MAN Lombok Barat Jadi Tuan Rumah Pembukaan OMI 2026, 755 Siswa Berkompetisi

- Wartawan

Senin, 7 September 2026 - 06:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, H. Muliadi, M.Pd.I, membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026 yang dipusatkan di MAN Lombok Barat, Senin (7/9/2026). Sebanyak 755 siswa dari jenjang MI, MTs, dan MA mengikuti kompetisi tersebut.(Foto: Humas MAN Lobar)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, H. Muliadi, M.Pd.I, membuka Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026 yang dipusatkan di MAN Lombok Barat, Senin (7/9/2026). Sebanyak 755 siswa dari jenjang MI, MTs, dan MA mengikuti kompetisi tersebut.(Foto: Humas MAN Lobar)

LOMBOK BARAT, Halontb.com – Semangat mencetak generasi madrasah yang unggul, kreatif, inovatif, dan berwawasan global kembali digaungkan melalui Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026. Sebanyak 755 peserta dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) ambil bagian dalam ajang kompetisi tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh kasi, Pengawas, pendamping, dan Kepala madrasah.

Pembukaan OMI Tingkat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026 dipusatkan di MAN Lombok Barat, Senin (7/9). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya kompetisi akademik dan talenta madrasah yang diharapkan mampu melahirkan peserta didik berprestasi hingga ke tingkat nasional.

OMI tahun ini mengusung tema “Islam, Sains, dan Teologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut menjadi spirit bagi seluruh peserta untuk tidak hanya berkompetisi dalam mengejar prestasi, tetapi juga mengembangkan kemampuan, kreativitas, inovasi, serta wawasan keilmuan yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: manHaniy, Siswi MAN Lombok Barat Raih Medali Perak pada Kejuaraan Pencak Silat Nasional 2026

Kegiatan pembukaan dihadiri jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, kepala madrasah, guru pendamping, serta para peserta OMI dari berbagai jenjang. Suasana pembukaan berlangsung penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sebelum memasuki tahapan kompetisi di masing-masing titik lokasi.

Kepala Kemenag Kabupaten Lombok Barat, H. Muliadi, M.Pd.I, saat membuka acara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, H. Muliadi, M.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan madrasah saat ini semakin menunjukkan kualitas dan daya saing yang tidak kalah dengan lembaga pendidikan lainnya.

Menurutnya, perkembangan madrasah telah melahirkan banyak siswa yang memiliki kemampuan akademik, kreativitas, inovasi, serta wawasan yang luas. Karena itu, OMI menjadi salah satu ruang penting untuk menunjukkan potensi tersebut.

“Hari ini siswa madrasah tidak dipandang sebelah mata. Hari ini madrasah memiliki siswa yang unggul, penuh inovasi, kreatif, dan berwawasan global,” tegas H. Muliadi di hadapan para peserta.

Baca juga: Harumkan Nama NTB, Tiga Siswa MAN Lombok Barat Raih Medali di Masmirah Championship 2026

Ia mengatakan, OMI bukan sekadar ajang untuk mencari siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kompetisi tersebut merupakan sarana untuk mengasah kemampuan sekaligus memberikan pengalaman kepada para siswa agar berani menunjukkan potensi terbaik yang mereka miliki.

H. Muliadi kemudian memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang akan bertanding. Ia meminta agar para peserta mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, serta memberikan kemampuan terbaik.

“Selamat bertanding. Bagi siapa saja yang memperoleh nilai tertinggi, maka akan mewakili Lombok Barat ke tingkat berikutnya. Semoga bisa sampai ke tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar peserta yang nantinya belum memperoleh hasil terbaik tidak berkecil hati. Menurutnya, keberhasilan seorang siswa tidak ditentukan oleh satu kompetisi saja. Masih terdapat banyak ruang dan kesempatan lain untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.

“Bagi yang belum beruntung, OMI bukan satu-satunya ajang. Masih banyak ajang yang lain. Jadi jangan berkecil hati. Terus belajar, terus berlatih, dan terus mengembangkan potensi,” pesannya.

Baca juga: Ratusan Wali Murid Sepakati Kolaborasi Pendidikan, MAN Lombok Barat Tegaskan Rumah dan Madrasah Satu Irama

Secara simbolis, H. Muliadi membuka pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026 dengan membaca Surah Al-Fatihah. Pembacaan tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian kompetisi yang diikuti ratusan peserta dari seluruh jenjang madrasah di Lombok Barat.

Sementara itu, Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan MAN Lombok Barat sebagai pusat pembukaan sekaligus lokasi titik lomba OMI untuk jenjang MA.

Menurut H. Kemas Burhan, pelaksanaan OMI merupakan momentum penting bagi madrasah untuk memberikan ruang kepada siswa dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki. Kompetisi seperti ini, kata dia, dapat menjadi wadah untuk menemukan sekaligus mengasah talenta-talenta terbaik madrasah.

“Kami merasa bangga MAN Lombok Barat dipercaya menjadi pusat pembukaan OMI Tingkat Kabupaten Lombok Barat sekaligus menjadi lokasi pelaksanaan untuk jenjang MA. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan ruang kepada siswa agar dapat mengembangkan potensi, kreativitas, dan inovasinya,” ungkap H. Kemas Burhan.

Baca juga: Awali Tahun Ajaran Baru, MAN Lombok Barat Gelar Anugerah Prestasi untuk Inspirasi 330 Siswa Baru

Ia menambahkan, tema OMI tahun ini sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Perpaduan antara Islam, sains, dan teologi menunjukkan bahwa pendidikan madrasah tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun karakter dan nilai-nilai keislaman.

