Home / NTB

Satu Calon Haji Lobar Wafat Jelang Keberangkatan, Kemenhaj: 393 Jemaah Kloter 8 Siap Terbang

- Wartawan

Rabu, 29 April 2026 - 12:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mendampingi jemaah haji lansia saat proses pemberangkatan di Lombok Barat.(Foto.Istimewa)

Petugas mendampingi jemaah haji lansia saat proses pemberangkatan di Lombok Barat.(Foto.Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com — Proses pemberangkatan jemaah haji asal Lombok Barat kembali berlanjut. Sebanyak 388 jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 8 dijadwalkan bertolak menuju Tanah Suci pada Kamis pagi, (30/4), dengan total 393 orang termasuk petugas pendamping.

Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Lombok Barat, H. Suparlan, memastikan seluruh tahapan persiapan telah dilakukan secara maksimal, mulai dari pengumpulan logistik hingga koordinasi lintas instansi.

“Alhamdulillah, seluruh koper jemaah sudah diterima dan akan segera dikirim ke tingkat provinsi. Persiapan teknis bersama pemerintah daerah juga sudah dimatangkan sejak pagi, sehingga diharapkan proses pemberangkatan berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suparlan menjelaskan, mekanisme keberangkatan tahun ini mengalami perbaikan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Penataan alur masuk jemaah ke lokasi pemberangkatan dibuat lebih tertib dan nyaman, sehingga menghindari penumpukan massa.

Menurutnya, sistem sterilisasi area dan pengaturan sesi kedatangan jemaah terbukti efektif dalam mengurangi antrean dan kepadatan, sekaligus meningkatkan kenyamanan calon haji sebelum diberangkatkan.

Kloter 8 terdiri dari 388 jemaah dengan tambahan lima petugas, meliputi ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga medis, dan petugas haji daerah. Rombongan ini dipimpin oleh TGH. Lalu Fahmi Husain sebagai ketua kloter, didampingi pembimbing ibadah TGH. M. Zainuddin Abdul Hafiz, dokter Nima DP Febrina Sari, tenaga kesehatan Hendri Purwadi, serta petugas haji daerah Rahmat Arif Sudarsana.

Dari sisi demografi, jemaah tertua tercatat atas nama Nurul Hikmah (91 tahun) asal Banyu Urip, Gerung, sementara jemaah termuda adalah Rizkia Rahmawati Putri (24 tahun) dari Banyumulek, Kediri, yang berangkat melalui mekanisme pelimpahan porsi keluarga.

Di tengah persiapan pemberangkatan, kabar duka datang dari salah satu calon jemaah. Seorang peserta atas nama Makbul Muhsinin Umar (70), warga Jembatan Kembar, dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

Suparlan menyebut, almarhum sebelumnya dalam kondisi sehat dan aktif sebelum akhirnya mengalami penurunan kondisi kesehatan.

“Ini tentu menjadi duka bagi kita semua. Namun, kami langsung melakukan koordinasi untuk memastikan kursi yang kosong dapat diisi oleh jemaah pengganti dari kloter berikutnya,” jelasnya.

Pengganti jemaah tersebut diambil dari daftar calon haji Lombok Barat yang berada di kloter 15 dan bersedia diberangkatkan lebih awal.

Sementara itu, jemaah Lombok Barat yang telah lebih dulu tiba di Madinah dilaporkan dalam kondisi sehat. Beberapa keluhan ringan seperti pusing akibat perjalanan udara selama kurang lebih 10 jam dapat ditangani oleh tim medis.

Suparlan juga memastikan situasi keamanan di Tanah Suci tetap kondusif. “Jemaah dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk. Tidak ada gangguan keamanan yang berarti,” katanya.

Kabar baik juga datang dari salah satu jemaah kloter sebelumnya yang sempat tertunda keberangkatannya karena alasan kesehatan. Setelah menjalani perawatan dan dinyatakan laik terbang, jemaah tersebut kini siap diberangkatkan, menunggu ketersediaan kursi di kloter berikutnya.

Menjelang keberangkatan, Ia mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mental. Istirahat cukup serta kesiapan mental dinilai penting agar proses pemberangkatan berjalan lancar.

“Fokus pada ibadah, jaga kesehatan, dan luruskan niat. Itu yang paling utama,” pesan Suparlan.

Dengan seluruh persiapan yang telah dimatangkan, pemberangkatan kloter 8 Lombok Barat diharapkan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga tiba di Tanah Suci.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Nagata

Berita Terkait

BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru
Hingga Hari ke-17, 4.709 Jemaah dan Petugas Haji NTB Telah Tiba di Arab Saudi
Pemprov NTB–BBPOM Mataram Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Era Digital
Resmi! Komdigi Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pemprov NTB Siap Kawal

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:58 WITA

Kembalikan Figur Ayah di Sekolah, SMKN 1 Gerung Jadi Pelopor Gerakan GEMAR di NTB

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:11 WITA

Cetak Prestasi Nasional, Dua Siswi MAN Lombok Barat Raih Emas di AKSI 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:33 WITA

Belajar Sambil Bermain, Polda NTB Kenalkan Unit Polisi Satwa ke Siswa Sekolah Rakyat Lombok Barat

Jumat, 5 Juni 2026 - 03:52 WITA

Sukses Jalankan Transformasi Digital, Kepala MAN Lombok Barat Apresiasi Kelancaran ASAS Berbasis CBT

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:30 WITA

Harumkan NTB di Tingkat Nasional, Siswa MAN Lombok Barat Sabet Medali Emas Islamic Olympiade VII

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:33 WITA

Perkuat Karakter dan Kesejahteraan Guru, Gubernur NTB: Jadilah Teladan yang Dicintai Murid

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:16 WITA

Luar Biasa ! Dua Siswi MAN Lombok Barat Raih Medali di NTB Science Competition 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:01 WITA

NIP dan Gaji Puluhan PPPK Paruh Waktu Lobar Macet, DPRD Desak BKD Segera Tuntaskan Administrasi

Berita Terbaru