Menyatukan Sains, Teknologi dan Keuangan Syariah, Bank NTB Syariah Jajaki Kemitraan Strategis dengan FMIPA UNRAM

- Wartawan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Campus Partnership: Bank NTB Syariah dorong kolaborasi sains, teknologi dan inovasi bersama FMIPA UNRAM.

Campus Partnership: Bank NTB Syariah dorong kolaborasi sains, teknologi dan inovasi bersama FMIPA UNRAM.

MATARAM, Halontb.com — Masa depan pembangunan daerah semakin ditentukan oleh kemampuan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi. Menyadari hal tersebut, PT Bank NTB Syariah mulai memperluas ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui penjajakan kerja sama strategis bersama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Mataram (UNRAM).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun jembatan yang lebih kuat antara dunia akademik dan sektor industri, khususnya dalam menghadapi percepatan transformasi digital dan kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang semakin adaptif.

Pertemuan Bank NTB Syariah dan FMIPA UNRAM tidak hanya membahas kemungkinan pemanfaatan produk maupun layanan perbankan. Pembicaraan justru diarahkan pada ruang kerja sama yang lebih luas, mulai dari teknologi, riset, inovasi, pengembangan talenta, data analytics, keamanan digital hingga literasi dan inklusi keuangan syariah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jajaran FMIPA UNRAM, pertemuan dihadiri Dekan Dr. Rahadi Wirawan, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Immy Suci Rohyani, S.P., M.Si., serta Kepala Bagian Tata Usaha H. Kamarudin, S.E.

Sementara Bank NTB Syariah diwakili Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Ferry Ardiansyah bersama tim divisi terkait.

Pertemuan berlangsung hangat dan konstruktif. Kedua pihak melihat terdapat ruang yang cukup besar untuk membangun kerja sama yang dapat dikembangkan secara bertahap dan berkelanjutan.

Potensi tersebut tidak lepas dari karakter FMIPA UNRAM sebagai lingkungan akademik yang memiliki kekuatan pada bidang matematika, statistika, sains dan teknologi.

Bidang-bidang tersebut memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan industri perbankan modern. Data, teknologi digital dan kemampuan analisis menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan layanan dan proses bisnis perbankan.

Di sisi lain, perguruan tinggi membutuhkan mitra industri untuk memperluas ruang pembelajaran dan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa.

Hubungan tersebut menciptakan ruang kolaborasi yang saling melengkapi.

Bank NTB Syariah dapat menjadi mitra strategis dalam pengembangan kompetensi mahasiswa melalui program magang dan pengembangan talenta. Sementara FMIPA UNRAM memiliki potensi akademik yang dapat mendukung lahirnya gagasan, riset maupun inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Ruang kerja sama yang dijajaki juga mencakup digitalisasi layanan kampus.

Digitalisasi tidak hanya dipahami sebagai perubahan sistem dari manual menjadi elektronik, tetapi sebagai bagian dari transformasi tata kelola dan pelayanan yang lebih efektif, efisien dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital.

Dalam kerangka tersebut, kolaborasi antara kampus dan bank syariah dapat membuka peluang pengembangan ekosistem layanan yang lebih terintegrasi.

Aspek keamanan digital juga menjadi bagian penting. Ketika aktivitas pendidikan dan layanan publik semakin bergantung pada teknologi, kemampuan sumber daya manusia dalam memahami keamanan digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Hal lainnya adalah penguatan data analytics.

Ketersediaan data yang semakin besar membutuhkan kemampuan untuk mengolahnya menjadi informasi yang berguna. Kompetensi tersebut tidak hanya penting bagi industri perbankan, tetapi juga bagi dunia pendidikan, pemerintahan, dunia usaha dan berbagai sektor pembangunan.

Potensi kolaborasi kemudian diperluas pada riset dan inovasi. Dunia akademik memiliki kekuatan dalam pengembangan pengetahuan, sedangkan industri memiliki kebutuhan konkret yang dapat menjadi ruang penerapan hasil riset.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari hubungan kemitraan yang lebih terstruktur melalui konsep Campus Partnership.

“Kami melihat Fakultas MIPA UNRAM memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang sains, teknologi, dan inovasi. Potensi tersebut dapat menjadi kekuatan bersama untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, sivitas akademika, Bank NTB Syariah maupun masyarakat NTB,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Bagi Bank NTB Syariah, kerja sama dengan perguruan tinggi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah di daerah.

Generasi mahasiswa merupakan kelompok yang akan menjadi bagian penting dari struktur ekonomi NTB di masa mendatang. Karena itu, penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sejak lingkungan kampus menjadi investasi jangka panjang.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan menjadi pengguna layanan keuangan, tetapi juga diharapkan memahami bagaimana sistem keuangan dapat mendukung aktivitas produktif, kewirausahaan dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Semangat tersebut sejalan dengan gagasan besar “Connecting Science, Technology, Innovation and Sharia Finance.”

Kolaborasi yang menghubungkan sains dengan teknologi, inovasi dengan kebutuhan industri, serta keuangan syariah dengan generasi muda diharapkan dapat melahirkan manfaat yang lebih luas.

Bila diwujudkan dalam program-program konkret, kemitraan Bank NTB Syariah dan FMIPA UNRAM berpotensi menjadi salah satu contoh bagaimana institusi pendidikan dan dunia industri dapat berjalan beriringan dalam menghadapi perubahan.

Sebab, tantangan pembangunan NTB ke depan tidak hanya membutuhkan investasi fisik. Daerah juga membutuhkan investasi pengetahuan, teknologi dan manusia.

Di sinilah perguruan tinggi dan industri memiliki ruang penting untuk mengambil peran.

Penjajakan kerja sama antara Bank NTB Syariah dan FMIPA UNRAM pun menjadi langkah awal menuju kemungkinan kolaborasi yang lebih luas. Dari ruang akademik, lahir pengetahuan dan inovasi. Dari industri, muncul kebutuhan dan pengalaman praktis. Ketika keduanya dipertemukan, terbuka peluang untuk menghasilkan solusi yang lebih relevan bagi daerah.

Dengan demikian, sinergi tersebut tidak sekadar menjadi kerja sama antarlembaga, tetapi dapat diarahkan menjadi bagian dari upaya bersama menyiapkan ekosistem pendidikan, teknologi dan ekonomi yang lebih kuat bagi masa depan Nusa Tenggara Barat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia
Dari Hotel ke Destinasi Wisata, Kolaborasi PLN-Lombok Garden Hotel Bangun Ekosistem EV di Pulau Lombok
Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB
Gilimanuk Jadi Titik Awal Revolusi Energi Surya, Bali Disiapkan Punya 1.000 MWp PLTS
Tak Sekedar Menyalurkan Bantuan, Bank NTB Syariah Kawal Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran Sade
Dari Keandalan Listrik hingga Kepedulian Sosial, PLN UP3 Sumbawa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Kampus Jangan Hanya Jadi Penonton, DEN Dorong Universitas Mataram Jadi Motor Riset Energi NTB
Ketika PLN, Pemerintah dan Pelaku Usaha Duduk Bersama, “Ruang Cerita Ibu” Jadi Titik Temu Pemberdayaan

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 09:35 WITA

Kasus Djembank Mataram Masuki Babak Baru, Berkas Tersangka Pendorong Korban Koma Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:27 WITA

Ngaku Pejabat Polda NTB, Pria 29 Tahun Tipu Pengusaha Lewat Modus Donasi Korban Kebakaran Sade

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:33 WITA

Dari Mataram hingga Lombok Barat, Puma Jatanras Polda NTB Sisir Titik Rawan Malam Hari

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:19 WITA

Kasus Pengeroyokan Korban Kritis di Mataram: Saksi Kunci Ungkap Detik-Detik Kericuhan di Parkiran Djembank

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:49 WITA

22 Hari Koma Usai Diduga Dikeroyok di Kafe Mataram, Keluarga Korban Desak Polisi Usut Semua Pelaku

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:14 WITA

Tekan Angka Kejahatan 3C dan Balap Liar, Tim URC Puma Ditreskrimum Polda NTB Gencarkan Patroli Strong Point

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:16 WITA

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:38 WITA

BPK Ungkap Modus Pinjam Nama di 11 Sekolah Lombok Barat, Temukan Imbalan dan Kelebihan Bayar Rp1,4 Miliar

Berita Terbaru