Sisi Gelap Man City: Cedera Pemain dan Perpisahan Pribadi Guardiola yang Membuatnya Merana

- Wartawan

Rabu, 15 Januari 2025 - 10:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambaran tentang pelatih klub Liga Inggris, Manchester City, Pep Guardiola. (Instagram.com/@mancity)

Gambaran tentang pelatih klub Liga Inggris, Manchester City, Pep Guardiola. (Instagram.com/@mancity)

Halontb.com – Manchester City tampak kelelahan saat melawan Brentford di Gtech Community Stadium dalam laga lanjutan Liga Inggris pada Rabu, 15 Januari 2025, dini hari WIB. Meskipun sempat unggul 2-0 lewat dua gol dari Phil Foden pada menit 66′ dan 78′, Brentford berhasil menyamakan kedudukan melalui Yoane Wissa (82′) dan Christian Norgaard (90′). Pertandingan berakhir dengan skor 2-2.

Phil Foden, gelandang serang Man City, mengungkapkan bahwa timnya mengalami kelelahan di 20 hingga 30 menit terakhir pertandingan. “Kami terlihat lelah di 20 dan 30 menit terakhir. Kami terlihat lemah dan mereka menekan dan mengirim bola lebih jauh ke kotak penalti. Kami tidak mampu mengatasi fisik di akhir,” ujarnya kepada Sky Sports.

Foden mengakui bahwa bermain di kandang Brentford sangat sulit, dan dia merasa lebih puas dengan penampilan timnya saat masih unggul 1-0. “Ini adalah salah satu tempat tersulit dan mereka memberi tantangan yang berbeda,” katanya. “Saya senang dengan penampilan kami hingga kami unggul 1-0 dan kemudian setelah itu kami kehilangan performa dan kehilangan bola,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Performa Man City yang tidak konsisten di musim 2024-2025 menjadi tantangan bagi Guardiola yang kini harus lebih bijaksana dalam menyusun strategi, mengingat tim sedang dilanda badai cedera.

Badai Cedera yang Menghantui Man City

Pep Guardiola mengungkapkan bahwa cedera adalah alasan utama di balik penurunan performa Manchester City musim ini. “Kami tidak menyangka akan menghadapi masalah cedera sebanyak ini,” ujar Guardiola. Cedera yang menghantui Man City membuat mereka kesulitan mempertahankan status sebagai juara bertahan Premier League. Mereka juga terpaksa tersingkir dari Piala Liga Inggris setelah dikalahkan Tottenham Hotspur di babak keempat.

Sebanyak 15 pemain harus menepi selama minimal dua pekan, dengan yang paling parah adalah Rodri yang diperkirakan absen hingga akhir musim. Guardiola pun menyadari bahwa skuad yang mulai menua memerlukan perubahan. “Kami tahu di awal musim kalau kami akan punya banyak pemain berusia lebih dari 30 tahun,” kata Guardiola. “Cepat atau lambat, kami harus melakukannya. Selangkah demi selangkah kami harus berubah,” tambahnya.

Kabar dari media olahraga Spanyol, SPORT, menyebutkan bahwa Guardiola juga tengah menghadapi masalah pribadi, yakni perceraian dengan istrinya, Cristina Serra, setelah 30 tahun bersama.

Guardiola dan Cristina Mengakhiri Rumah Tangga setelah 30 Tahun

Tengah menghadapi tekanan di lapangan, Pep Guardiola harus menghadapi kenyataan pahit dalam kehidupan pribadinya. Seperti dilaporkan oleh SPORT pada Rabu, 15 Januari 2025, Guardiola dan Cristina telah memutuskan untuk bercerai setelah 30 tahun bersama. Mereka pertama kali berkenalan pada 1994 saat Guardiola masih menjadi pemain Barcelona dan menikah pada 2014. Selama menjalani rumah tangga, pasangan ini dikaruniai tiga anak: Maria, Valentina, dan Marius.

Guardiola dan Cristina menjalani hubungan jarak jauh sejak sang pelatih menukangi Man City, dengan Guardiola menetap di Inggris sementara Cristina tinggal di Spanyol untuk menjalankan bisnis fesyen keluarganya. Meskipun mereka sempat menjaga rumah tangga mereka, hubungan itu akhirnya berakhir setelah Christina mengajukan gugatan cerai pada Desember 2024.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Ramadan, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sumbawa dan Siagakan Ratusan Personel
Vonis 8 Tahun untuk Rosiady, Penasihat Hukum: “Tidak Ada Satu Rupiah Pun Uang Negara Keluar”
Gibran ke Lombok Tengah: Sambangi Pesantren, Nikmati Makan Siang Bareng Santri dan Tuan Guru
Ketua Liga NWDI: Indonesia Jangan Bungkam, Saatnya Prabowo Pimpin Gerakan Perdamaian Global
Swasembada Pangan Prioritas Pembangunan Nasional
Disangka Sarang Narkoba, Wisma NTB Justru Tunjukkan Keteladanan: Kooperatif, Transparan, dan Bebas dari Pelanggaran
Publik Diminta Tak Risaukan Kembalinya Dwifungsi ABRI, Rachmat Hidayat: Revisi UU TNI Sama Sekali Tak Memberi Celah
Dari Letkol Tituler ke Stafsus Menhan: Perjalanan Deddy Corbuzier di Dunia Militer dan Pemerintahan

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:49 WITA

Pastikan Keamanan, Ditpolairud Polda NTB dan KSOP Pantau Bongkar Muat di Pelabuhan Lembar

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:06 WITA

Kapolda NTB Bersama Gubernur Pantau Arus Mudik dan Lepas Program Mudik Gratis Lembar–Surabaya

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:52 WITA

Patroli Ops Ketupat Rinjani 2026, Personel Polda NTB Evakuasi Korban Kecelakaan di Bypass Mandalika

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:40 WITA

Ops Ketupat Rinjani 2026: Polda NTB Cek Kesiapan Terminal Mandalika Jelang Arus Balik

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:38 WITA

Deteksi Dini Bahan Berbahaya, Polda NTB Kerahkan K9 Perketat Pengawasan di Pelabuhan Lembar

Senin, 23 Februari 2026 - 09:58 WITA

Kompak! Intip Kesiapan Kapolda, Gubernur, dan Danrem Jaga NTB Tetap Kondusif di Bulan Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:23 WITA

Sinergi Polri dan Polhut TNGR dalam Menjaga Kelestarian Ekosistem Gunung Rinjani

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:05 WITA

Operasi Keselamatan Rinjani 2026: Polres Lombok Barat Gelar Razia Stasioner, Tekan Angka Kecelakaan

Berita Terbaru