Mataram Friday Relax, Saat Ruang Publik Menjadi Mesin Ekonomi dan Kebersamaan

- Wartawan

Jumat, 24 April 2026 - 02:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deretan tenant UMKM dan pengunjung berbaur dalam atmosfer malam yang hidup, mencerminkan geliat ekonomi lokal yang tumbuh melalui Mataram Friday Relax 2026.(Dok.Bank NTB Syariah)

Deretan tenant UMKM dan pengunjung berbaur dalam atmosfer malam yang hidup, mencerminkan geliat ekonomi lokal yang tumbuh melalui Mataram Friday Relax 2026.(Dok.Bank NTB Syariah)

Mataram,Halontb.com— Konsep ruang publik kini mengalami transformasi. Tidak lagi sekadar tempat berkumpul, tetapi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan interaksi sosial. Hal inilah yang tercermin dalam “Mataram Friday Relax 2026” yang digelar oleh Bank NTB Syariah.

Bertempat di Teras Udayana, kegiatan ini menghadirkan wajah baru ruang kota: hidup, dinamis, dan inklusif. Masyarakat dari berbagai latar belakang hadir, berbaur tanpa sekat, menikmati suasana santai yang sarat makna.

Di balik suasana santai tersebut, terdapat pergerakan ekonomi yang signifikan. UMKM lokal mendapatkan panggung untuk tampil dan berkembang, sementara masyarakat menjadi bagian dari siklus ekonomi itu sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata kontribusi lembaga keuangan terhadap masyarakat.

“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai institusi finansial, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana strategis dalam meningkatkan literasi keuangan. Pengenalan layanan digital seperti RIMO menjadi langkah konkret dalam mendorong inklusi keuangan di tengah masyarakat.

Apresiasi datang dari Mohan Roliskana yang menilai kegiatan ini mampu menciptakan dampak berlapis.

“Ini adalah contoh sinergi yang baik. Ruang publik hidup, ekonomi bergerak, dan masyarakat terlibat aktif,” katanya.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor perbankan, Mataram Friday Relax tidak hanya menjadi event rutin, tetapi berpotensi menjadi model pembangunan kota berbasis komunitas.

Ke depan, ketika kegiatan ini terus berlanjut, bukan hanya ruang publik yang hidup tetapi juga harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Berita Terkait

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan
Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Gaungkan Gotong Royong Jaga Keselamatan Listrik
Harga Semen di Lombok Barat Tembus Rp85 Ribu, Disdag Soroti Kelangkaan Pasokan
ASDP Lembar–Kayangan Perkuat Kepatuhan dan Akurasi Manifest Angkutan Penyeberangan
Dari RIMO Hingga QRIS Cross Border, Bank NTB Syariah Bangun Fondasi Menuju Bank Devisa
Bukan Hanya Balapan, MotoGP Mandalika Jadi Taruhan Citra NTB di Mata Dunia, PLN Siapkan Dukungan Kelistrikan
Jelang MotoGP Mandalika, Disparekrafpora Lobar Sebut Hotel di Senggigi Mulai Nyaris Penuh

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:33 WITA

Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan

Senin, 25 Mei 2026 - 09:42 WITA

Arus Mudik Idul Adha di Pelabuhan Lembar Masih Landai, ASDP Pastikan Penyeberangan Normal

Berita Terbaru