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan
Dari Layanan Listrik hingga Kepedulian Lingkungan, PLN UP3 Bima Tegaskan Diri sebagai Mitra Daerah
Diklat Advokasi Nasional SP PLN di NTB, Perkuat Garda Terdepan Perlindungan Hak Pekerja
Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia
Dari Hotel ke Destinasi Wisata, Kolaborasi PLN-Lombok Garden Hotel Bangun Ekosistem EV di Pulau Lombok
Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB
Gilimanuk Jadi Titik Awal Revolusi Energi Surya, Bali Disiapkan Punya 1.000 MWp PLTS
Tak Sekedar Menyalurkan Bantuan, Bank NTB Syariah Kawal Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran Sade

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:39 WITA

Dari Layanan Listrik hingga Kepedulian Lingkungan, PLN UP3 Bima Tegaskan Diri sebagai Mitra Daerah

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WITA

Diklat Advokasi Nasional SP PLN di NTB, Perkuat Garda Terdepan Perlindungan Hak Pekerja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:00 WITA

Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:55 WITA

Dari Hotel ke Destinasi Wisata, Kolaborasi PLN-Lombok Garden Hotel Bangun Ekosistem EV di Pulau Lombok

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:29 WITA

Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:51 WITA

Gilimanuk Jadi Titik Awal Revolusi Energi Surya, Bali Disiapkan Punya 1.000 MWp PLTS

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:19 WITA

Tak Sekedar Menyalurkan Bantuan, Bank NTB Syariah Kawal Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran Sade

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:46 WITA

Dari Keandalan Listrik hingga Kepedulian Sosial, PLN UP3 Sumbawa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru