Brigjen LMI Jadi Tersangka Dugaan Korupsi MBG, Lurah Dasan Geres Ungkap Sosoknya yang Aktif Berkurban dan Peduli Sosial

- Wartawan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 02:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di depan kediaman Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahdan di jalan Penas IX Kelurahan Dasan Geres tampak sepi dengan gerbang pintu yang tertutup rapat, Jumat (3/7/2026).(Foto: Istimewa)

Suasana di depan kediaman Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahdan di jalan Penas IX Kelurahan Dasan Geres tampak sepi dengan gerbang pintu yang tertutup rapat, Jumat (3/7/2026).(Foto: Istimewa)


LOMBOK BARAT, Halontb.com
– Penetapan Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan (LMI) sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kejaksaan Agung mengejutkan masyarakat di Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Lurah Dasan Geres, Umar Syarafudin, mengonfirmasi bahwa Brigjen LMI atau yang akrab disapa Mamiq Jendral itu merupakan salah satu warga yang berdomisili di wilayah administratifnya. Umar mengaku baru mengetahui status hukum tersebut setelah informasi tersebut ramai beredar di media massa dan media sosial pada Rabu lalu.

Baca juga: Kejagung Tetapkan Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di mata warga dan pemerintah kelurahan, Brigjen LMI dikenal sebagai sosok yang dermawan dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Umar menuturkan bahwa sang jenderal telah berdomisili di Dasan Geres sejak sekitar tahun 2021 atau 2022, setelah membeli tanah di wilayah tersebut pada tahun 2020.

Meskipun interaksi mereka terbatas karena kesibukan masing-masing, Umar menilai Brigjen LMI sebagai pribadi yang terbuka dan komunikatif. Salah satu bentuk kontribusi nyata yang diingat oleh masyarakat adalah partisipasi Brigjen LMI dalam perayaan hari raya kurban.

“Terakhir saya bertemu saat Iduladha. Beliau berkurban satu ekor sapi dan dagingnya kami bagikan kepada masyarakat Dasan Geres,” ujar Umar.

Tampak depan area halaman dalam rumah Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahdan.

Pasca-penetapan status tersangka, pihak Kelurahan Dasan Geres telah melakukan pemantauan berkala terhadap kediaman Brigjen LMI untuk memastikan situasi tetap terjaga. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kediaman tersebut tetap berpenghuni dan aktivitas di dalamnya berjalan normal.

Umar menjelaskan bahwa rumah tersebut masih dihuni oleh anggota keluarga, pembantu rumah tangga, serta penjaga rumah. Mengenai akses masuk yang kerap terlihat tertutup, Umar menegaskan bahwa hal tersebut merupakan prosedur standar keamanan kediaman yang bersangkutan.

“Kondisinya aman dan aktivitas di dalam rumah masih berjalan seperti biasa karena masih ada keluarga dan pembantu yang tinggal di sana,” jelas Umar.

Baca juga: Polda NTB Ungkap 163 Kasus 3C, Ditreskrimum Kembalikan Motor Curian ke Pemilik

Sementara terkait proses hukum yang sedang dihadapi oleh Brigjen LMI, Umar mengimbau seluruh masyarakat Dasan Geres untuk tetap tenang dan menjaga situasi lingkungan agar tetap kondusif. Ia menekankan pentingnya bagi warga untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta menghindari spekulasi informasi yang belum terverifikasi.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Dasan Geres agar tetap berbaik sangka. Kita hormati proses hukum yang berjalan. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan mudah-mudahan ada hikmah yang bisa diambil dari musibah ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan yang menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pada tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional periode 2025–2026.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Patroli Jalur Logistik di Pelabuhan Lembar
LPA Mataram Ungkap Dugaan Modus Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Korban Diduga Bertambah
Polda NTB Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran PT Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan
Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine
Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah
Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara
Laka Lantas Turun 15 Persen, Polres Lombok Barat Perketat Penindakan dan Edukasi Pengendara
Polres Lombok Barat Amankan Pemuda Bawa Sajam dan 29 Motor Diduga untuk Balap Liar

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WITA

Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru