Bank NTB Syariah, Pertumbuhan Nyata Tertutup Beban Sementara

- Wartawan

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasabah melakukan konsultasi layanan perbankan di kantor Bank NTB Syariah.(Dok. Bank NTB Syariah)

Nasabah melakukan konsultasi layanan perbankan di kantor Bank NTB Syariah.(Dok. Bank NTB Syariah)

Mataram,Halontb.com – Bank NTB Syariah memberikan klarifikasi komprehensif terkait penurunan laba yang terjadi dalam laporan keuangan terbarunya. Alih-alih mencerminkan penurunan performa, kondisi tersebut justru menutupi pertumbuhan nyata yang terjadi di hampir seluruh lini operasional.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa penurunan laba lebih disebabkan oleh dua faktor utama: lamanya proses maintenance layanan digital M-Banking serta peningkatan pencadangan terhadap pembiayaan bermasalah sebagai bagian dari prinsip kehati-hatian.

Menurutnya, kedua faktor tersebut bersifat temporer dan tidak mencerminkan kondisi bisnis inti bank secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kita lihat secara operasional murni, kinerja kita justru tumbuh. Bahkan potensi laba bisa mencapai hampir Rp250 miliar,” ungkapnya.

Sebagai gambaran, pada tahun sebelumnya Bank NTB Syariah mencatat laba sebesar Rp215 miliar. Artinya, tanpa beban tambahan tersebut, bank sebenarnya berada dalam tren peningkatan yang cukup kuat.

Lebih menarik lagi, performa positif tidak hanya terjadi di level pusat, tetapi juga merata hingga ke unit-unit kerja. Dari total 41 unit kerja yang tersebar, sekitar 95 persen menunjukkan pertumbuhan secara year-on-year.

Hal ini mencerminkan bahwa aktivitas bisnis bank tetap dinamis dan berkembang, baik dari sisi penyaluran pembiayaan, penghimpunan dana, maupun layanan kepada nasabah.

Nazaruddin menilai, kondisi ini menjadi bukti bahwa strategi bisnis yang dijalankan selama ini tetap berada di jalur yang tepat. Ia juga optimistis bahwa setelah fase penyesuaian ini selesai, kinerja laba akan kembali mencerminkan kekuatan operasional yang sesungguhnya.

“Secara fundamental kita kuat. Ini hanya soal waktu hingga angka laba kembali mencerminkan kinerja riil yang ada,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Lombok Barat Perketat Izin Ritel Modern, Libatkan Pemdes demi Lindungi UMKM
Pemprov NTB Gelar Pasar Murah di Lombok Barat, Kades Taman Ayu Berharap Program Terus Berlanjut
Investor Australia Merugi, Pemprov NTB Tegaskan Proyek Marina Bay City Bukan Investasi Resmi Daerah
Tebar Qurban Insan Amanah 2026, Bank NTB Syariah Hadirkan Kebahagiaan hingga Pelosok NTB
TASPEN Gandeng Bank NTB Syariah, Penyerahan Hak Pensiun Pejabat Negara Berlangsung Penuh Makna
Tak Hanya Hadirkan Listrik, PLN UIW NTB Tebar Kepedulian Lewat Kurban Iduladha untuk 1.800 Penerima Manfaat
Listrik Tetap Menyala Saat Iduladha, PLN NTB Buktikan Kesiapan Sistem dan Kekuatan Personel di Lapangan
Dari Lombok ke Jepang dan Malaysia, Bank NTB Syariah Buka Jalan Baru PMI Lewat Skema KUR Berbasis Perlindungan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03 WITA

Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:10 WITA

Brigadir Rizka Dituntut 14 Tahun Penjara atas Kematian Suaminya Brigadir Esco

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:36 WITA

Kejari Lombok Tengah Tahan 4 Tersangka Korupsi Proyek Truk Sampah Senilai Rp5,1 Miliar

Senin, 1 Juni 2026 - 06:00 WITA

Bongkar Jaringan Lintas Provinsi, Tim Puma Jatanras Polda NTB Ringkus 8 Pelaku Curanmor

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:49 WITA

Kapolda NTB Pimpin Patroli Rinjani Presisi, 868 Personel Sisir Lokasi Rawan Kriminalitas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:49 WITA

Polda NTB Ungkap 184 Kasus 3C dan Amankan 232 Tersangka dalam 5 Bulan

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:17 WITA

BGN dan Polda NTB Ungkap Penipuan Dapur MBG Rp950 Juta di Lotim, Satu Terduga Ditetapkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:47 WITA

Pencurian di Labuapi Berakhir Tragis: Terduga Pelaku Tewas Usai Dihakimi Warga

Berita Terbaru