MoU PLN dan KfW di COP29: Indonesia Raup EUR 1,2 Miliar Demi Masa Depan Energi Hijau

- Wartawan

Jumat, 15 November 2024 - 04:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan opening remaks pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding antara PLN dengan KfW pada sela-sela rangkaian COP29 di Baku, Azerbaijan pada Rabu, (13/11). Dirinya menegaskan bahwa kesepakatan penting ini merupakan bukti komitmen penuh PLN dalam menjalankan transisi energi melalui kolaborasi global. (Foto: Dok. PLN)

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan opening remaks pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding antara PLN dengan KfW pada sela-sela rangkaian COP29 di Baku, Azerbaijan pada Rabu, (13/11). Dirinya menegaskan bahwa kesepakatan penting ini merupakan bukti komitmen penuh PLN dalam menjalankan transisi energi melalui kolaborasi global. (Foto: Dok. PLN)

Halontb.com – Indonesia membuat langkah besar di ajang COP29 di Baku, Azerbaijan, dengan meraih pendanaan hijau dari Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW) sebesar EUR 1,2 miliar. Kesepakatan ini difokuskan untuk membangun infrastruktur kelistrikan hijau yang dipimpin oleh PT PLN (Persero). PLN, melalui kerja sama dengan KfW, akan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Pumped Storage serta jaringan transmisi energi terbarukan guna mendukung target Net Zero Emissions (NZE).

Hashim Djojohadikusumo, utusan khusus Presiden RI, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi nasional menuju swasembada energi. “Kami menargetkan pertumbuhan ekonomi 8% setiap tahun dengan transisi energi sebagai fondasinya,” kata Hashim. Menurutnya, Indonesia siap memainkan peran besar di kancah internasional dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengakselerasi transisi ke energi terbarukan.

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, menyebut kolaborasi dengan KfW sebagai langkah kunci untuk membuka peluang investasi hijau. “Kami akan menjadi pusat energi hijau di Indonesia, memimpin transisi ini untuk menciptakan ekonomi berkelanjutan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia dalam COP29, Hashim Djojohadikusumo (kedua dari kiri) berfoto bersama Komisaris Utama PLN, Burhanuddin Abdullah (kedua dari kanan), Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan), dan Chief of Sustainability Officer Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW), Jürgen Kern pada acara Penandatanganan MoU yang bertajuk Leading the Charge: Strategic Partnership to Catalyze Decarbonization di Baku, Azerbaijan pada Rabu, (13/11). (Foto: Dok. PLN)

Sementara itu, Sustainability Officer KfW, Jürgen Kern, menyoroti PLN sebagai pusat transisi energi yang siap mengembangkan proyek-proyek energi bersih. Dengan kemitraan ini, Indonesia dan Jerman diharapkan dapat mewujudkan proyek energi hijau, terutama dalam bidang panas bumi dan air.

Kesepakatan ini menandakan era baru bagi Indonesia dalam melangkah menuju masa depan energi bersih, menjadikan Indonesia sebagai pelopor dalam aksi iklim yang didukung oleh aliansi strategis global.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siapkan Ribuan Posko Siaga Sambut Natal dan Tahun Baru
Natal Khidmat Tanpa Hambatan, PLN NTB Siagakan Ratusan Personel dan Teknologi Mutakhir
Kesiapan PLN NTB Sambut Libur Akhir Tahun 2025, Kolaborasi dengan BPH Migas dan Pemerintah Dipuji
PLN dan Sekolah Literasi Rinjani: Cetak Agen Perubahan Lewat Kampanye Kreatif Bahaya Pernikahan Dini
PLTMGU Lombok Peaker Beralih ke Gas, PLN Pastikan Keandalan Listrik Selama Nataru
PLN Kerahkan Ribuan Personel dan 164 Posko Siaga, Natal dan Tahun Baru di NTB Bebas Gangguan Listrik
PLN Hadapi Cuaca Ekstrem, Tim Siang-Malam Pastikan Listrik di NTB Kembali Normal
Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim, PLN NTB Pastikan Keandalan Listrik Selama Nataru

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:40 WITA

Polres Lombok Barat Perketat Penertiban Knalpot Brong Jelang HUT RI ke-81: Edukasi dan Penindakan Jadi Prioritas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:43 WITA

Heboh Isu Penculikan Anak di Sekotong Ternyata Curas, Korban Dijebak Modus Bantuan Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:24 WITA

Tiga Anggota DPRD NTB Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Siluman

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:41 WITA

Polresta Mataram Gelar 44 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unram

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WITA

Polresta Mataram Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi Unram Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Berita Terbaru