Bencana Cedera Man City Makin Memperberat Beban Guardiola, Ditambah Perpisahan dengan Sang Istri

- Wartawan

Kamis, 16 Januari 2025 - 09:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Pelatih klub asal Liga Inggris Manchester City, Pep Guardiola. (Instagram.com/@pepteam)

Keterangan Foto: Pelatih klub asal Liga Inggris Manchester City, Pep Guardiola. (Instagram.com/@pepteam)

Halontb.com – Manchester City kembali gagal meraih kemenangan dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris kontra Brentford pada Rabu, 15 Januari 2025. Setelah sempat unggul 2-0 lewat brace Phil Foden, City harus puas dengan hasil imbang 2-2 setelah Brentford berhasil membalas lewat gol Yoane Wissa dan Christian Norgaard. Performa skuad Guardiola semakin terhambat oleh badai cedera yang melanda tim.

Meskipun mencetak dua gol, Foden mengungkapkan bahwa timnya mengalami kelelahan di babak kedua. “Kami terlihat lelah di 20 dan 30 menit terakhir. Kami terlihat lemah dan mereka menekan dan mengirim bola lebih jauh ke kotak penalti. Kami tidak mampu mengatasi fisik di akhir,” ujar Foden usai pertandingan.

Guardiola pun menanggapi masalah ini dengan mengakui bahwa masalah fisik menjadi salah satu faktor utama penurunan performa tim, terutama dalam beberapa pertandingan terakhir. Kondisi fisik yang menurun ini diperparah dengan sejumlah cedera yang terus menghantui Man City. “Kami tidak menyangka akan menghadapi masalah cedera sebanyak ini,” kata Guardiola, yang tampaknya kesulitan mencari solusi di tengah kondisi yang semakin sulit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badai Cedera Menghantui Man City

Sejak awal musim 2024-2025, Man City sudah dihadapkan pada masalah cedera yang serius. Skuad juara bertahan Premier League ini harus kehilangan beberapa pemain penting, termasuk Rodri yang diperkirakan akan absen sepanjang sisa musim. Cedera yang melanda membuat performa tim menjadi tidak stabil, dan City pun tersingkir dari kompetisi Piala Liga Inggris setelah kalah dari Tottenham Hotspur di babak keempat.

Guardiola menyebutkan bahwa masalah cedera ini memberikan dampak besar bagi strategi tim. Dengan beberapa pemain utama yang tidak bisa dimainkan, Guardiola harus mengandalkan pemain cadangan yang seringkali belum siap untuk menghadapi tekanan kompetisi di level tertinggi.
Man City kini terpaksa mengandalkan beberapa pemain berusia lebih dari 30 tahun, sebuah kondisi yang menyulitkan dalam menghadapi jadwal padat. “Kami tahu di awal musim kalau kami akan punya banyak pemain berusia lebih dari 30 tahun,” ujar Guardiola. “Cepat atau lambat, kami harus melakukannya. Selangkah demi selangkah kami harus berubah,” tambahnya, menandakan bahwa perubahan dalam komposisi skuad adalah suatu keharusan untuk masa depan.

Guardiola dan Krisis Kehidupan Pribadi

Selain masalah cedera yang terus menerus, Guardiola juga tengah menghadapi krisis dalam kehidupan pribadinya. Setelah 30 tahun bersama, hubungan rumah tangga Guardiola dengan istrinya, Cristina Serra, berakhir dengan perceraian pada Desember 2024. Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh SPORT, dan semakin memperburuk tekanan emosional yang harus dihadapi oleh pelatih asal Spanyol ini.

Guardiola dan Cristina pertama kali bertemu pada tahun 1994, ketika Guardiola masih aktif bermain untuk Barcelona, dan menikah pada 2014. Mereka dikaruniai tiga anak, Maria, Valentina, dan Marius. Namun, hubungan mereka menjadi semakin renggang setelah Guardiola memutuskan untuk melatih di Inggris, sementara Cristina tetap berada di Spanyol untuk mengelola perusahaan fesyen keluarga mereka.

Meski sempat mempertahankan hubungan jarak jauh, pada akhirnya Cristina mengajukan gugatan cerai, yang semakin menambah beban bagi Guardiola di tengah masalah yang sedang dihadapi oleh timnya. Kehilangan dukungan pribadi ini tentu membuat situasi Guardiola semakin sulit, terutama saat ia harus mencari cara untuk mengembalikan performa Man City yang kini terpuruk.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pengurus Cabor Pickleball Sumbawa Dikukuhkan, Target 1 Emas di Porprov 2026
Wow! MAN Lombok Barat Raih Prestasi Gemilang pada Kejuaraan Daerah Karate Mayura Cup 3 2026
Menuju PON 2028: NTB–NTT Siap Tawarkan Model Penyelenggaraan Baru
Justitia Fight Sport Siap Guncang Ring NTB: 32 Fighter Akan Adu Nyali di Mataram
Zabur: Dukung MotoGP Mandalika 2025, Tapi Hak Warga Jangan Dikesampingkan
Ketua Bardam Nusa Ajak Masyarakat Dukung dan Sukseskan MotoGP Mandalika 2025
Ketua Forum Kadus Ajak Warga Desa Kuta Berperan Aktif Sukseskan MotoGP Mandalika
Mandalika Dipoles Jadi Kebanggaan, Pemprov NTB Malah Bilang Tak Sanggup Bayar

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:49 WITA

Pastikan Keamanan, Ditpolairud Polda NTB dan KSOP Pantau Bongkar Muat di Pelabuhan Lembar

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WITA

Kapolda NTB Bersama Gubernur Pantau Arus Mudik dan Lepas Program Mudik Gratis Lembar–Surabaya

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:52 WITA

Patroli Ops Ketupat Rinjani 2026, Personel Polda NTB Evakuasi Korban Kecelakaan di Bypass Mandalika

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:40 WITA

Ops Ketupat Rinjani 2026: Polda NTB Cek Kesiapan Terminal Mandalika Jelang Arus Balik

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:38 WITA

Deteksi Dini Bahan Berbahaya, Polda NTB Kerahkan K9 Perketat Pengawasan di Pelabuhan Lembar

Senin, 23 Februari 2026 - 09:58 WITA

Kompak! Intip Kesiapan Kapolda, Gubernur, dan Danrem Jaga NTB Tetap Kondusif di Bulan Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:23 WITA

Sinergi Polri dan Polhut TNGR dalam Menjaga Kelestarian Ekosistem Gunung Rinjani

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:05 WITA

Operasi Keselamatan Rinjani 2026: Polres Lombok Barat Gelar Razia Stasioner, Tekan Angka Kecelakaan

Berita Terbaru