“Madrasah memiliki kekuatan dalam memadukan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai agama. Karena itu, kami berharap OMI ini tidak hanya melahirkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, dan kepedulian terhadap kemajuan bangsa,” katanya.

H. Kemas Burhan juga berharap para peserta mampu menjadikan OMI sebagai pengalaman berharga. Menurutnya, menang atau kalah dalam sebuah kompetisi merupakan bagian dari proses pembelajaran.

Yang terpenting, lanjut dia, adalah keberanian siswa untuk berkompetisi, mengukur kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan terus melakukan perbaikan.

Para peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026 tampak fokus mengerjakan soal kompetisi berbasis komputer di salah satu titik lokasi pelaksanaan.

Dalam pelaksanaannya, OMI Tingkat Kabupaten Lombok Barat Tahun 2026 dibagi ke dalam beberapa titik lokasi sesuai jenjang pendidikan. Untuk peserta tingkat MA, pelaksanaan OMI dipusatkan di MAN Lombok Barat. Sementara peserta tingkat MTs mengikuti kompetisi di MTsN 1 Lombok Barat, sedangkan peserta tingkat MI mengikuti pelaksanaan di MTsN 2 Lombok Barat.

Baca juga: MAN Lombok Barat Gelar Maulid Nabi dan Tasyakkuran Milad, Teguhkan Semangat Meneladani Rasulullah

Pembagian lokasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kompetisi pada masing-masing jenjang dapat berjalan secara efektif dan tertib. Sebanyak 755 peserta yang berasal dari MI, MTs, dan MA mengikuti kompetisi sesuai bidang dan jenjang yang telah ditentukan.

Bagi para peserta, OMI menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar sekaligus menguji kemampuan di tengah peserta terbaik dari madrasah lainnya di Kabupaten Lombok Barat.

Persaingan dipastikan berlangsung ketat. Namun, semangat berprestasi tetap diharapkan berjalan beriringan dengan sportivitas. Sebab, dari ajang inilah nantinya akan dipilih peserta dengan capaian terbaik untuk membawa nama Kabupaten Lombok Barat ke tingkat selanjutnya.

OMI juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam mendorong madrasah agar terus bergerak dan berinovasi. Madrasah tidak lagi hanya diposisikan sebagai lembaga pendidikan yang kuat dalam bidang keagamaan, tetapi juga dituntut mampu melahirkan generasi yang menguasai sains, teknologi, kreativitas, dan berbagai bidang talenta lainnya.

Baca juga: Membanggakan! Siswa MAN Lombok Barat Siap Harumkan Nama NTB di Piala Dunia Anak Indonesia 2026

Dengan mengusung semangat Islam, Sains, dan Teologi, OMI 2026 diharapkan mampu memperkuat identitas madrasah sebagai lembaga pendidikan yang memadukan kecerdasan intelektual, spiritual, dan keterampilan peserta didik.

Dari Lombok Barat, langkah awal menuju kompetisi di tingkat yang lebih tinggi pun dimulai. Ratusan siswa membawa harapan dan semangat masing-masing. Sebagian akan keluar sebagai peraih nilai tertinggi dan melaju mewakili Lombok Barat.

Namun, seluruh peserta sejatinya telah menjadi bagian dari proses penting dalam membangun generasi madrasah yang berprestasi.

Dari ruang-ruang kompetisi OMI inilah talenta-talenta muda madrasah diharapkan tumbuh. Mereka bukan hanya dipersiapkan untuk menjadi juara hari ini, tetapi juga menjadi generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan dan ikut menggerakkan inovasi demi mewujudkan Indonesia Maju.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cinta Al-Qur’an Berbuah Prestasi, Siswa MAN Lombok Barat Borong Juara MTQH Gerung 2026
Salat Istisqa di MAN Lombok Barat, TGH Taufikurrahman Ajak Jamaah Perbanyak Istigfar
Gemilang! Lima Srikandi Karate MAN Lombok Barat Borong 5 Gelar di Bupati Cup V 2026
Jelang OMI NTB, 33 Juara OMI Lombok Barat Terima Reward dari Kemenag dan BAZNAS
Kabar Baik, Pemkab Lobar Naikkan Kesejahteraan 1.448 PPPK Paruh Waktu, Ini Besarannya
Regulasi Baru Kemenag Terbit, MAN Lombok Barat Perkuat Pembatasan HP Siswa
Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar
MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:23 WITA

PLN UP3 Bima Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor, Kelistrikan Diarahkan Dukung Ketahanan Pangan NTB

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:26 WITA

Dari Layanan Kelistrikan hingga Kepedulian Sosial, PLN Perkuat Kontribusi bagi Masyarakat Sumbawa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PLN Perluas Makna Pengabdian, Hadirkan Energi Inspirasi bagi Pendidikan Anak-anak Lombok Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Dari NTB ke Jepang, Bank NTB Syariah Gandeng Lembaga Pelatihan untuk Perkuat Pembiayaan Pemagangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:36 WITA

Danantara Dorong BUMN Utamakan Pelanggan, PLN Masuk Dua Besar Layanan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:25 WITA

Efek MotoGP Mandalika, Pelindo Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen dan Kendaraan 32 Persen

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:57 WITA

Bukan Hanya Balapan, Keandalan Listrik PLN Jadi Penopang Citra Mandalika di Panggung Dunia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:51 WITA

Mandalika Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan, PLN Hadirkan SPKLU Fast Charging Saat MotoGP 2026

Berita Terbaru